Hal melakukan dosa itu "sama" seperti meminjam uang dari seorang penagih utang. Senang sesaat dan "hidup" anda sebenarnya sudah menjadi milik penagih hutang sampai anda bisa membayar semuanya.
Mengapa anda meminjam uang? Tentu karena anda membutuhkan uang. Dan itu adalah masalah. Disaat anda dapatkan uang, maka anda senang karena masalah keuangan anda seolah terbantu. Tetapi anda punya masalah baru karena anda harus membayarkannya lagi. Dan kabar buruknya : anda harus bayar dengan bunganya!
Begitulah prinsip kerja melalukan dosa. Saat anda hadapi masalah, anda butuh jawaban, anda "datang" pada iblis, dia kasih anda solusi. Masalah "selesai" tetapi urusan dengan iblis belum selesai. Dia akan terus meneror anda sampai anda membayar "biaya bantuan" itu. Dan kabar buruknya adalah anda tidak akan bisa membayarnya! Bunganya terlalu besar. Dan, iblis tidak pernah lelah menagih utang anda (dan bunganya)!
Mungkin anda belum merasakan "efek samping" dari perbuatan dosa anda. Tetapi itu tinggal tunggu waktu saja sampai iblis "menagihnya".
Iblis bisa diibaratkan seperti seorang "pengacara" yang pandai memanfaatkan hukum-hukum Tuhan untuk kepentingannya sendiri. Ada 1 hukum Allah yang iblis pakai sebagai dasar dia untuk menjalankan peran sebagai seorang "penagih utang". Itu adalah hukum tabur-tuai.
Kejadian 8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, ..
Dia pakai dasar hukum itu untuk membenarkan profesinya sebagai penagih utang. Jika anda menabur dosa, maka anda akan menuai efek dari dosa itu. Dan iblis adalah eksekutor utama dari aksi itu.
Daripada berhutang, lebih baik datang pada Bapa-mu yang superbaik. Iblis tawarkan "pinjaman" atau "shortcut" atau "instan", tetapi efek jangka panjangnya adalah buruk. Dan kesudahan cerita ini adalah Datanglah pada Tuhan yang bersifat "sustainable" saat anda hadapi gelombang kehidupan.
Tampilkan postingan dengan label thanks Lord for this day. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thanks Lord for this day. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 September 2016
Menghargai firman Tuhan
Job 23:12 (amp) ... I have esteemed and treasured the words of His mouth more than my necessary food.
"saya telah menghormati dan menghargai firman-Nya lebih daripada makanan (jasmani) yang kuperlukan" (ayub)
Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh. Usia tubuh anda mungkin sekarang sudah belasan atau puluhan tahun. Begitu juga dengan jiwa anda. Lalu bagaimana dengan roh anda? Usia tubuh dan jiwa anda boleh dewasa, tetapi mungkin roh anda bisa saja masih bayi atau balita. Itulah alasan utama mengapa anda kalah dengan kedagingan dan perasaan anda.
Ada orang yang baru lahir baru langsung ingin melayani di mimbar. Tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi anda riskan sekali untuk "jatuh" dalam mimbar yang "licin" karena roh anda masih "belajar merangkak".
Ada orang concern untuk membentuk badannya. Dia rajin olahraga, makan bergizi, dan lainnya. Lalu ada yang membentuk jiwanya, dengan cara membaca buku motivasi atau leadership mungkin. Tidak ada yang salah. Tetapi jika roh anda tidak diberi makan, maka anda rawan sekali untuk jatuh.
Jika anda bisa hargai tubuh anda dengan makan 3 kali sehari dan rajin olahraga, maka lakukan yang sama pada roh mu. Berikan dia makanan yaitu firman Tuhan setiap hari. Tentu firman Tuhan yang "berkualitas" dan "bergizi". Perhatikan juga kualitas saat teduhmu. Jika pembacaan firman mu jarang memberikan rhema, maka ada yang harus diperbaiki.
Tidak ada yang salah dengan "benih" firman Tuhan. Yang harus diperhatikan adalah jenis tanahnya, yaitu hati manusia. Tuhan selalu hargai dan hormati firman-Nya. Percayalah.
Biarkan firman Tuhan jadi prioritas utama dalam hidup kita. Jadilah generasi yang mencintai firman Tuhan lebih dari yang lain.
"saya telah menghormati dan menghargai firman-Nya lebih daripada makanan (jasmani) yang kuperlukan" (ayub)
Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh. Usia tubuh anda mungkin sekarang sudah belasan atau puluhan tahun. Begitu juga dengan jiwa anda. Lalu bagaimana dengan roh anda? Usia tubuh dan jiwa anda boleh dewasa, tetapi mungkin roh anda bisa saja masih bayi atau balita. Itulah alasan utama mengapa anda kalah dengan kedagingan dan perasaan anda.
Ada orang yang baru lahir baru langsung ingin melayani di mimbar. Tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi anda riskan sekali untuk "jatuh" dalam mimbar yang "licin" karena roh anda masih "belajar merangkak".
Ada orang concern untuk membentuk badannya. Dia rajin olahraga, makan bergizi, dan lainnya. Lalu ada yang membentuk jiwanya, dengan cara membaca buku motivasi atau leadership mungkin. Tidak ada yang salah. Tetapi jika roh anda tidak diberi makan, maka anda rawan sekali untuk jatuh.
Jika anda bisa hargai tubuh anda dengan makan 3 kali sehari dan rajin olahraga, maka lakukan yang sama pada roh mu. Berikan dia makanan yaitu firman Tuhan setiap hari. Tentu firman Tuhan yang "berkualitas" dan "bergizi". Perhatikan juga kualitas saat teduhmu. Jika pembacaan firman mu jarang memberikan rhema, maka ada yang harus diperbaiki.
Tidak ada yang salah dengan "benih" firman Tuhan. Yang harus diperhatikan adalah jenis tanahnya, yaitu hati manusia. Tuhan selalu hargai dan hormati firman-Nya. Percayalah.
Biarkan firman Tuhan jadi prioritas utama dalam hidup kita. Jadilah generasi yang mencintai firman Tuhan lebih dari yang lain.
There is no Plan B
Salah satu penghalang terbesar mujizat adalah "Plan B". Tuhan tidak pernah sediakan Plan B. Dan mujizat cuma tersedia untuk Plan A.
Plan A biasanya adalah sesuatu yang kelihatannya mustahil. Lalu kemudian iblis mulai membujuk kita untuk melihat diri kita sendiri. Kemudian yang terjadi adalah kita pikir kita tidak bisa lakukan itu (yaa, jelas tidak bisa. Cuma Tuhan yang bisa kerjakan lewat kita). Setelah iblis berhasil, maka dia membujuk kita untuk membuat Plan B. Suatu target yang jauh lebih rasional dan lebih mudah dari Plan A. Dan itu adalah sebuah kesalahan.
memikirkan alternatif-alternatif lain selain Plan A adalah penghalang iman kita untuk bekerja. Iman memandang kepada Allah dan berkata kepada plan A : "dalam nama Yesus, saya percaya firman Tuhan digenapi!" No plan B!
Plan A biasanya adalah sesuatu yang kelihatannya mustahil. Lalu kemudian iblis mulai membujuk kita untuk melihat diri kita sendiri. Kemudian yang terjadi adalah kita pikir kita tidak bisa lakukan itu (yaa, jelas tidak bisa. Cuma Tuhan yang bisa kerjakan lewat kita). Setelah iblis berhasil, maka dia membujuk kita untuk membuat Plan B. Suatu target yang jauh lebih rasional dan lebih mudah dari Plan A. Dan itu adalah sebuah kesalahan.
memikirkan alternatif-alternatif lain selain Plan A adalah penghalang iman kita untuk bekerja. Iman memandang kepada Allah dan berkata kepada plan A : "dalam nama Yesus, saya percaya firman Tuhan digenapi!" No plan B!
- kepekaan pada firman Tuhan vs kepekaan pada dunia -
Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu - amsal 4:20-21
Saya adalah salah satu orang yang paling tidak suka dengan hal-hal berbau biologi. Nilai-nilai saya dalam hal-hal berbau biologi tidaklah memuaskan, itu sejak SMA sampai kuliah. Mengapa? Karena saya tidak suka hapalan.
Saya sering mengatakan bahwa saya tipe orang yang tidak begitu baik dalam menghapal. Saya tidak ingat hari ulang tahun orang tua saya (cuma tahu bulannya), sampai hari ini saya cuma hapal no hp bapak saya dan tidak yang lain, saya tidak mudah ingat nama orang, dll. Tetapi lucunya, saya cukup hapal hal-hal berbau sejarah, tentang beberapa komik yang saya baca, dan tentu saja hal-hal berbau klub favorit saya : inter milan.
Amsal memakai sebuah kata yang menarik "ARAHKAN telingamu kepada ucapanku". "Arahkan" mirip dengan kata "condongkan" dan "perhatikanlah". Sebuah definisi yang saya rasa pas dengan semua kata itu adalah "membuat lebih peka". Sehingga maksud dari amsal 4:21 tadi adalah "kita harus membuat diri kita lebih peka pada firman Tuhan dibanding hal-hal lain".
Ada orang yang berkata sulit menghapal firman, tetapi anehnya dia bisa hapal hal-hal lain. Mengapa itu terjadi? Karena dia membuat dirinya "lebih peka" terhadap hal-hal lain dibanding kepada firman Tuhan.
Saya dan anda bisa setiap hari saat teduh, membaca firman, berdoa, dan lainnya. Tetapi jika telinga dan mata kita lebih terlatih pada dunia maka semua firman itu akan menguap dengan cepat. Itulah alasan mengapa saya dan anda berkekalahan dalam hidup. Karena panca indera kita lebih terlatih pada dunia daripada firman Tuhan.
Beberapa bulan lalu saya sadari sesuatu dalam hidup saya. Jika saat bangun pagi saya lebih dahulu membuka hp saya dan membaca pesan yang masuk atau membuka internet maka kualitas firman yang saya dapat tidaklah maksimal. Dan jika saya biarkan HP itu berdering atau bergetar selama saya saat teduh dan berdoa maka konsentrasi saya akan teralihkan. Dari situ saya belajar untuk tidak terlebih dahulu membuka hp saat bangun pagi dan juga men-silent hp saat sedang berdoa.
Iblis tidak suka anda dapatkan suara Tuhan. Oleh karena itu dia ganggu konsentrasi anda, salah satunya dengan bunyi HP atau berita-berita yang anda baca dari internet. Iblis mengerti strategi ini. Dia buat saya dan anda begitu bergantung pada dunia internet sehingga ada yang kurang dalam hidup ketika tidak menyentuh HP.
Ibrani 5:14 bicara tentang "orang-orang dewasa yang memiliki pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik daripada yang jahat". Saya dan anda perlu melatih pancaindera untuk merespon Tuhan lebih daripada dunia. Itulah salah satu kunci kemenangan dalam Kristus.
Cara yang paling baik untuk membuat pancaindera kita terlatih pada Tuhan adalah dengan cara mengurangi akses masuk dunia dalam hidup kita. Matikan HP mu sejenak dan berdoalah. Sehingga tidak ada yang bisa mengganggu konsentrasimu dengan Tuhan.
"Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu (matius 6:22)"
mata dan telinga adalah 2 pintu masuk utama dalam pikiran manusia. Jika kita lebih banyak membuka 2 pintu itu pada Firman daripada dunia, maka "teranglah seluruh hidupmu".
Saya adalah salah satu orang yang paling tidak suka dengan hal-hal berbau biologi. Nilai-nilai saya dalam hal-hal berbau biologi tidaklah memuaskan, itu sejak SMA sampai kuliah. Mengapa? Karena saya tidak suka hapalan.
Saya sering mengatakan bahwa saya tipe orang yang tidak begitu baik dalam menghapal. Saya tidak ingat hari ulang tahun orang tua saya (cuma tahu bulannya), sampai hari ini saya cuma hapal no hp bapak saya dan tidak yang lain, saya tidak mudah ingat nama orang, dll. Tetapi lucunya, saya cukup hapal hal-hal berbau sejarah, tentang beberapa komik yang saya baca, dan tentu saja hal-hal berbau klub favorit saya : inter milan.
Amsal memakai sebuah kata yang menarik "ARAHKAN telingamu kepada ucapanku". "Arahkan" mirip dengan kata "condongkan" dan "perhatikanlah". Sebuah definisi yang saya rasa pas dengan semua kata itu adalah "membuat lebih peka". Sehingga maksud dari amsal 4:21 tadi adalah "kita harus membuat diri kita lebih peka pada firman Tuhan dibanding hal-hal lain".
Ada orang yang berkata sulit menghapal firman, tetapi anehnya dia bisa hapal hal-hal lain. Mengapa itu terjadi? Karena dia membuat dirinya "lebih peka" terhadap hal-hal lain dibanding kepada firman Tuhan.
Saya dan anda bisa setiap hari saat teduh, membaca firman, berdoa, dan lainnya. Tetapi jika telinga dan mata kita lebih terlatih pada dunia maka semua firman itu akan menguap dengan cepat. Itulah alasan mengapa saya dan anda berkekalahan dalam hidup. Karena panca indera kita lebih terlatih pada dunia daripada firman Tuhan.
Beberapa bulan lalu saya sadari sesuatu dalam hidup saya. Jika saat bangun pagi saya lebih dahulu membuka hp saya dan membaca pesan yang masuk atau membuka internet maka kualitas firman yang saya dapat tidaklah maksimal. Dan jika saya biarkan HP itu berdering atau bergetar selama saya saat teduh dan berdoa maka konsentrasi saya akan teralihkan. Dari situ saya belajar untuk tidak terlebih dahulu membuka hp saat bangun pagi dan juga men-silent hp saat sedang berdoa.
Iblis tidak suka anda dapatkan suara Tuhan. Oleh karena itu dia ganggu konsentrasi anda, salah satunya dengan bunyi HP atau berita-berita yang anda baca dari internet. Iblis mengerti strategi ini. Dia buat saya dan anda begitu bergantung pada dunia internet sehingga ada yang kurang dalam hidup ketika tidak menyentuh HP.
Ibrani 5:14 bicara tentang "orang-orang dewasa yang memiliki pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik daripada yang jahat". Saya dan anda perlu melatih pancaindera untuk merespon Tuhan lebih daripada dunia. Itulah salah satu kunci kemenangan dalam Kristus.
Cara yang paling baik untuk membuat pancaindera kita terlatih pada Tuhan adalah dengan cara mengurangi akses masuk dunia dalam hidup kita. Matikan HP mu sejenak dan berdoalah. Sehingga tidak ada yang bisa mengganggu konsentrasimu dengan Tuhan.
"Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu (matius 6:22)"
mata dan telinga adalah 2 pintu masuk utama dalam pikiran manusia. Jika kita lebih banyak membuka 2 pintu itu pada Firman daripada dunia, maka "teranglah seluruh hidupmu".
Apa yang berharga bagimu, itu berharga juga bagi Kristus
Apa yang berharga bagimu, itu berharga juga bagi Kristus - John avanzini.
Korban terbaik yang bisa anda berikan pada Tuhan adalah sesuatu yang bernilai buat anda. Bisa berupa uang, waktu tidur, hobby, mungkin hubungan dengan orang lain, dan lainnya. Tuhan tidak melihat kuantitas, tetapi Dia lihat "seberapa hancur" hati kita saat memberikan korban itu.
Uang bukan hal paling bernilai buat abraham karena dia orang kaya. Tetapi ishak adalah hartanya sesungguhnya, dan Tuhan minta itu. Dan abraham memberikannya.
Anda mungkin terlihat kehilangan segalanya saat anda korbankan hal berharga tersebut. Tetapi anda akan dapatkan tuaian terbesar dalam hidup anda, yaitu Tuhan sendiri. Bukankah itu sudah jauh jauh jauh lebih luar biasa daripada apapun juga ?
Mazmur 16:5 Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Tuhan lah warisan terbesar dalam hidupku
Korban terbaik yang bisa anda berikan pada Tuhan adalah sesuatu yang bernilai buat anda. Bisa berupa uang, waktu tidur, hobby, mungkin hubungan dengan orang lain, dan lainnya. Tuhan tidak melihat kuantitas, tetapi Dia lihat "seberapa hancur" hati kita saat memberikan korban itu.
Uang bukan hal paling bernilai buat abraham karena dia orang kaya. Tetapi ishak adalah hartanya sesungguhnya, dan Tuhan minta itu. Dan abraham memberikannya.
Anda mungkin terlihat kehilangan segalanya saat anda korbankan hal berharga tersebut. Tetapi anda akan dapatkan tuaian terbesar dalam hidup anda, yaitu Tuhan sendiri. Bukankah itu sudah jauh jauh jauh lebih luar biasa daripada apapun juga ?
Mazmur 16:5 Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Tuhan lah warisan terbesar dalam hidupku
Selasa, 01 Maret 2016
Waktu, dimensi Allah yang penuh misteri
Hampir semua aspek dari Allah bisa kira jangkau dan rasakan. Kita bisa merasakan hati-Nya yang penuh belas kasihan, kita bisa merasakan uluran tangan-Nya menyembuhkan kita, kita bisa tahu apa rancangan-Nya akan hidup seseorang lewat suara nabi-nabi-Nya, dan sebagainya. Tetapi ada hal-hal dari Allah yang juga tidak bisa kita jangkau, yaitu pikiran-Nya. Firman Tuhan berkata bahwa bagai bumi dan langit demikianlah bedanya pikiran manusia dan Allah.
Pengkotbah 3:1 : segala sesuatu ada masanya, apapun di bawah langit ada waktunya
Ada satu dimensi dalam pikiran Allah yang sangat sulit dijangkau oleh manusia, yaitu waktu. Waktu adalah hak mutlak dari Allah yang tidak bisa diintervensi oleh manusia. Ya, bisakah anda tetapkan kapan anda akan lahir dan meninggal? Bisakah anda tetapkan kapan seseorang yang anda layani bertobat sepenuhnya? Tidak bisa. Mungkin kita berkata bahwa mujizat “instan” yang terjadi saat itu juga adalah bentuk dari kita yang bisa “mengatur” waktu. Tetapi itu tidak benar. Mujizat instan itu juga sudah ada dalam timeframe Allah.
Allah berkata bahwa Dia akan memberitahukan segala sesuatu kepada orang yang mengasihi Dia. Tetapi seringkali Dia merahasiakan waktunya. Dia tidak bermain-main dengan Abraham mengenai janji akan keturunannya. Tetapi dia tidak beritahukan kapan waktunya. Allah juga tidak bermain-main saat mengurapi Daud menjadi raja lewat tangan Samuel. Tetapi Allah tidak memberitahukan kapan Daud akan duduk di atas tahta Israel. Bahkan mengenai kedatangan-Nya yang kedua pun dikatakan bahwa tidak ada yang tahu kapan waktunya tiba (mat 24:42).
Dari sinilah keluar sebuah fakta bahwa janji Tuhan seringkali tidak disertai dengan kapan waktunya janji itu akan digenapi. Lalu apa maksud Tuhan disini?
Pengkotbah 3:11 : Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya
Allah adalah EO terbaik sepanjang sejarah. Ketika Dia buat sesuatu event, maka Dia akan mempersiapkan event itu sebaik mungkin. Mengapa? Karena jika event itu berantakan, maka nama besar-Nya sebagai Allah akan tercemar. Dan hal yang lebih utama lagi adalah Allah adalah pribadi extraordinary, Dia tidak suka sesuatu yang biasa. Dan yang lebih saya suka adalah, Dia adalah pribadi yang suka memberikan surprise kepada orang yang dikasihi-Nya.
Ketika janji Tuhan itu seolah mengawang-ngawang dan tidak akan terpenuhi, maka sadari bahwa itu belum waktunya. Berpikirlah bahwa Tuhan sedang membuat suatu waktu terbaik agar janji itu terealisasi. Dia sedang siapkan “pesta besar” untuk janji itu. Dan karena itu, maka persiapannya pun lebih sulit dari biasanya sehingga membutuhkan waktu lebih panjang.
Jika saja Abraham langsung mendapatkan anak pada tahun pertama sesudah ia mendengar janji Tuhan, maka tidak akan ada kisah iman yang luar biasa yang bisa kita ikuti. Proses panjang itu membuat Abraham mendapat gelar bapak orang beriman. Semua tahu bahwa Abraham sempat gagal dan berharap sesuatu yang instan lewat kisah hagar dan Ismail. Tetapi dari kejatuhannya itu, dia masih tetap berharap.
Berbeda dengan Abraham, Daud tidak suka hal-hal berbau instan. Memang dia tidak harus menunggu lama untuk janji menjadi raja. Tetapi dia melewatkan dua kali “shortcut” dengan cara tidak membunuh Saul. Daud tidak mau bermain-main dengan waktu Allah. Dia sabar menanti. Tahukah anda bahwa waktu adalah salah satu elemen terpenting dalam iman? Waktu menguji kemurnian iman itu. Waktu juga yang membuat iman itu menjadi sesuatu yang sangat berharga. Waktu juga yang membuat seseorang menjadi raksasa iman. Jika saya dan anda ingin sesuatu yang instan dari janji Tuhan yang besar, maka sia-sia lah iman kita. jika anda tidak mau menunggu, maka janganlah beriman. Jika anda beriman, maka anda harus mau menantikan waktunya dengan sabar.
Waktu juga yang membuat seseorang “layak” untuk menerima janji itu. Karena janji Tuhan itu besar, maka tidak mungkin Dia berikan itu pada seorang “anjing atau babi” (matius 7:6). Jika orang itu belum siap, maka janji itu akan menjadi sia-sia. Waktu yang membuat orang itu siap menerima janji Tuhan. jadi jika janji itu belum digenapi, lembutkan dirimu untuk mau diproses Tuhan lebih lagi.
Akhir kata, manusia boleh berharap sesuatu yang instan dan cepat, tetapi waktu adalah kedaulatan Tuhan. di bumi ada mie instan, sayangnya di surga tidak ada. Menantilah dengan sabar. Karena penantianmu akan janji Tuhan tidak akan pernah sia-sia.
Pengkotbah 3:1 : segala sesuatu ada masanya, apapun di bawah langit ada waktunya
Ada satu dimensi dalam pikiran Allah yang sangat sulit dijangkau oleh manusia, yaitu waktu. Waktu adalah hak mutlak dari Allah yang tidak bisa diintervensi oleh manusia. Ya, bisakah anda tetapkan kapan anda akan lahir dan meninggal? Bisakah anda tetapkan kapan seseorang yang anda layani bertobat sepenuhnya? Tidak bisa. Mungkin kita berkata bahwa mujizat “instan” yang terjadi saat itu juga adalah bentuk dari kita yang bisa “mengatur” waktu. Tetapi itu tidak benar. Mujizat instan itu juga sudah ada dalam timeframe Allah.
Allah berkata bahwa Dia akan memberitahukan segala sesuatu kepada orang yang mengasihi Dia. Tetapi seringkali Dia merahasiakan waktunya. Dia tidak bermain-main dengan Abraham mengenai janji akan keturunannya. Tetapi dia tidak beritahukan kapan waktunya. Allah juga tidak bermain-main saat mengurapi Daud menjadi raja lewat tangan Samuel. Tetapi Allah tidak memberitahukan kapan Daud akan duduk di atas tahta Israel. Bahkan mengenai kedatangan-Nya yang kedua pun dikatakan bahwa tidak ada yang tahu kapan waktunya tiba (mat 24:42).
Dari sinilah keluar sebuah fakta bahwa janji Tuhan seringkali tidak disertai dengan kapan waktunya janji itu akan digenapi. Lalu apa maksud Tuhan disini?
Pengkotbah 3:11 : Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya
Allah adalah EO terbaik sepanjang sejarah. Ketika Dia buat sesuatu event, maka Dia akan mempersiapkan event itu sebaik mungkin. Mengapa? Karena jika event itu berantakan, maka nama besar-Nya sebagai Allah akan tercemar. Dan hal yang lebih utama lagi adalah Allah adalah pribadi extraordinary, Dia tidak suka sesuatu yang biasa. Dan yang lebih saya suka adalah, Dia adalah pribadi yang suka memberikan surprise kepada orang yang dikasihi-Nya.
Ketika janji Tuhan itu seolah mengawang-ngawang dan tidak akan terpenuhi, maka sadari bahwa itu belum waktunya. Berpikirlah bahwa Tuhan sedang membuat suatu waktu terbaik agar janji itu terealisasi. Dia sedang siapkan “pesta besar” untuk janji itu. Dan karena itu, maka persiapannya pun lebih sulit dari biasanya sehingga membutuhkan waktu lebih panjang.
Jika saja Abraham langsung mendapatkan anak pada tahun pertama sesudah ia mendengar janji Tuhan, maka tidak akan ada kisah iman yang luar biasa yang bisa kita ikuti. Proses panjang itu membuat Abraham mendapat gelar bapak orang beriman. Semua tahu bahwa Abraham sempat gagal dan berharap sesuatu yang instan lewat kisah hagar dan Ismail. Tetapi dari kejatuhannya itu, dia masih tetap berharap.
Berbeda dengan Abraham, Daud tidak suka hal-hal berbau instan. Memang dia tidak harus menunggu lama untuk janji menjadi raja. Tetapi dia melewatkan dua kali “shortcut” dengan cara tidak membunuh Saul. Daud tidak mau bermain-main dengan waktu Allah. Dia sabar menanti. Tahukah anda bahwa waktu adalah salah satu elemen terpenting dalam iman? Waktu menguji kemurnian iman itu. Waktu juga yang membuat iman itu menjadi sesuatu yang sangat berharga. Waktu juga yang membuat seseorang menjadi raksasa iman. Jika saya dan anda ingin sesuatu yang instan dari janji Tuhan yang besar, maka sia-sia lah iman kita. jika anda tidak mau menunggu, maka janganlah beriman. Jika anda beriman, maka anda harus mau menantikan waktunya dengan sabar.
Waktu juga yang membuat seseorang “layak” untuk menerima janji itu. Karena janji Tuhan itu besar, maka tidak mungkin Dia berikan itu pada seorang “anjing atau babi” (matius 7:6). Jika orang itu belum siap, maka janji itu akan menjadi sia-sia. Waktu yang membuat orang itu siap menerima janji Tuhan. jadi jika janji itu belum digenapi, lembutkan dirimu untuk mau diproses Tuhan lebih lagi.
Akhir kata, manusia boleh berharap sesuatu yang instan dan cepat, tetapi waktu adalah kedaulatan Tuhan. di bumi ada mie instan, sayangnya di surga tidak ada. Menantilah dengan sabar. Karena penantianmu akan janji Tuhan tidak akan pernah sia-sia.
inovasi dan adaptasi dalam pelayanan
Dunia itu berubah, semua sepakat dengan itu. Lalu bagaimana dengan pelayanan? Apakah pelayanan itu berubah? Ya dan tidak. Pelayanan tidak berubah dari segi nilai-nilai dan target ilahi yang dikejar. Tetapi pelayanan berubah dalam hal strategi mencapai target ilahinya, atau saya sebut inovasi dan adaptasi.
Karena dunia ini berubah, maka perlu 2 hal itu dalam pelayanan. Adaptasi adalah cara kita merespon terhadap perubahan dunia luar. Bagaimana cara kita merespon? Lakukan inovasi. Inovasi adalah suatu strategi baru dan ini mutlak memerlukan upgrade kapasitas diri seseorang.
Semua tau nokia. Dia raja HP tahun 90an. Tetapi dimana sekarang ia? Kesalahan utama nokia adalah karena dia tidak mau investasi banyak untuk inovasi ponsel pintar. Dia terlambat berinovasi. Dan akhirnya dia gugur. Samsung adalah raja baru di dunia HP. Apa kekuatannya? 2 kekuatan utama mereka adalah pemasaran/marketing dan tentu saja INOVASI.
Pelayanan harus lakukan 2 hal ini agar bisa "bertahan hidup" dan mengejar target ilahinya. Kita tidak akan banyak bahas soal marketing/pemasaran. Lain waktu saja. Fokus dulu pada inovasi. Hehe..
Apa yang alkitab ajarkan tentang adaptasi dan inovasi?
1. Pelayanan WAJIB beradaptasi dan berinovasi
1 kor 9:24 -> larilah begitu rupa sehingga kamu memperolehnya
1 kor 9: 19-23 -> ..... segala sesuatu ini aku lakukan demi injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.
Apa maksud "begitu rupa"? Lalu apa maksud paulus "menjadi seperti" orang yang tidak hidup di bawah hukum taurat? Itu semua adalah bahasa lain dari adaptasi dan inovasi.
2. Iblis adalah seorang yang pandai beradaptasi dan berinovasi.
Jika pelayanan tidak mau berinovasi, maka kita akan kalah dengan iblis. Iblis sudah pakai musik untuk menjerat anak-anak muda, dia pakai film, dia pakai medsos, dll. Gereja juga harus adaptif. Mengapa saya bilang iblis adaptif? Mari lihat lagi bagaimana iblis menjerat setiap orang dengan dosa. Kelemahan setiap orang berbeda-beda bukan? Lalu apa dia pakai strategi yang sama untuk menjatuhkan saya dan anda? Pasti berbeda. Saya lemah terhadap X, maka iblis pakai strategi X. Anda lemah terhadap Y, maka iblis pakai strategi Y. Itu mengapa iblis sangatlah adaptif.
Tetapi kabar sukacita datang. Anak Tuhan dapat gunakan senjata iblis yang kreatif itu untuk berbalik menyerang iblis. Saya sangat suka dengan kisah Daud dan goliat (1 sam 17). Apa yang Daud pakai untuk menghabisi goliat? Bukan umban batu, tapi pedang goliat sendiri. Itu yang harus kita imani dan pelajari.
Jika iblis bersenjatakan musik untuk menjerat anak muda, maka gunakan kembali musik untuk mengalahkan iblis dan menarik anak muda. Jika iblis pakai komunitas untuk jerat mereka, maka kita pakai balik komunitas untuk tarik anak muda. Jika iblis pakai medsos, maka kita pakai balik medsos, dan lain-lain.
So, salah satu cara inovasi dalam pelayanan sudah tertulis dengan jelas : gunakan "senjata" iblis untuk menyerang dia balik dan menghabisinya. Iblis memang cerdik, tetapi lebih cerdik orang yang dapat menggunakan senjata musuhnya untuk menyerang balik musuhnya. Am i right??
3. Upgrade kapasitas diri adalah harga mutlak sebuah adaptasi yang berhasil
Mari lihat Daud. Hasil upgrade kapasitas dirinya membuatnya menjadi raja yang luar biasa. Semula dia cuma seorang penggembala dan pembunuh singa. Tetapi di kemudian hari dalam proses hidupnya, dia bisa menjadi pembunuh raksasa, pemain musik luar biasa untuk raja, pengatur administrasi kerajaan (di jaman saul belum ada), aktor hebat (pura-pura gila di depan raja filistin. Lalu menjadi bawahan "palsu" dan mengabdi pada raja filistin), komposer (dia lah raja yang membuat ada tim PW diantara para imam lewi), arsitek hebat (dia yang merancang bangunan bait Allah dan memberikannya pada salomo), businessman sejati (dia kumpulkan uang untuk bait suci dan berikan pada salomo), negosiator ulung (berteman dengan raja Hiram untuk dapatkan bantuan kayu), pencipta lagu hebat, pencetak orang-orang hebat (bawahannya semua pahlawan), dll. Daud upgrade dirinya sendiri dan akhirnya menjadi pribadi yang hebat.
Israel saat itu sebenarnya sudah tertinggal dengan bangsa-bangsa lain soal ilmu pemerntahan. Bangsa lain sudah lama punya raja dan struktur pemerintahan. Tetapi karena Daud cepat beradaptasi dengan kondisi baru, israel bisa kejar ketertinggalan itu.
1 kor 9:27 -> tetapi aku MELATIH TUBUHKU dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Bagi Paulus, upgrade kapasitas diri adalah penting dalam proses menjalani panggilan hidupnya dan proses pemberitaan injil.
4. Adaptasi dan inovasi tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
Banyak pelayanan takut berinovasi karena dia berpikir nilai-nilai pelayanannya akan luntur dan hilang. Dan bagi saya ini salah. Mari lihat daud dan daniel.
Daud tidak mau membunuh saul dalam proses adaptasi hidupnya yang terus dikejar-kejar saul untuk dibunuh. Tetapi dia pakai strategi untuk membuat saul berhenti sejenak mengejarnya, yaitu memotong jubah dan mengambil lembing saul. Begitu juga dengan daniel. Saat dia disuruh minum anggur, maka dia tidak mau minum. Strategi yang dia pakai adalah menyuruh membandingkan dirinya yang tidak minum anggur dengan orang yang minum anggur.
Paulus juga dalam 1 kor 9:20-22 berkata bahwa dia "menjadi seperti" orang yang dia layani. Tetapi dia selalu akhiri statementnya dengan perkataan yang berkata bahwa dia tidak menurunkan nilai-nilai yang dia anut (seperti : sekalipun aku tidak hidup diluar hukum Allah).
Jadi bagi saya, inovasi dan adaptasi adalah soal strategi mengejar target ilahi dan "bertahan hidup" dan tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
5. Roh Kudus sumber adaptasi dan inovasi
Yoh 3:34 -> Alah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
1 yoh 2:27 -> sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya... pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu
Itu mengapa saya tidak percaya jika pelayanan kekurangan ide mengenai penjangkauan, dll. Mengapa samsung sukses dengan inovasinya sedangkan gereja gagal? Karena gereja tidak terhubung dengan Roh Kudus yang tidak terbatas.
6. Doa adalah penghubung tidak terbatas kepada sumber inovasi itu.
Semua sudah tahu ini. Itu mengapa persekutuan doa adalah sesuatu yang mutlak untuk pelayanan yang berinovasi. Doa juga adalah lambang penyerahan dan kerendahatian. Akal manusia adalah licik kata alkitab. Dengan doa, kita belajar menaruh ide-ide kita pada Tuhan. Kita berkata : "Tuhan, ini strateginya, kalau Lu mau, ya kita jalan. Kalau Lu gak mau dan mau yang lain, ya kami ikut". Doa menunjukkan bahwa kita sepenuhnya berserah pada Tuhan.
7. Karunia nabi memegang peranan penting dalam inovasi
Jika saya membaca kisah raja-raja, maka karunia jawatan nabi adalah penyokong sejati dari inovasi yang akan dilakukan raja-raja israel dan yehuda. Silakan baca sendiri bagaimana Saul bergantung pada Samuel, Daud pada yonathan, lalu Yosafat, Yosia, Hizkia, Asa, Ahab, dll. Hampir semua kisah raja-raja mengandung seorang nama nabi Tuhan.
Jadi jika anda seorang nabi, kembangkan karunia anda itu. Nabi ibarat telinga bagi pemimpin untuk dengar suara Tuhan dan juga penyambung lidah Tuhan bagi para pemimpin.
8. Inovasi akan lebih baik jika menggunakan dan memaksimalkan semua talenta jemaat
"Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kau punya di rumah" (1 raja 4:2). Itu yang elisa katakan pada seorang janda sebelum inovasi itu terjadi. Tuhan juga gunakan tongkat musa untuk berinovasi dengan alam (wuihh,, keren banget kalimat ini : berinovasi dengan alam). Seringkali kita bingung mau bagaimana berinovasi. Maka lihat talenta jemaatmu dan dirimu sendiri.
Apa guna talenta? Tentu saja untuk memuliakan Tuhan, bukan? Tuhan juga suruh kita kembangkan talenta kita. Itulah alasan mengapa seorang pemimpin harus tau apa talenta jemaatnya. Bahkan saya bilang talenta setiap jemaat!
misal dalam pelayanan ada yang bertalenta seorang MC dan pembuat ice breaking handal. Maka saat pelayanan berhadapan dengan orang-orang yang suka games, maka mulailah berinovasi dengan talentanya itu. Seringkali pemimpin takut berinovasi karena dia melihat dari talenta-talenta umum dan kondisi umum jemaat.tetapi ini adalah sebuah kesalahan. Jika pemimpin ingin berinovasi, silakan tanya pada jemaat siapa yang bisa. Jika mungkin cuma satu yang bisa, ya silakan berinovasi dengan dia.
9. Duduk bersama dan berdiskusi adalah perlu sebelum lakukan inovasi
Luk 14:28 -> sebab siapa diantara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaean biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaannya itu?
Ams 24:6 -> karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
Bagi saya diskusi adalah berguna untuk memperluas pola pikir sebelum berinovasi. Seorang pemimpin yang tidak melibatkan orang lain dalam berinovasi rawan jatuh dan gagal. Jadi kombinasi doa + perencanaan + diskusi akan hasilkan inovasi yang luar biasa.
10. Orang yang berinovasi bisa saja gagal, tetapi orang yang tidak berinovasi sudah pasti gagal.
Itu quotes yang populer sekali dalam dunia bisnis. Lalu kapan waktu tepat untuk berinovasi? Mulailah sekarang!
Karena dunia ini berubah, maka perlu 2 hal itu dalam pelayanan. Adaptasi adalah cara kita merespon terhadap perubahan dunia luar. Bagaimana cara kita merespon? Lakukan inovasi. Inovasi adalah suatu strategi baru dan ini mutlak memerlukan upgrade kapasitas diri seseorang.
Semua tau nokia. Dia raja HP tahun 90an. Tetapi dimana sekarang ia? Kesalahan utama nokia adalah karena dia tidak mau investasi banyak untuk inovasi ponsel pintar. Dia terlambat berinovasi. Dan akhirnya dia gugur. Samsung adalah raja baru di dunia HP. Apa kekuatannya? 2 kekuatan utama mereka adalah pemasaran/marketing dan tentu saja INOVASI.
Pelayanan harus lakukan 2 hal ini agar bisa "bertahan hidup" dan mengejar target ilahinya. Kita tidak akan banyak bahas soal marketing/pemasaran. Lain waktu saja. Fokus dulu pada inovasi. Hehe..
Apa yang alkitab ajarkan tentang adaptasi dan inovasi?
1. Pelayanan WAJIB beradaptasi dan berinovasi
1 kor 9:24 -> larilah begitu rupa sehingga kamu memperolehnya
1 kor 9: 19-23 -> ..... segala sesuatu ini aku lakukan demi injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.
Apa maksud "begitu rupa"? Lalu apa maksud paulus "menjadi seperti" orang yang tidak hidup di bawah hukum taurat? Itu semua adalah bahasa lain dari adaptasi dan inovasi.
2. Iblis adalah seorang yang pandai beradaptasi dan berinovasi.
Jika pelayanan tidak mau berinovasi, maka kita akan kalah dengan iblis. Iblis sudah pakai musik untuk menjerat anak-anak muda, dia pakai film, dia pakai medsos, dll. Gereja juga harus adaptif. Mengapa saya bilang iblis adaptif? Mari lihat lagi bagaimana iblis menjerat setiap orang dengan dosa. Kelemahan setiap orang berbeda-beda bukan? Lalu apa dia pakai strategi yang sama untuk menjatuhkan saya dan anda? Pasti berbeda. Saya lemah terhadap X, maka iblis pakai strategi X. Anda lemah terhadap Y, maka iblis pakai strategi Y. Itu mengapa iblis sangatlah adaptif.
Tetapi kabar sukacita datang. Anak Tuhan dapat gunakan senjata iblis yang kreatif itu untuk berbalik menyerang iblis. Saya sangat suka dengan kisah Daud dan goliat (1 sam 17). Apa yang Daud pakai untuk menghabisi goliat? Bukan umban batu, tapi pedang goliat sendiri. Itu yang harus kita imani dan pelajari.
Jika iblis bersenjatakan musik untuk menjerat anak muda, maka gunakan kembali musik untuk mengalahkan iblis dan menarik anak muda. Jika iblis pakai komunitas untuk jerat mereka, maka kita pakai balik komunitas untuk tarik anak muda. Jika iblis pakai medsos, maka kita pakai balik medsos, dan lain-lain.
So, salah satu cara inovasi dalam pelayanan sudah tertulis dengan jelas : gunakan "senjata" iblis untuk menyerang dia balik dan menghabisinya. Iblis memang cerdik, tetapi lebih cerdik orang yang dapat menggunakan senjata musuhnya untuk menyerang balik musuhnya. Am i right??
3. Upgrade kapasitas diri adalah harga mutlak sebuah adaptasi yang berhasil
Mari lihat Daud. Hasil upgrade kapasitas dirinya membuatnya menjadi raja yang luar biasa. Semula dia cuma seorang penggembala dan pembunuh singa. Tetapi di kemudian hari dalam proses hidupnya, dia bisa menjadi pembunuh raksasa, pemain musik luar biasa untuk raja, pengatur administrasi kerajaan (di jaman saul belum ada), aktor hebat (pura-pura gila di depan raja filistin. Lalu menjadi bawahan "palsu" dan mengabdi pada raja filistin), komposer (dia lah raja yang membuat ada tim PW diantara para imam lewi), arsitek hebat (dia yang merancang bangunan bait Allah dan memberikannya pada salomo), businessman sejati (dia kumpulkan uang untuk bait suci dan berikan pada salomo), negosiator ulung (berteman dengan raja Hiram untuk dapatkan bantuan kayu), pencipta lagu hebat, pencetak orang-orang hebat (bawahannya semua pahlawan), dll. Daud upgrade dirinya sendiri dan akhirnya menjadi pribadi yang hebat.
Israel saat itu sebenarnya sudah tertinggal dengan bangsa-bangsa lain soal ilmu pemerntahan. Bangsa lain sudah lama punya raja dan struktur pemerintahan. Tetapi karena Daud cepat beradaptasi dengan kondisi baru, israel bisa kejar ketertinggalan itu.
1 kor 9:27 -> tetapi aku MELATIH TUBUHKU dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Bagi Paulus, upgrade kapasitas diri adalah penting dalam proses menjalani panggilan hidupnya dan proses pemberitaan injil.
4. Adaptasi dan inovasi tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
Banyak pelayanan takut berinovasi karena dia berpikir nilai-nilai pelayanannya akan luntur dan hilang. Dan bagi saya ini salah. Mari lihat daud dan daniel.
Daud tidak mau membunuh saul dalam proses adaptasi hidupnya yang terus dikejar-kejar saul untuk dibunuh. Tetapi dia pakai strategi untuk membuat saul berhenti sejenak mengejarnya, yaitu memotong jubah dan mengambil lembing saul. Begitu juga dengan daniel. Saat dia disuruh minum anggur, maka dia tidak mau minum. Strategi yang dia pakai adalah menyuruh membandingkan dirinya yang tidak minum anggur dengan orang yang minum anggur.
Paulus juga dalam 1 kor 9:20-22 berkata bahwa dia "menjadi seperti" orang yang dia layani. Tetapi dia selalu akhiri statementnya dengan perkataan yang berkata bahwa dia tidak menurunkan nilai-nilai yang dia anut (seperti : sekalipun aku tidak hidup diluar hukum Allah).
Jadi bagi saya, inovasi dan adaptasi adalah soal strategi mengejar target ilahi dan "bertahan hidup" dan tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
5. Roh Kudus sumber adaptasi dan inovasi
Yoh 3:34 -> Alah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
1 yoh 2:27 -> sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya... pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu
Itu mengapa saya tidak percaya jika pelayanan kekurangan ide mengenai penjangkauan, dll. Mengapa samsung sukses dengan inovasinya sedangkan gereja gagal? Karena gereja tidak terhubung dengan Roh Kudus yang tidak terbatas.
6. Doa adalah penghubung tidak terbatas kepada sumber inovasi itu.
Semua sudah tahu ini. Itu mengapa persekutuan doa adalah sesuatu yang mutlak untuk pelayanan yang berinovasi. Doa juga adalah lambang penyerahan dan kerendahatian. Akal manusia adalah licik kata alkitab. Dengan doa, kita belajar menaruh ide-ide kita pada Tuhan. Kita berkata : "Tuhan, ini strateginya, kalau Lu mau, ya kita jalan. Kalau Lu gak mau dan mau yang lain, ya kami ikut". Doa menunjukkan bahwa kita sepenuhnya berserah pada Tuhan.
7. Karunia nabi memegang peranan penting dalam inovasi
Jika saya membaca kisah raja-raja, maka karunia jawatan nabi adalah penyokong sejati dari inovasi yang akan dilakukan raja-raja israel dan yehuda. Silakan baca sendiri bagaimana Saul bergantung pada Samuel, Daud pada yonathan, lalu Yosafat, Yosia, Hizkia, Asa, Ahab, dll. Hampir semua kisah raja-raja mengandung seorang nama nabi Tuhan.
Jadi jika anda seorang nabi, kembangkan karunia anda itu. Nabi ibarat telinga bagi pemimpin untuk dengar suara Tuhan dan juga penyambung lidah Tuhan bagi para pemimpin.
8. Inovasi akan lebih baik jika menggunakan dan memaksimalkan semua talenta jemaat
"Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kau punya di rumah" (1 raja 4:2). Itu yang elisa katakan pada seorang janda sebelum inovasi itu terjadi. Tuhan juga gunakan tongkat musa untuk berinovasi dengan alam (wuihh,, keren banget kalimat ini : berinovasi dengan alam). Seringkali kita bingung mau bagaimana berinovasi. Maka lihat talenta jemaatmu dan dirimu sendiri.
Apa guna talenta? Tentu saja untuk memuliakan Tuhan, bukan? Tuhan juga suruh kita kembangkan talenta kita. Itulah alasan mengapa seorang pemimpin harus tau apa talenta jemaatnya. Bahkan saya bilang talenta setiap jemaat!
misal dalam pelayanan ada yang bertalenta seorang MC dan pembuat ice breaking handal. Maka saat pelayanan berhadapan dengan orang-orang yang suka games, maka mulailah berinovasi dengan talentanya itu. Seringkali pemimpin takut berinovasi karena dia melihat dari talenta-talenta umum dan kondisi umum jemaat.tetapi ini adalah sebuah kesalahan. Jika pemimpin ingin berinovasi, silakan tanya pada jemaat siapa yang bisa. Jika mungkin cuma satu yang bisa, ya silakan berinovasi dengan dia.
9. Duduk bersama dan berdiskusi adalah perlu sebelum lakukan inovasi
Luk 14:28 -> sebab siapa diantara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaean biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaannya itu?
Ams 24:6 -> karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
Bagi saya diskusi adalah berguna untuk memperluas pola pikir sebelum berinovasi. Seorang pemimpin yang tidak melibatkan orang lain dalam berinovasi rawan jatuh dan gagal. Jadi kombinasi doa + perencanaan + diskusi akan hasilkan inovasi yang luar biasa.
10. Orang yang berinovasi bisa saja gagal, tetapi orang yang tidak berinovasi sudah pasti gagal.
Itu quotes yang populer sekali dalam dunia bisnis. Lalu kapan waktu tepat untuk berinovasi? Mulailah sekarang!
Sabtu, 30 Januari 2016
Menapak 2500 kilometer menuju pulau Timor
Waktu itu saya masih kelas 2 SD di sebuah kota kecil pinggiran Bandung bernama Cimahi. Ayah saya adalah seorang pegawai BUMN saat itu. Dan sebuah kabar mengejutkan datang yang mengatakan bahwa dia dipindahtugaskan ke kota Dili, provinsi Timor-timur (TimTim, sekarang negara Timor leste).
Tahun 1997, biaya pesawat sangatlah mahal untuk ukuran keluarga kami. Belum dengan bawaan yang sangat banyak. Penerbangan menuju Dili juga sangat jarang saat itu. Karena alasan itu, kami sekeluarga memilih menggunakan jalur darat dari Cimahi menuju Dili. Kami menggunakan mobil dinas ayah saya waktu itu, sebuah mobil Taft merah.
Jadilah mobil taft itu penuh dengan barang-barang. Jok kursi belakang dibongkar sehingga bisa diisi dengan barang. Lalu diatasnya ditaruh kasur sehingga bisa jadi alas tidur. Barang lainnya ditaruh diatas kap mobil dan ditutup terpal dan membuat mobil kami sangat mencolok dalam perjalanan.
Rute perjalanan kami di Pulau Jawa adalah menempuh Bandung-Jogjakarta-Surabaya-Banyuwangi yang berjarak lebih dari 1000 km. Kami menginap beberapa hari di kota-kota tersebut untuk berjalan-jalan.
Di Denpasar, kami harus menginap selama 3 malam. Di kota ini kami mengalami sedikit masalah. Adik saya sakit demam sehingga kami harus menunggu panasnya turun dan melanjutkan perjalanan.
Sesudah demam adik saya turun, kami melanjutkan perjalanan menyeberang ke pulau Lombok menuju kota Mataram. Kami tidak lupa bermain di pantainya yang tersohor. Dari Pulau Lombok, kami menyeberang ke Pulau Sumbawa. Pulau Sumbawa tidaklah besar sehingga dalam beberapa jam kami bisa sampai di ujung Pulau Sumbawa, yaitu kota Sape, dan berniat langsung menyeberang ke pulau Flores.
Niat menyeberang ternyata tidak tercapai. Kami terlambat beberapa saat dan ketinggalan feri dari Sape ke Labuan Bajo. Waktu itu cuma ada 1 kali perjalanan feri dari Sape ke Flores. Kami terpaksa menginap semalam di Sape.
Perjalanan Sape-Labuan Bajo sangatlah menyenangkan. Ada banyak pulau kecil yang dilewati dan tentu saja termasuk Pulau Komodo. Kapal feri berhenti sejenak di tengah lautan, dekat pantai pulau Komodo, untuk menurunkan turis yang ingin kesana, Mereka menuju pantai dengan kapal-kapal kecil.
Dan akhirnya kami tiba di provinsi bagian tengah Indonesia, yaitu Nusa Tenggara Timur. Dari Labuan Bajo kami menuju Ende. Tidak lupa mengunjungi danau tiga warna Kelimutu yang terkenal. Yang menarik dalam perjalanan dari Labuan Bajo ke Ende adalah medan jalan yang sangat berat dan banyak jurang.itu pengalaman baru bagi kami sekeluarga.
Dari Ende kami menyeberang lagi menuju Kupang dan langsung mengarahkan tujuan ke Atambua, kota perbatasan antara NTT dan TimTim.
Ketika dalam perjalanan dari Kupang menuju atambua, banyak orang yang kami temui di jalan heran mengapa kami menuju Dili. Tahun 1997 adalah masa dimana isu kemerdekaan sangat mengemuka dan kondisi keamanan tidaklah kondusif.
Dalam perjalanan menuju Dili, kami harus melewati banyak pos penjagaan TNI. Tentara memeriksa setiap mobil yang lewat dan melihat isi dalamnya. Mereka cuma bisa terheran melihat kondisi mobil kami dan kenekatan kami masuk ke TimTim saat itu.
Perjalanan dari Atambua menuju Dili sangatlah menarik. Kondisi jalan memang jauh lebih sukar dari jalan di Flores. Beberapa lokasi jalan kelihatan rusak berat dan tidak bisa dilalui dari 2 arah. Tetapi hal menariknya adalah pantai pasir putih yang luar biasa indah dan tentu saja turis sangat sedikit yang kesana.
Dalam beberapa jam dari Atambua, kami pun menyentuh kota Dili. Dan kisah panjang travelling kami sekeluarga yang berjarak 2500 km pun berakhir. Dari perjalanan itu, saya belajar banyak hal mengenai Indonesia. Indonesia tidak cuma pulau Jawa. Secara tidak sadar, kecintaan akan tanah air pun mulai tumbuh saat mata ini melihat dan menginjak langsung wilayah-wilayah Indonesia. Semangat membangun negeri juga tumbuh saat melihat berbagai kekurangan di bumi pertiwi ini.
Jika anda bisa travelling ke berbagai belahan dunia lain, mengapa tidak menjelajahi karya luar biasa Yang Maha Kuasa bernama Indonesia? If you love travelling, then you have to love Indonesia!
Jadilah mobil taft itu penuh dengan barang-barang. Jok kursi belakang dibongkar sehingga bisa diisi dengan barang. Lalu diatasnya ditaruh kasur sehingga bisa jadi alas tidur. Barang lainnya ditaruh diatas kap mobil dan ditutup terpal dan membuat mobil kami sangat mencolok dalam perjalanan.
Rute perjalanan kami di Pulau Jawa adalah menempuh Bandung-Jogjakarta-Surabaya-Banyuwangi yang berjarak lebih dari 1000 km. Kami menginap beberapa hari di kota-kota tersebut untuk berjalan-jalan.
Di Denpasar, kami harus menginap selama 3 malam. Di kota ini kami mengalami sedikit masalah. Adik saya sakit demam sehingga kami harus menunggu panasnya turun dan melanjutkan perjalanan.
Sesudah demam adik saya turun, kami melanjutkan perjalanan menyeberang ke pulau Lombok menuju kota Mataram. Kami tidak lupa bermain di pantainya yang tersohor. Dari Pulau Lombok, kami menyeberang ke Pulau Sumbawa. Pulau Sumbawa tidaklah besar sehingga dalam beberapa jam kami bisa sampai di ujung Pulau Sumbawa, yaitu kota Sape, dan berniat langsung menyeberang ke pulau Flores.
Niat menyeberang ternyata tidak tercapai. Kami terlambat beberapa saat dan ketinggalan feri dari Sape ke Labuan Bajo. Waktu itu cuma ada 1 kali perjalanan feri dari Sape ke Flores. Kami terpaksa menginap semalam di Sape.
Perjalanan Sape-Labuan Bajo sangatlah menyenangkan. Ada banyak pulau kecil yang dilewati dan tentu saja termasuk Pulau Komodo. Kapal feri berhenti sejenak di tengah lautan, dekat pantai pulau Komodo, untuk menurunkan turis yang ingin kesana, Mereka menuju pantai dengan kapal-kapal kecil.
Dan akhirnya kami tiba di provinsi bagian tengah Indonesia, yaitu Nusa Tenggara Timur. Dari Labuan Bajo kami menuju Ende. Tidak lupa mengunjungi danau tiga warna Kelimutu yang terkenal. Yang menarik dalam perjalanan dari Labuan Bajo ke Ende adalah medan jalan yang sangat berat dan banyak jurang.itu pengalaman baru bagi kami sekeluarga.
Dari Ende kami menyeberang lagi menuju Kupang dan langsung mengarahkan tujuan ke Atambua, kota perbatasan antara NTT dan TimTim.
Ketika dalam perjalanan dari Kupang menuju atambua, banyak orang yang kami temui di jalan heran mengapa kami menuju Dili. Tahun 1997 adalah masa dimana isu kemerdekaan sangat mengemuka dan kondisi keamanan tidaklah kondusif.
Dalam perjalanan menuju Dili, kami harus melewati banyak pos penjagaan TNI. Tentara memeriksa setiap mobil yang lewat dan melihat isi dalamnya. Mereka cuma bisa terheran melihat kondisi mobil kami dan kenekatan kami masuk ke TimTim saat itu.
Perjalanan dari Atambua menuju Dili sangatlah menarik. Kondisi jalan memang jauh lebih sukar dari jalan di Flores. Beberapa lokasi jalan kelihatan rusak berat dan tidak bisa dilalui dari 2 arah. Tetapi hal menariknya adalah pantai pasir putih yang luar biasa indah dan tentu saja turis sangat sedikit yang kesana.
Dalam beberapa jam dari Atambua, kami pun menyentuh kota Dili. Dan kisah panjang travelling kami sekeluarga yang berjarak 2500 km pun berakhir. Dari perjalanan itu, saya belajar banyak hal mengenai Indonesia. Indonesia tidak cuma pulau Jawa. Secara tidak sadar, kecintaan akan tanah air pun mulai tumbuh saat mata ini melihat dan menginjak langsung wilayah-wilayah Indonesia. Semangat membangun negeri juga tumbuh saat melihat berbagai kekurangan di bumi pertiwi ini.
Jika anda bisa travelling ke berbagai belahan dunia lain, mengapa tidak menjelajahi karya luar biasa Yang Maha Kuasa bernama Indonesia? If you love travelling, then you have to love Indonesia!
Selasa, 01 April 2014
akitabku, harta yang sangat berharga
Saya tidak ingat kapan terakhir saya berpikir tentang hal ini. yaa, beberapa kali saya berpikir untuk mengganti alkitab saya. saya mempunyai sebuah alkitab yang sudah cukup tua. dia sudah ada sejak saya berumur 7 tahun. itu adalah alkitab mama saya sebelumnya. di halaman pertama masih ada nama mama saya dan alamat saya dulu sewaktu kecil di bandung. tetapi saya lupa alasan apa yang membuat mama saya memberikan alkitab itu pada saya. alkitab itu besar. dan sepertinya adalah sebuah kesalahan memberikan alkitab itu pada saya yang masih kecil dan "cuma" ke sekolah minggu. hahaha..
Dan sekarang saya berumur 24 tahun. artinya alkitab itu sudah menjadi bagian hidup saya kira-kira 17 tahun. jadi jika ditanya siapakah partner hidup saya yang sebenarnya? dia adalah alkitab ini. haha.. saya ingat sekali waktu kira-kira 2-3 tahun yang lalu ada kejadian unik tentang alkitab saya. ada seorang abang yang meminjam alkitab saya pada malam hari karena dia butuh itu untuk peserta retret yang tidak membawa alkitab. saya lalu memberikan itu. pagi harinya saya langsung meminta alkitab itu kembali karena saya sadar bahwa saya kesulitan saat teduh dengan alkitab yang lain! lalu abang itu berkata saya perlu dilepaskan dari keterikatan dengan alkitab itu. yaa.. sepertinya saya addicted dengan alkitab tua dan berat ini. hahaha..
Karena alkitab itu begitu besar dan berat, saya beberapa kali berpikir menggantinya. saya "iri" melihat teman yang bisa memasukkan alkitab mungilnya dalam saku. lalu ketika di bangku kuliah, hampir setiap hari saya membawa alkitab itu ke kampus. dan ketika saya membawa banyak buku kuliah, maka hampir selalu ada "penyesalan" kenapa saya harus memiliki alkitab yang besar dan berat ini. lalu saya juga "iri" melihat orang yang tidak perlu berat-berat membawa alkitabnya ke gereja karena dia memiliki handphone yang canggih. kelihatannya sangat "stylis" datang ke gereja tidak membawa tas. sedangkan saya harus membawa tas saya. karena alkitab saya tentu tidak bisa digantung!!
Oh ya, jangan bilang saya gaptek. saya mempunyai 2 buah smartphone. yang pertama adalah samsung galaxy note 8 dan yang kedua adalah samsung galaxy fit. dan di kedua HP itu ada 2 software alkitab yang berbeda dan saya "harus" menginstal keduanya di kedua HP itu. yang pertama adalah software alkitab, lalu kedua mysword. dua-duanya punya kelebihan yang saya butuhkan dalam mendalami firman. pada software alkitab, terdapat jenis alkitab amplified bible. saya suka jenis alkitab ini karena dia memberikan banyak gambaran yang baru buat saya. dan jenis alkitab ini tidak ada yang gratis jadi saya beruntung bisa mendapatkannya free. hehe.. lalu di software mysword, ada jenis alkitab king james version yang dilengkapi dengan kamus alkitab strong yang berisi kata dari bahasa yang asli. jadi sering saya melihat apa sebenarnya kata asli yang dipakai oleh terjemahan itu. contoh kasus, istilah love dalam bahasa inggris. dari kamus itu, kita bisa tahu love yang dimaksud apakah agape atau philia. itu sangat berguna sekali. karena agape adalah kasih Allah dan philia adalah kasih manusia. dan hampir semua love di perjanjian baru (menurut pengetahuan saya), memakai agape. jadi misal kalimat mengasihi sesama, kita harus pakai agape, bukan philia. jadi ini ada perbedaan yang besar. so, bisakah saya simpulkan kalau saya tidaklah gaptek?? hehe..
Kemudian beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah kejadian yang unik. saya datang ke sebuah pertemuan doa di gereja, saya yang paling muda saat itu. kami ada belasan orang. kami duduk melingkar dalam di depan sebuah meja. dan saya dapati cuma ada 2 orang yang membawa alkitab kesana, saya dan seorang oma-oma! yang lain memakai segala jenis smartphone. kemudian pembicara sedikit menyinggung bahwa dia sedang berusaha belajar bagaimana memakai smartphonenya lebih baik lagi untuk membuka ayat-ayat firman.
Saya tidaklah anti dengan apa yang disebut dengan teknologi. tetapi tahukah anda bahwa alkitabmu adalah "saksi benda mati" bagaimana pertumbuhan rohanimu? smartphone bisa berganti setiap 6 bulan, tetapi jarang sekali ada orang yang mengganti alkitabnya 6 bulan sekali dalam hidupnya! mari perhatikan hidupmu sejenak. sudah berapa lama anda ke mengaku lahir baru? atau saya coba turunkan level pertanyaan saya. sudah berapa lama anda ke gereja dalam hidup anda? bagi yang orang tuanya kristen, pasti sudah sejak kecil. jika alkitab anda sudah cukup lama bersama anda, lalu bagaimana sekarang kondisinya? masihkah mulus atau dia sudah menunjukkan usia-usia tuanya? jika dia masih mulus, mungkin anda jarang sekali membukanya. anda terlalu sayang pada alkitab anda sehingga anda memilih memajangnya di rak buku. dan ketahuilah, anda sedang diambang kehancuran jika menyimpan rapi alkitab anda di museum rak buku anda!
Saya mau mencoba mencetuskan sebuah teori yang baru mengenai alkitab, "alkitab tidak pernah mau dicintai dan dipajang rapi di rak buku anda". alkitab tidak pernah mau diperlakukan layaknya sebuah buku antik! alkitab mau agar anda addicted padanya dan "menghancurkan" alkitab itu dengan cara membacanya setiap hari. biarkan dia lusuh karena tangan anda yang membacanya setiap hari. jika Allah adalah pencemburu, maka alkitab saya juga adalah pencemburu.
Saya sangat suka membaca. sudah ada begitu banyak buku rohani yang saya baca. dan itu membukakan banyak hal baru pada saya. sudah begitu banyak juga kotbah yang saya dengarkan. semua kotbah dan buku itu tidak cuma berbahasa indonesia, tetapi juga berbahasa inggris. sempat sekali waktu saya begitu intens membaca buku dan mendengarkan kotbah dan menjadikan itu makanan pokok rohani saya dan alkitab menjadi makanan sekunder saya. sampai suatu kali alkitab saya yang pencemburu itu berteriak. ketika saya membaca sebuah buku rohani, disana ada bab yang begitu mengena tentang firman. penulis buku itu berkata bahwa dia jauh menghargai dan mengandalkan alkitabnya daripada buku-buku rohani dan kotbah-kotbah. saya tersentak dan merenung. dan singkat cerita saya kembali "mengandalkan" alkitab saya sebagai makanan rohani saya.
Saya juga kurang begitu suka dengan orang yang mengandalkan buku saat teduh yang biasa dijual di toko buku rohani. bagi saya itu adalah makanan "sisa" dari orang lain. karena Tuhan bicara sesuatu padanya baru kemudian dia menulis bahan saat teduh itu. saya mau sesuatu yang fresh dari Tuhan. saya mau Tuhan yang bicara langsung pada saya. saya percaya Tuhan mampu bicara lewat ayat-ayat alkitab. bahkan saat saya sedang membaca kitab-kitab yang bagi orang lain begitu "membingungkan" seperti bilangan, kidung agung, atau ayat-ayat tentang silsilah dan raja-raja, dan yang lainnya, saya mendapat begitu banyak hal yang baru.
saya sudah beberapa kali mengulang alkitab saya. dan jika saya mendapat sesuatu yang baru, maka saya biasakan "meng-stabilo" ayat itu. jadi saya mengusahakan "meng-stabilo" yang baru jika saya mengulangi pasal yang sama di waktu yang kemudian. saya tidaklah cukup puas dengan ayat lama yang sudah saya stabilo. saya mau rhema dari ayat yang baru. Akhir-akhir ini saya mempunyai satu istilah yang saya pakai mengenai pembacaan alkitab saya. saya pakai istilah "kenyang". bagi saya, alkitab adalah makanan rohani. jika Roh Kudus membukakan sesuatu yang luar biasa dari alkitab yang saya baca, maka saya istilahkan saya sedang dalam kondisi kenyang rohani. jika tidak, maka saya katakan saya baru saja memakan sebuah cemilan rohani! mari perhatikan pembacaan alkitabmu setiap hari. apakah anda kenyang? atau anda baru memakan sebuah cemilan? atau bahkan anda seolah memakan sesuatu tetapi sebenarnya anda masih sangat lapar dan makanan itu cuma sebuah ilusi dan kekosongan belaka??!!
Kapan terakhir kali pembacaan alkitabmu menegur dosamu? kapan terakhir kali pembacaan alkitabmu membuat hidupmu sangat bergairah? atau setiap hari pembacaan alkitabmu dipenuhi dengan tuntutan saat teduh dari kakak dan abang PA, atau karena anda berpikir supaya anda diberkati hari itu, atau anda berpikir karena anda adalah seorang pekerja maka anda haruslah membaca alkitab atau karena apa kata orang jika aku tidak saat teduh?? mari berpikir suatu yang sederhana. jika saya tidak makan, maka saya akan lapar dan mati!
Beberapa bulan lalu saya membeli alkitab baru yang saya idamkan. sebuah alkitab saku amplified bible perjanjian baru. ketika saya bermain ke sebuah toko kristen, saya temukan alkitab itu dengan harga cuma sekitar 6 euro. itu sangat murah karena biasanya harganya mahal. akhirnya saya bisa memiliki alkitab amplified ini. hehe.. singkat cerita, saya membawa alkitab mungil ini selalu ke kampus. jika saya ada waktu kosong di break makan siang, maka saya sempatkan membaca alkitab mungil ini di kampus. saya memilih duduk di bagian pojok ruangan komputer dan membuka alkitab saya. di depan saya ada laptop yang terbuka karena terkadang kosakata saya belum cukup untuk mengerti semua bahasa inggris itu. hehe.. pagi hari saya membaca alkitab besar dan tua saya, lalu siang hari saya membuka alkitab mungil saya. hehe..
Dan memang Tuhan tidak bisu dan jago berbahasa inggris! hahaha.. saya mendapat begitu banyak hal baru dari amplified bible ini. bahkan ada istilah-istilah yang saya cari dan tidak saya temukan di bahasa indonesia ada di alkitab ini. salah satunya adalah gossipers. saya tahu penggosip adalah salah. tetapi saya tidak temukan istilah itu di bahasa indonesia dan ternyata ada di bahasa inggris. haha.. keren abis. jadi saya sarankan anda untuk membaca bahasa inggris juga karena kemungkinan besar konteks kalimat yang dipakai berbeda. pokoknya seru abis dah! hehe..
Bagi saya alkitab tua saya adalah saksi bagaimana perjalanan rohani saya. ada janji-janji kekal dan yang sudah digenapi dan yang juga masih saya tunggu. saya mendapat begitu banyak janji dari alkitab tua itu. dia juga menjadi saksi air mata saya yang keluar saat Tuhan berbicara sesuatu. ataupun saya yang langsung berdoa meminta maaf karena dia menegur saya sesuatu. karena alkitab saya "bukanlah" beda mati yang bisu, maka saya pakai istilah "dia" pada alkitab saya. "He", dan bukan "it". romantis bukan?? hahaha.. dia ikut bersama saya sewaktu saya berlibur ke Milan dan Paris. haha.. walaupun jujur sangat memberatkan, tapi entah kenapa dia begitu berharga untuk ditinggalkan. haha..
Satu ketika saya bercerita dengan seorang rekan di gereja. dia mengatakan begitu diberkati dengan tema kotbah-kotbah yang ada di gereja belakangan ini. lalu saya membalas dia dengan mengatakan bahwa saya sudah mendengar kotbah dengan tema ini sejak lama, lalu saya sudah praktekkan dan saya alami buahnya begitu banyak sampai saat ini, dan saya adalah pengkotbah tema-tema itu, dan bahkan saya bilang saya bisa buatkan sebuah buku tentang tema kotbah itu! bukan untuk sombong. tetapi saya merasa iba padanya. mengapa dia bisa begitu puas dengan sesuatu yang bagi saya adalah makanan yang sudah "lewat"? jika saja dia membaca alkitabnya lebih banyak, maka dia akan merasa "puas" dengan bahan itu sejak lama. yaa, jika saja dia membaca alkitabnya lebih banyak!
Kawan, anda tidaklah perlu banyak membaca buku rohani atau mendengarkan kotbah. yang anda perlukan adalah membuka alkitabmu dan mulai membaca dan mencintainya. berikan dia waktu yang terbaik dan cukup untuk berbicara padamu. jangan tergesa-gesa dan memberikan waktu sisa dan mepet. berdoa pada Roh Kudus agar Dia membukakan rahasia-rahasia ilahi padamu. dan barangsiapa yang lapar dan haus akan kebenaran, dia akan dipuaskan (matius 5:6). Mari membuka alkitabmu dengan rasa lapar dan haus.
jika anda merasa kondisi rohani anda sedang jatuh bebas, atau anda terus bergumul tentang dosa atau sakit atau masalah apa pun juga, maka saya sarankan janganlah lekas simpulkan anda harus segera berangkat ke gereja atau persekutuan. saya sarankan anda duduk tenang dan mulai membaca alkitab anda. itu jauh lebih dahsyat kawan. karena disaat kalian jatuh dan kalian malah membuka alkitab, maka itu adalah lambang bahwa anda cuma bisa berserah pada Tuhan dan tidak pada yang lain. jika anda lari pada komunitas anda, orang lain, pembimbing rohani, rekaman-rekaman kotbah, maka anda sedang "mempermudah" jalan keluar anda. tetapi saat anda datang dengan hati yang remuk dan lapar akan suara Tuhan, maka firman itu akan memuaskanmu. "persulit" jalan keluarmu dengan cara membaca alkitab, sesuatu yang mungkin masih abstrak bagi anda. dan saat ayat-ayat "abstrak" itu keluar, maka biarkan Roh Kudus membimbingmu. itu jauh lebih indah buat saya.
jika doa adalah nafas orang percaya, maka alkitab adalah makanan orang percaya. jangan sebut anda kristen yang hidup jika anda jarang membuka alkitab anda. yang ada adalah anda seorang yang "hidup" tetapi kurus kering dan tidak punya tenaga dan kuasa melakukan apa-apa.
Saya akan tutup dengan pertanyaan ini, apakah anda sudah merasa "kenyang" dengan pembacaan alkitabmu?
Dan sekarang saya berumur 24 tahun. artinya alkitab itu sudah menjadi bagian hidup saya kira-kira 17 tahun. jadi jika ditanya siapakah partner hidup saya yang sebenarnya? dia adalah alkitab ini. haha.. saya ingat sekali waktu kira-kira 2-3 tahun yang lalu ada kejadian unik tentang alkitab saya. ada seorang abang yang meminjam alkitab saya pada malam hari karena dia butuh itu untuk peserta retret yang tidak membawa alkitab. saya lalu memberikan itu. pagi harinya saya langsung meminta alkitab itu kembali karena saya sadar bahwa saya kesulitan saat teduh dengan alkitab yang lain! lalu abang itu berkata saya perlu dilepaskan dari keterikatan dengan alkitab itu. yaa.. sepertinya saya addicted dengan alkitab tua dan berat ini. hahaha..
Karena alkitab itu begitu besar dan berat, saya beberapa kali berpikir menggantinya. saya "iri" melihat teman yang bisa memasukkan alkitab mungilnya dalam saku. lalu ketika di bangku kuliah, hampir setiap hari saya membawa alkitab itu ke kampus. dan ketika saya membawa banyak buku kuliah, maka hampir selalu ada "penyesalan" kenapa saya harus memiliki alkitab yang besar dan berat ini. lalu saya juga "iri" melihat orang yang tidak perlu berat-berat membawa alkitabnya ke gereja karena dia memiliki handphone yang canggih. kelihatannya sangat "stylis" datang ke gereja tidak membawa tas. sedangkan saya harus membawa tas saya. karena alkitab saya tentu tidak bisa digantung!!
Oh ya, jangan bilang saya gaptek. saya mempunyai 2 buah smartphone. yang pertama adalah samsung galaxy note 8 dan yang kedua adalah samsung galaxy fit. dan di kedua HP itu ada 2 software alkitab yang berbeda dan saya "harus" menginstal keduanya di kedua HP itu. yang pertama adalah software alkitab, lalu kedua mysword. dua-duanya punya kelebihan yang saya butuhkan dalam mendalami firman. pada software alkitab, terdapat jenis alkitab amplified bible. saya suka jenis alkitab ini karena dia memberikan banyak gambaran yang baru buat saya. dan jenis alkitab ini tidak ada yang gratis jadi saya beruntung bisa mendapatkannya free. hehe.. lalu di software mysword, ada jenis alkitab king james version yang dilengkapi dengan kamus alkitab strong yang berisi kata dari bahasa yang asli. jadi sering saya melihat apa sebenarnya kata asli yang dipakai oleh terjemahan itu. contoh kasus, istilah love dalam bahasa inggris. dari kamus itu, kita bisa tahu love yang dimaksud apakah agape atau philia. itu sangat berguna sekali. karena agape adalah kasih Allah dan philia adalah kasih manusia. dan hampir semua love di perjanjian baru (menurut pengetahuan saya), memakai agape. jadi misal kalimat mengasihi sesama, kita harus pakai agape, bukan philia. jadi ini ada perbedaan yang besar. so, bisakah saya simpulkan kalau saya tidaklah gaptek?? hehe..
Kemudian beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah kejadian yang unik. saya datang ke sebuah pertemuan doa di gereja, saya yang paling muda saat itu. kami ada belasan orang. kami duduk melingkar dalam di depan sebuah meja. dan saya dapati cuma ada 2 orang yang membawa alkitab kesana, saya dan seorang oma-oma! yang lain memakai segala jenis smartphone. kemudian pembicara sedikit menyinggung bahwa dia sedang berusaha belajar bagaimana memakai smartphonenya lebih baik lagi untuk membuka ayat-ayat firman.
Saya tidaklah anti dengan apa yang disebut dengan teknologi. tetapi tahukah anda bahwa alkitabmu adalah "saksi benda mati" bagaimana pertumbuhan rohanimu? smartphone bisa berganti setiap 6 bulan, tetapi jarang sekali ada orang yang mengganti alkitabnya 6 bulan sekali dalam hidupnya! mari perhatikan hidupmu sejenak. sudah berapa lama anda ke mengaku lahir baru? atau saya coba turunkan level pertanyaan saya. sudah berapa lama anda ke gereja dalam hidup anda? bagi yang orang tuanya kristen, pasti sudah sejak kecil. jika alkitab anda sudah cukup lama bersama anda, lalu bagaimana sekarang kondisinya? masihkah mulus atau dia sudah menunjukkan usia-usia tuanya? jika dia masih mulus, mungkin anda jarang sekali membukanya. anda terlalu sayang pada alkitab anda sehingga anda memilih memajangnya di rak buku. dan ketahuilah, anda sedang diambang kehancuran jika menyimpan rapi alkitab anda di museum rak buku anda!
Saya mau mencoba mencetuskan sebuah teori yang baru mengenai alkitab, "alkitab tidak pernah mau dicintai dan dipajang rapi di rak buku anda". alkitab tidak pernah mau diperlakukan layaknya sebuah buku antik! alkitab mau agar anda addicted padanya dan "menghancurkan" alkitab itu dengan cara membacanya setiap hari. biarkan dia lusuh karena tangan anda yang membacanya setiap hari. jika Allah adalah pencemburu, maka alkitab saya juga adalah pencemburu.
Saya sangat suka membaca. sudah ada begitu banyak buku rohani yang saya baca. dan itu membukakan banyak hal baru pada saya. sudah begitu banyak juga kotbah yang saya dengarkan. semua kotbah dan buku itu tidak cuma berbahasa indonesia, tetapi juga berbahasa inggris. sempat sekali waktu saya begitu intens membaca buku dan mendengarkan kotbah dan menjadikan itu makanan pokok rohani saya dan alkitab menjadi makanan sekunder saya. sampai suatu kali alkitab saya yang pencemburu itu berteriak. ketika saya membaca sebuah buku rohani, disana ada bab yang begitu mengena tentang firman. penulis buku itu berkata bahwa dia jauh menghargai dan mengandalkan alkitabnya daripada buku-buku rohani dan kotbah-kotbah. saya tersentak dan merenung. dan singkat cerita saya kembali "mengandalkan" alkitab saya sebagai makanan rohani saya.
Saya juga kurang begitu suka dengan orang yang mengandalkan buku saat teduh yang biasa dijual di toko buku rohani. bagi saya itu adalah makanan "sisa" dari orang lain. karena Tuhan bicara sesuatu padanya baru kemudian dia menulis bahan saat teduh itu. saya mau sesuatu yang fresh dari Tuhan. saya mau Tuhan yang bicara langsung pada saya. saya percaya Tuhan mampu bicara lewat ayat-ayat alkitab. bahkan saat saya sedang membaca kitab-kitab yang bagi orang lain begitu "membingungkan" seperti bilangan, kidung agung, atau ayat-ayat tentang silsilah dan raja-raja, dan yang lainnya, saya mendapat begitu banyak hal yang baru.
saya sudah beberapa kali mengulang alkitab saya. dan jika saya mendapat sesuatu yang baru, maka saya biasakan "meng-stabilo" ayat itu. jadi saya mengusahakan "meng-stabilo" yang baru jika saya mengulangi pasal yang sama di waktu yang kemudian. saya tidaklah cukup puas dengan ayat lama yang sudah saya stabilo. saya mau rhema dari ayat yang baru. Akhir-akhir ini saya mempunyai satu istilah yang saya pakai mengenai pembacaan alkitab saya. saya pakai istilah "kenyang". bagi saya, alkitab adalah makanan rohani. jika Roh Kudus membukakan sesuatu yang luar biasa dari alkitab yang saya baca, maka saya istilahkan saya sedang dalam kondisi kenyang rohani. jika tidak, maka saya katakan saya baru saja memakan sebuah cemilan rohani! mari perhatikan pembacaan alkitabmu setiap hari. apakah anda kenyang? atau anda baru memakan sebuah cemilan? atau bahkan anda seolah memakan sesuatu tetapi sebenarnya anda masih sangat lapar dan makanan itu cuma sebuah ilusi dan kekosongan belaka??!!
Kapan terakhir kali pembacaan alkitabmu menegur dosamu? kapan terakhir kali pembacaan alkitabmu membuat hidupmu sangat bergairah? atau setiap hari pembacaan alkitabmu dipenuhi dengan tuntutan saat teduh dari kakak dan abang PA, atau karena anda berpikir supaya anda diberkati hari itu, atau anda berpikir karena anda adalah seorang pekerja maka anda haruslah membaca alkitab atau karena apa kata orang jika aku tidak saat teduh?? mari berpikir suatu yang sederhana. jika saya tidak makan, maka saya akan lapar dan mati!
Beberapa bulan lalu saya membeli alkitab baru yang saya idamkan. sebuah alkitab saku amplified bible perjanjian baru. ketika saya bermain ke sebuah toko kristen, saya temukan alkitab itu dengan harga cuma sekitar 6 euro. itu sangat murah karena biasanya harganya mahal. akhirnya saya bisa memiliki alkitab amplified ini. hehe.. singkat cerita, saya membawa alkitab mungil ini selalu ke kampus. jika saya ada waktu kosong di break makan siang, maka saya sempatkan membaca alkitab mungil ini di kampus. saya memilih duduk di bagian pojok ruangan komputer dan membuka alkitab saya. di depan saya ada laptop yang terbuka karena terkadang kosakata saya belum cukup untuk mengerti semua bahasa inggris itu. hehe.. pagi hari saya membaca alkitab besar dan tua saya, lalu siang hari saya membuka alkitab mungil saya. hehe..
Dan memang Tuhan tidak bisu dan jago berbahasa inggris! hahaha.. saya mendapat begitu banyak hal baru dari amplified bible ini. bahkan ada istilah-istilah yang saya cari dan tidak saya temukan di bahasa indonesia ada di alkitab ini. salah satunya adalah gossipers. saya tahu penggosip adalah salah. tetapi saya tidak temukan istilah itu di bahasa indonesia dan ternyata ada di bahasa inggris. haha.. keren abis. jadi saya sarankan anda untuk membaca bahasa inggris juga karena kemungkinan besar konteks kalimat yang dipakai berbeda. pokoknya seru abis dah! hehe..
Bagi saya alkitab tua saya adalah saksi bagaimana perjalanan rohani saya. ada janji-janji kekal dan yang sudah digenapi dan yang juga masih saya tunggu. saya mendapat begitu banyak janji dari alkitab tua itu. dia juga menjadi saksi air mata saya yang keluar saat Tuhan berbicara sesuatu. ataupun saya yang langsung berdoa meminta maaf karena dia menegur saya sesuatu. karena alkitab saya "bukanlah" beda mati yang bisu, maka saya pakai istilah "dia" pada alkitab saya. "He", dan bukan "it". romantis bukan?? hahaha.. dia ikut bersama saya sewaktu saya berlibur ke Milan dan Paris. haha.. walaupun jujur sangat memberatkan, tapi entah kenapa dia begitu berharga untuk ditinggalkan. haha..
Satu ketika saya bercerita dengan seorang rekan di gereja. dia mengatakan begitu diberkati dengan tema kotbah-kotbah yang ada di gereja belakangan ini. lalu saya membalas dia dengan mengatakan bahwa saya sudah mendengar kotbah dengan tema ini sejak lama, lalu saya sudah praktekkan dan saya alami buahnya begitu banyak sampai saat ini, dan saya adalah pengkotbah tema-tema itu, dan bahkan saya bilang saya bisa buatkan sebuah buku tentang tema kotbah itu! bukan untuk sombong. tetapi saya merasa iba padanya. mengapa dia bisa begitu puas dengan sesuatu yang bagi saya adalah makanan yang sudah "lewat"? jika saja dia membaca alkitabnya lebih banyak, maka dia akan merasa "puas" dengan bahan itu sejak lama. yaa, jika saja dia membaca alkitabnya lebih banyak!
Kawan, anda tidaklah perlu banyak membaca buku rohani atau mendengarkan kotbah. yang anda perlukan adalah membuka alkitabmu dan mulai membaca dan mencintainya. berikan dia waktu yang terbaik dan cukup untuk berbicara padamu. jangan tergesa-gesa dan memberikan waktu sisa dan mepet. berdoa pada Roh Kudus agar Dia membukakan rahasia-rahasia ilahi padamu. dan barangsiapa yang lapar dan haus akan kebenaran, dia akan dipuaskan (matius 5:6). Mari membuka alkitabmu dengan rasa lapar dan haus.
jika anda merasa kondisi rohani anda sedang jatuh bebas, atau anda terus bergumul tentang dosa atau sakit atau masalah apa pun juga, maka saya sarankan janganlah lekas simpulkan anda harus segera berangkat ke gereja atau persekutuan. saya sarankan anda duduk tenang dan mulai membaca alkitab anda. itu jauh lebih dahsyat kawan. karena disaat kalian jatuh dan kalian malah membuka alkitab, maka itu adalah lambang bahwa anda cuma bisa berserah pada Tuhan dan tidak pada yang lain. jika anda lari pada komunitas anda, orang lain, pembimbing rohani, rekaman-rekaman kotbah, maka anda sedang "mempermudah" jalan keluar anda. tetapi saat anda datang dengan hati yang remuk dan lapar akan suara Tuhan, maka firman itu akan memuaskanmu. "persulit" jalan keluarmu dengan cara membaca alkitab, sesuatu yang mungkin masih abstrak bagi anda. dan saat ayat-ayat "abstrak" itu keluar, maka biarkan Roh Kudus membimbingmu. itu jauh lebih indah buat saya.
jika doa adalah nafas orang percaya, maka alkitab adalah makanan orang percaya. jangan sebut anda kristen yang hidup jika anda jarang membuka alkitab anda. yang ada adalah anda seorang yang "hidup" tetapi kurus kering dan tidak punya tenaga dan kuasa melakukan apa-apa.
Saya akan tutup dengan pertanyaan ini, apakah anda sudah merasa "kenyang" dengan pembacaan alkitabmu?
Selasa, 07 Januari 2014
opportunity cost and externality
Ada 1 istilah yang begitu mengena di kepala saya ketika materi kuliah ekonomi disampaikan di kelas belakangan ini. dia adalah "opportunity cost". opportunity cost atau dalam bahasa indonesia adalah biaya peluang bisa diartikan secara sederhana sebagai harga yang harus kita bayar karena kita memilih suatu pilihan yang bukan pilihan terbaik dalam hidup kita. atau ada terjemahan lain yang berkata kehilangan keuntungan karena pilihan yang kita buat bukanlah yang terbaik. yupp, semua ada resikonya.
Ketika satu malam share dengan satu abang di pelayanan, dia berkata suatu kalimat yang sangat kena di kepala saya sampai hari ini : "kamu harus berani bertanggung jawab atas pilihan yang kamu ambil". banyak orang berani melakukan ini itu, tetapi mereka tidak berani bertanggung jawab atas resikonya dan menyalahkan orang lain. lalu apa yang pantas kita katakan buat orang ini?? bagi saya dia adalah orang yang sangat tidak pantas menjadi seorang pemimpin dan taruh saja dia di barisan bawahan yang paling rendah! karena seorang pemimpin adalah pengambil keputusan dan yang berani bertanggung jawab dengan pilihan yang dia ambil. Begitu sering kita mendengar kalimat ini : "hal yang baik merusak hal yang paling baik". dan saya mau bilang pada anda bahwa mata pikiran manusia tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang paling baik! tidak percaya?? mari lihat kisah adam dan hawa. mungkin saya dan anda bisa berkata bahwa pilihan mereka memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat adalah pilihan yang paling buruk. tetapi di mata mereka itu adalah pilihan yang "paling" baik saat itu. dan mereka akhirnya memilih itu dan harus menanggung akibatnya.
Istilah kedua yang begitu mengena pada saya di kelas ekonomi adalah "externality". externality bisa diartikan secara sederhana sebagai efek samping yang timbul karena suatu hal, dimana hal itu diluar perkiraan atau mekanisme yang bisa diperhitungkan. sebagai contoh, adam dan hawa tidak pernah berpikir bahwa pilihan yang mereka ambil akan memberi dampak pada semua manusia sampai kepada akhir jaman. externality tidak bisa diperhitungkan dengan logika (itu mengapa disebut externality). so, secara tidak sadar, pilihan yang saya dan anda buat mungkin akan berdampak pada orang lain, bisa negatif atau positif.
Jika saya melihat istilah opportunity cost dan externality diatas, maka itu memberikan saya suatu pelajaran yang sederhana : berhati-hatilah dalam mengambil keputusan. sekali lagi, manusia tidak akan bisa melihat dengan mata sendiri mana yang baik dan mana yang terbaik. karena yang terbaik adalah sesuatu yang sempurna dan pikiran kita tidaklah sempurna. oleh karena itu kita butuh sosok yang sempurna, yaitu Allah, untuk menunjukkan mana yang terbaik.
Saat tulisan ini sedang diketik, saya sedang bergumul tentang sesuatu juga. haha.. saat ini adalah musim diskon di belanda. ada sepatu incaran yang menurut saya bagus sedang didiskon. dan itu yang menjadi foto dari tulisan ini. haha.. menurut logika saya, adalah murah mengeluarkan 40 euro dari harga asli 60 euro untuk sepatu ini. sepatu ini memiliki sol yang tebal, water proof, dan dalamnya sangat hangat karena ada lapisan penuh bulu. sehingga sangat cocok untuk udara di Belanda selama musim dingin ini. tetapi disisi yang lain ramalan cuaca berkata kalau mungkin tidak ada salju di Belanda pada tahun ini karena udara tahun ini adalah anomali selama puluhan tahun. tetapi siapa yang bisa menebak kapan salju akan turun?? semua suka-suka Tuhan bukan?? hehe.. jadi prinsip sedia payung sebelum hujan harus tetap dilakukan. tetapi disisi yang lain, sepatu saya sudah ada 4 disini. jadi jika memang salju tidak turun, maka 5 sepatu adalah pemborosan buat saya yang cuma 1,5 tahun disini. lalu 40 euro bisa saya pakai biaya makan minimal 3 minggu. so?? jujur saya bingung. itu mengapa dalam doa saya malam ini saya khusus sampaikan kebingungan saya pada Tuhan. haha.. beruntung sekali saja diajari berdoa, sehingga saya bisa berkomunikasi dengan Dia. belum ada kejelasan soal ini sampai berita ini diturunkan. tapi saya percaya Dia akan bicara sesuatu. hehe..
Dari sejuta atau semilyar nasihat yang bapak saya pernah kasih di rumah, cuma ada segilintir nasihat yang saya ingat. haha.. salah satunya adalah "jangan kalah cepat dengan gerak Roh Kudus jika tidak mau kehilangan hal-hal yang terbaik". Tuhan punya waktunya sendiri. dan Dia tidak pernah melambatkan langkahnya. saya dan andalah yang melambatkan langkah. coba lihat satu kasus. sudah 2000 tahun Yesus mati di kayu salib dan DIa berkata akan segera datang ke bumi jika nama Yesus diberitakan ke seluruh bumi (matius 24:14). lalu mengapa Dia tidak datang-datang? yaa pasti karena ada orang yang lebih kenal coca-cola dibanding nama Yesus. mereka pikir Yesus adalah seorang vokalis boyband korea dan bukan Tuhan. dan bukankah itu karena orang-orang yang mengaku Kristen berlambat-lambat menceritakan Kristus?
Dari kisah ini juga seharusnya kita sadari bahwa keputusan yang saya dan anda ambil sebagai anak-anak Tuhan akan berdampak pada hidup orang lain. mengapa? karena saya dan anda adalah imamat yang rajani (1 Pet 2: 9). Engkau adalah imam yang punya kuasa seperti raja. dan memang kuasa ini yang ada pada adam dan hawa sebelum jatuh dalam dosa. jadi jika engkau sedang bermalas-malas dengan waktumu, maka mungkin ada 1 orang yang akan mati diluar sana. engkau tidak akan tahu ini karena ini adalah "externality-mu". setelah di penghakiman baru saya dan anda akan tahu apa yang terjadi sebenarnya. oh yaa, di Pengkotbah 12:14 berkata : "karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat".
Lalu sekarang bagaimana jika saya sudah terlanjur memilih opsi yang baik dan bukan yang terbaik? atau bahkan opsi yang buruk yang saya pilih. yaa kawan, ingatlah baik-baik nasihat saya : "jadilah orang yang bertanggung jawab". apa yang anda tabur, itu yang akan anda tuai bukan?? tetapi orang selalu pakai ayat ini, begitu juga dengan saya, hehe.. Roma 8:28 : "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah". so, sekalipun anda harus mengeluarkan air mata karena resiko yang anda ambil, ketahuilah Allah ada disana bersama anda.
Oh ya, tahukah anda Tuhan punya Plan B? kematian Yesus di kayu salib adalah contoh dari Plan B Tuhan karena Plan A -nya adalah manusia tidak akan jatuh dalam dosa dan selamanya tinggal di taman eden. dan seperti istilah opportunity cost diatas, ada harga yang harus dibayar karena pilihan terbaiknya tidak dipilih. apa saja? sakit penyakit pada manusia, bencana, dosa, kematian, dan Yesus harus turun tahta buat selamatkan kita. tetapi karena Dia Tuhan, maka Plan B nya tentu sempurna juga. tetapi ini tidak jadi alasan saya dan anda sembarangan memilih keputusan dalam hidup kita.
So, in conclusion, firstly, be careful to choose every option in your life. jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk suatu hal. doakan dan pertimbangkan. secondly, be responsible for what you have chosen. jangan lari dari "efek samping", tetapi hadapi. and the last, you can be extraordinary with God. jadi andalkan DIa dan jangan bersandar pada hikmatmu sendiri.
Ketika satu malam share dengan satu abang di pelayanan, dia berkata suatu kalimat yang sangat kena di kepala saya sampai hari ini : "kamu harus berani bertanggung jawab atas pilihan yang kamu ambil". banyak orang berani melakukan ini itu, tetapi mereka tidak berani bertanggung jawab atas resikonya dan menyalahkan orang lain. lalu apa yang pantas kita katakan buat orang ini?? bagi saya dia adalah orang yang sangat tidak pantas menjadi seorang pemimpin dan taruh saja dia di barisan bawahan yang paling rendah! karena seorang pemimpin adalah pengambil keputusan dan yang berani bertanggung jawab dengan pilihan yang dia ambil. Begitu sering kita mendengar kalimat ini : "hal yang baik merusak hal yang paling baik". dan saya mau bilang pada anda bahwa mata pikiran manusia tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang paling baik! tidak percaya?? mari lihat kisah adam dan hawa. mungkin saya dan anda bisa berkata bahwa pilihan mereka memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat adalah pilihan yang paling buruk. tetapi di mata mereka itu adalah pilihan yang "paling" baik saat itu. dan mereka akhirnya memilih itu dan harus menanggung akibatnya.
Istilah kedua yang begitu mengena pada saya di kelas ekonomi adalah "externality". externality bisa diartikan secara sederhana sebagai efek samping yang timbul karena suatu hal, dimana hal itu diluar perkiraan atau mekanisme yang bisa diperhitungkan. sebagai contoh, adam dan hawa tidak pernah berpikir bahwa pilihan yang mereka ambil akan memberi dampak pada semua manusia sampai kepada akhir jaman. externality tidak bisa diperhitungkan dengan logika (itu mengapa disebut externality). so, secara tidak sadar, pilihan yang saya dan anda buat mungkin akan berdampak pada orang lain, bisa negatif atau positif.
Jika saya melihat istilah opportunity cost dan externality diatas, maka itu memberikan saya suatu pelajaran yang sederhana : berhati-hatilah dalam mengambil keputusan. sekali lagi, manusia tidak akan bisa melihat dengan mata sendiri mana yang baik dan mana yang terbaik. karena yang terbaik adalah sesuatu yang sempurna dan pikiran kita tidaklah sempurna. oleh karena itu kita butuh sosok yang sempurna, yaitu Allah, untuk menunjukkan mana yang terbaik.
Saat tulisan ini sedang diketik, saya sedang bergumul tentang sesuatu juga. haha.. saat ini adalah musim diskon di belanda. ada sepatu incaran yang menurut saya bagus sedang didiskon. dan itu yang menjadi foto dari tulisan ini. haha.. menurut logika saya, adalah murah mengeluarkan 40 euro dari harga asli 60 euro untuk sepatu ini. sepatu ini memiliki sol yang tebal, water proof, dan dalamnya sangat hangat karena ada lapisan penuh bulu. sehingga sangat cocok untuk udara di Belanda selama musim dingin ini. tetapi disisi yang lain ramalan cuaca berkata kalau mungkin tidak ada salju di Belanda pada tahun ini karena udara tahun ini adalah anomali selama puluhan tahun. tetapi siapa yang bisa menebak kapan salju akan turun?? semua suka-suka Tuhan bukan?? hehe.. jadi prinsip sedia payung sebelum hujan harus tetap dilakukan. tetapi disisi yang lain, sepatu saya sudah ada 4 disini. jadi jika memang salju tidak turun, maka 5 sepatu adalah pemborosan buat saya yang cuma 1,5 tahun disini. lalu 40 euro bisa saya pakai biaya makan minimal 3 minggu. so?? jujur saya bingung. itu mengapa dalam doa saya malam ini saya khusus sampaikan kebingungan saya pada Tuhan. haha.. beruntung sekali saja diajari berdoa, sehingga saya bisa berkomunikasi dengan Dia. belum ada kejelasan soal ini sampai berita ini diturunkan. tapi saya percaya Dia akan bicara sesuatu. hehe..
Dari sejuta atau semilyar nasihat yang bapak saya pernah kasih di rumah, cuma ada segilintir nasihat yang saya ingat. haha.. salah satunya adalah "jangan kalah cepat dengan gerak Roh Kudus jika tidak mau kehilangan hal-hal yang terbaik". Tuhan punya waktunya sendiri. dan Dia tidak pernah melambatkan langkahnya. saya dan andalah yang melambatkan langkah. coba lihat satu kasus. sudah 2000 tahun Yesus mati di kayu salib dan DIa berkata akan segera datang ke bumi jika nama Yesus diberitakan ke seluruh bumi (matius 24:14). lalu mengapa Dia tidak datang-datang? yaa pasti karena ada orang yang lebih kenal coca-cola dibanding nama Yesus. mereka pikir Yesus adalah seorang vokalis boyband korea dan bukan Tuhan. dan bukankah itu karena orang-orang yang mengaku Kristen berlambat-lambat menceritakan Kristus?
Dari kisah ini juga seharusnya kita sadari bahwa keputusan yang saya dan anda ambil sebagai anak-anak Tuhan akan berdampak pada hidup orang lain. mengapa? karena saya dan anda adalah imamat yang rajani (1 Pet 2: 9). Engkau adalah imam yang punya kuasa seperti raja. dan memang kuasa ini yang ada pada adam dan hawa sebelum jatuh dalam dosa. jadi jika engkau sedang bermalas-malas dengan waktumu, maka mungkin ada 1 orang yang akan mati diluar sana. engkau tidak akan tahu ini karena ini adalah "externality-mu". setelah di penghakiman baru saya dan anda akan tahu apa yang terjadi sebenarnya. oh yaa, di Pengkotbah 12:14 berkata : "karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat".
Lalu sekarang bagaimana jika saya sudah terlanjur memilih opsi yang baik dan bukan yang terbaik? atau bahkan opsi yang buruk yang saya pilih. yaa kawan, ingatlah baik-baik nasihat saya : "jadilah orang yang bertanggung jawab". apa yang anda tabur, itu yang akan anda tuai bukan?? tetapi orang selalu pakai ayat ini, begitu juga dengan saya, hehe.. Roma 8:28 : "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah". so, sekalipun anda harus mengeluarkan air mata karena resiko yang anda ambil, ketahuilah Allah ada disana bersama anda.
Oh ya, tahukah anda Tuhan punya Plan B? kematian Yesus di kayu salib adalah contoh dari Plan B Tuhan karena Plan A -nya adalah manusia tidak akan jatuh dalam dosa dan selamanya tinggal di taman eden. dan seperti istilah opportunity cost diatas, ada harga yang harus dibayar karena pilihan terbaiknya tidak dipilih. apa saja? sakit penyakit pada manusia, bencana, dosa, kematian, dan Yesus harus turun tahta buat selamatkan kita. tetapi karena Dia Tuhan, maka Plan B nya tentu sempurna juga. tetapi ini tidak jadi alasan saya dan anda sembarangan memilih keputusan dalam hidup kita.
So, in conclusion, firstly, be careful to choose every option in your life. jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk suatu hal. doakan dan pertimbangkan. secondly, be responsible for what you have chosen. jangan lari dari "efek samping", tetapi hadapi. and the last, you can be extraordinary with God. jadi andalkan DIa dan jangan bersandar pada hikmatmu sendiri.
Selasa, 24 Desember 2013
perencanaan waktu
Satu ketika saya menulis sebuah kalimat di sebuah ucapan selamat ulang tahun untuk seorang adik seperti ini : "cara kita menggunakan waktu menunjukkan siapa kita : orang besar atau orang kecil". seorang bos pastilah sibuk berhati-hati dengan waktunya dan seorang pemalas pastilah mempunyai banyak waktu kosong. lalu mari saya berikan sebuah contoh sederhana lainnya dengan sebuah pertanyaan : mengapa seorang bos memerlukan seorang sekretaris atau manager pribadi? sederhana saja, karena dia sangat sibuk dan memerlukan orang lain untuk mengatur jadwalnya. mungkin menurut anda adalah menyenangkan memiliki seorang sekretaris atau manager pribadi. tetapi sadarkah anda bahwa mungkin orang yang memiliki sekretaris pribadi sebenarnya adalah orang yang tidak pandai mengatur waktunya? pembagian waktunya diatur oleh orang lain. dia hidup dibawah kendali waktu. yaa,, orang yang tidak pandai mengatur waktunya adalah hamba dari waktu.
Pengkotbah 5 : 12 karena siapakah yang mengetahui apa yang baik bagi manusia sepanjang waktu yang pendek dari hidupnya yang sia-sia, yang ditempuhnya seperti bayangan
Hidup saya dan anda sangatlah pendek. tidak ada orang di dunia ini yang tahu kapan dia akan mati (tetapi ada pengecualian untuk beberapa orang, hehe..). jika anda orang yang percaya penghakiman, maka anda perlu berhati-hati dengan waktu anda. waktu bagi saya adalah seperti sebuah talenta, jika saya mampu menggunakannya dengan baik, maka saya akan tuai hal-hal luar biasa. dan seperti perumpamaan tentang talenta, maka saya dan anda akan diminta pertanggung-jawaban tentang penggunaan waktu kita masing-masing.
Saya dan anda hidup di dunia ini dengan tujuan ilahi masing-masing yang berbeda dan unik satu dengan yang lainnya. karena saya mempunyai tujuan, maka adalah sebuah "kewajiban" bagi saya untuk melakukan itu. adalah sebuah kegagalan jika selama saya hidup tidak melakukan tujuan itu. dan tahukah anda bahwa perencaan waktu yang buruk adalah salah satu alasan tujuan ilahi itu tidak tercapai dalam hidup kita?
Pengkotbah 3:1 untuk segala sesuatu ada masanya..
Jika anda baru saja melewati musim panas, maka anda butuh kurang lebih 9 bulan untuk mencapai musim panas itu kembali. dan ketika musim panas yang baru datang, maka usia anda sudah bertambah setahun, lalu kondisi tahun ini tentu berbeda dengan tahun lalu. dalam dunia ekonomi ada istilah "discounting" atau dengan kalimat sederhana adalah bahwa nilai uang sekarang berbeda dengan nilai uang di waktu yang akan datang. lalu jika anda percaya kepada hukum kedua termodinamika yang mengatakan bahwa entropi semesta menuju ketidakteraturan , maka anda perlu semakin waspada. semua perhitungan discounting umumnya mengatakan bahwa nilai mata uang sekarang akan lebih rendah jika dibandingkan dengan waktu yang akan datang karena inflasi misalnya. ini adalah penerapan dari hukum termodinamika kedua.
Apa yang mau saya ceritakan disini? saya ingin berkata bahwa waktu anda tidak bisalah diulang. waktu di depan tidaklah baik karena alkitab sendiri berkata bahwa makin ke depan dunia akan semakin buruk (lagi-lagi penerapan hukum kedua termodinamika). bahkan Tuhan berkata Dia akan goncangkan segala sesuatu (ibrani 12:26). Tetapi karena kita menerima sesuatu yang tidak tergoncangkan, maka selayaknya cara hidup kita berbeda.
Segala sesuatu ada musimnya. jika anda tertidur pada musim menabur, maka anda tidak akan menuai apa-apa. jika anda tertidur pada musim menuai, anda tidak akan punya apa-apa saat musim kering. jika anda bermalas-malasan, maka berkat terbaik yang Tuhan sediakan buat anda akan terlewat begitu saja. karena berkat Tuhan selalu baru setiap pagi, maka berkat hari ini adalah untuk hari ini dan berkat hari ini berbeda dengan yang lain. Tuhan mempunyai kairos-Nya sendiri (begitu yang sering dibilang orang). banyak orang berpikir ini cuma untuk hal-hal kebangunan rohani, tetapi ini juga benar buat hidupmu. Tuhan mempunyai kairos-Nya buat hidupmu, dan itu cuma bisa didapat jika penggunaan waktumu berjalan dengan baik.
Efesus 5: 15-17 -> (15) Look carefully then how you walk! Live purposefully and worthily and accurately, not as the unwise and witless, but as wise (sensible, intelligent people), (16) Making the very most of the time [buying up each opportunity], because the days are evil. (17) Therefore do not be vague and thoughtless and foolish, but understanding and firmly grasping what the will of the Lord is.
Ini ayat yang luar biasa. dikatakan jika hari ini adalah jahat. kawan, percayalah daya tahan iblis menggodamu itu tidak berhingga. jika ada satu hal positif yang bisa kita "teladani" dari iblis, maka itu adalah soal ketekunan dan daya banting. anda bisa mengusirnya, tetapi tunggu saja beberapa saat, dia akan balik kembali. bapak rohani saya di pelayanan berkata bahwa cara termudah mengusir pornografi adalah dengan membuat diri sibuk. karena dengan kesibukan, maka tidak ada waktu untuk menonton film porno.
Apa ciri-ciri orang bebal menurut ayat ini? orang bebal adalah orang yang tidak mempergunakan waktunya dengan baik. jangan harap anda akan menjadi orang besar jika penggunaan waktu anda tidak baik.
Lalu bagaimanakah cara saya menggunakan waktu dengan baik? Hiduplah dengan perencanaan waktu.
Saya ingat sekali bahan PA yang saya bagikan kepada anak-anak rohani saya. PA pertama pasti tentang saat teduh, lalu PA kedua tentang planning waktu. jika di PA pertama saya berikan tugas selalu mencatat bahan saat teduh, maka di akhir PA kedua saya bilang mereka membuat perencanaan waktu selama seminggu. saya semakin mengerti tentang perencaan waktu selama saya hidup di belanda dengan jadwal kuliah yang sangat padat. semakin padat jadwal anda, maka perencanaan waktu akan membuat anda tidak menjadi hamba waktu. mari lihat sebuah ayat yang sangat bagus :
Ams 24:6 Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
Jika anda ingin berperang, maka anda harus mengatur berbagai strategi. begitu juga dengan waktu anda. jika anda ingin berkemenangan dalam hal waktu, maka aturlah waktu anda. kethuilah bahwa iblis ingin menggarap waktu anda dengan tidur, bermain game, terlalu banyak cerita dengan kawan, dan segudang aktivitas kosong lainnya. bukannya saya bilang itu semua tidak perlu, tetapi pilihlah hak-hal yang terbaik. Lalu ayat diatas berkata bahwa kemenangan ditentukan oleh penasihat yang banyak. tidak cukup hanya dengan perencanaan, saya dan anda butuh nasihat dari orang lain (lihat juga amsal 15:22)
Saya bilang di awal bahwa kita mempunyai tujuan hidup ilahi masing-masing. maka arahkan hidupmu menuju tujuan ilahi itu. setiap kita akan menghadap tahta pengadilan Tuhan. jadi berhati-hati dengan penggunaan waktumu. orang yang tidak mengatur waktunya dengan baik akan menjadi hamba dari orang yang mengatur waktunya. saya beri contoh sederhana, jika anda tidak punya perencanaan waktu, maka waktu anda akan mudah dipakai orang lain. mungkin saja ada teman yang membutuhkan anda untuk suatu hal, maka karena anda tidak punya perencanaan waktu akan memberikan waktu anda dipakai orang lain (bukan berarti memberikan waktu pada orang lain tidak boleh lho yaa.. ). ini sama dengan sebuah kalimat yang luar biasa : orang yang tidak mempunyai tujuan hidup adalah hamba dari orang yang mempunyai tujuan hidup.
Selama saya hidup di belanda, maka saya dengan mudah menyadari kalau waktu adalah hal yang dijunjung tinggi di belanda. anda tidak akan bisa bertemu dengan seseorang jika anda tidak membuat janji dengannya terlebih dahulu. lalu ketepatan waktu adalah hal yang sangat penting. yupp,, saya perlu banyak belajar tentang waktu dari orang belanda. bukan cuma soal planning waktu, tetapi juga soal ketepatan waktu. itu 2 hal yang tidak bisa diabaikan salah satunya.
Ams 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Jika anda sudah membuat perencanaan waktu, maka serahkan semua pada Tuhan. ambil kertas planning waktumu dan tumpang tanganlah kesitu. doakan tidak ada waktumu yang terbuang sia-sia. jika anda sudah doakan, maka anda berhak menghardik semua hal yang berusaha mencuri waktu anda dengan sesuatu yang anda anggap sia-sia. disini letak kuasa dari anak-anak Tuhan. saya beri contoh sederhana. jika anda sudah plan kalau besok anda harus mengunjungi seorang rekan yang sakit, lalu tiba-tiba ada sms yang mengatakan bahwa anda harus mengikuti suatu acara yang sebenarnya tidaklah penting menurut anda. maka anda bisa menghardik acara itu untuk dibatalkan. disini serunya beriman, hehe..
Dengan adanya perencanaan juga akan membuat anda mengerti skala prioritas aktivitasmu hari ini. mungkin anda sulit membuat jadwal spesifik di jam segini anda harus lakukan apa. anda bisa membuat perencanaan aktivitas besok harus melakukan apa saja. dengan ini hal-hal terbaik dan utama di esok hari tidak akan terlewatkan. dengan perencanaan ke depan, anda bisa mempunyai waktu untuk bertanya pada Roh Kudus atau orang lain meminta nasihat atau saran sebelum anda mengeksekusi waktu itu. tetapi ini tidak bisa dilakukan jika planning waktu tidak dikerjakan.
Perencanaan waktu juga akan membuat anda mengerjakan segala sesuatu dengan efektif. anda akan berusaha mengerjakan tugas seefektif mungkin. karena jika anda bermain-main, maka tugas tidak akan selesai dan rencana aktivitas berikutnya bisa terganggu. saya sarankan anda membuat jadwal kegiatan yang menantang iman. misal jika biasa anda mengerjakan tugas butuh 2 jam, maka sekarang anda planning harus selesai dalam waktu 1 jam. disinilah anda memerlukan Tuhan! karena anda sedang berusaha melewati batas kemampuan manusiawi anda, maka anda harus andalkan Tuhan.
Amsal 12:24 Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.
Inti sederhana dari ayat ini adalah : jangan pernah menunda pekerjaan. Saya baru sadar tentang kehebatan ayat ini dalam beberapa waktu ini. satu ketika kami sekelas mendapat sebuah tugas yang cukup banyak dan berat. saya mulai mencicil mengerjakan tugas itu dari hari pertama. dan puji Tuhan, saya menuai hal luar biasa. deadline tugas itu adalah hari minggu. ketika mayoritas teman saya menghabiskan hari sabtu untuk mengerjakan tugas itu, maka di hari itu saya bisa menghabiskan waktu yang berkualitas dengan rekan-rekan saya yang lain seharian. jika anda menunda-nunda pekerjaan anda, maka di waktu yang akan akan datang anda harus bekerja keras mengerjakan tugas itu. so, jangan menjadi orang yang deadliners!! ^_^
Saya akan tutup dengan sebuah ayat yang luar biasa :
Ams 22:29 Do you see a man diligent and skillful in his business? He will stand before kings; he will not stand before obscure men.
Orang yang rajin dan terlatih akan berdiri di depan raja-raja. jika anda mau menjadi orang itu, maka aturlah waktu anda dengan baik.
Pengkotbah 5 : 12 karena siapakah yang mengetahui apa yang baik bagi manusia sepanjang waktu yang pendek dari hidupnya yang sia-sia, yang ditempuhnya seperti bayangan
Hidup saya dan anda sangatlah pendek. tidak ada orang di dunia ini yang tahu kapan dia akan mati (tetapi ada pengecualian untuk beberapa orang, hehe..). jika anda orang yang percaya penghakiman, maka anda perlu berhati-hati dengan waktu anda. waktu bagi saya adalah seperti sebuah talenta, jika saya mampu menggunakannya dengan baik, maka saya akan tuai hal-hal luar biasa. dan seperti perumpamaan tentang talenta, maka saya dan anda akan diminta pertanggung-jawaban tentang penggunaan waktu kita masing-masing.
Saya dan anda hidup di dunia ini dengan tujuan ilahi masing-masing yang berbeda dan unik satu dengan yang lainnya. karena saya mempunyai tujuan, maka adalah sebuah "kewajiban" bagi saya untuk melakukan itu. adalah sebuah kegagalan jika selama saya hidup tidak melakukan tujuan itu. dan tahukah anda bahwa perencaan waktu yang buruk adalah salah satu alasan tujuan ilahi itu tidak tercapai dalam hidup kita?
Pengkotbah 3:1 untuk segala sesuatu ada masanya..
Jika anda baru saja melewati musim panas, maka anda butuh kurang lebih 9 bulan untuk mencapai musim panas itu kembali. dan ketika musim panas yang baru datang, maka usia anda sudah bertambah setahun, lalu kondisi tahun ini tentu berbeda dengan tahun lalu. dalam dunia ekonomi ada istilah "discounting" atau dengan kalimat sederhana adalah bahwa nilai uang sekarang berbeda dengan nilai uang di waktu yang akan datang. lalu jika anda percaya kepada hukum kedua termodinamika yang mengatakan bahwa entropi semesta menuju ketidakteraturan , maka anda perlu semakin waspada. semua perhitungan discounting umumnya mengatakan bahwa nilai mata uang sekarang akan lebih rendah jika dibandingkan dengan waktu yang akan datang karena inflasi misalnya. ini adalah penerapan dari hukum termodinamika kedua.
Apa yang mau saya ceritakan disini? saya ingin berkata bahwa waktu anda tidak bisalah diulang. waktu di depan tidaklah baik karena alkitab sendiri berkata bahwa makin ke depan dunia akan semakin buruk (lagi-lagi penerapan hukum kedua termodinamika). bahkan Tuhan berkata Dia akan goncangkan segala sesuatu (ibrani 12:26). Tetapi karena kita menerima sesuatu yang tidak tergoncangkan, maka selayaknya cara hidup kita berbeda.
Segala sesuatu ada musimnya. jika anda tertidur pada musim menabur, maka anda tidak akan menuai apa-apa. jika anda tertidur pada musim menuai, anda tidak akan punya apa-apa saat musim kering. jika anda bermalas-malasan, maka berkat terbaik yang Tuhan sediakan buat anda akan terlewat begitu saja. karena berkat Tuhan selalu baru setiap pagi, maka berkat hari ini adalah untuk hari ini dan berkat hari ini berbeda dengan yang lain. Tuhan mempunyai kairos-Nya sendiri (begitu yang sering dibilang orang). banyak orang berpikir ini cuma untuk hal-hal kebangunan rohani, tetapi ini juga benar buat hidupmu. Tuhan mempunyai kairos-Nya buat hidupmu, dan itu cuma bisa didapat jika penggunaan waktumu berjalan dengan baik.
Efesus 5: 15-17 -> (15) Look carefully then how you walk! Live purposefully and worthily and accurately, not as the unwise and witless, but as wise (sensible, intelligent people), (16) Making the very most of the time [buying up each opportunity], because the days are evil. (17) Therefore do not be vague and thoughtless and foolish, but understanding and firmly grasping what the will of the Lord is.
Ini ayat yang luar biasa. dikatakan jika hari ini adalah jahat. kawan, percayalah daya tahan iblis menggodamu itu tidak berhingga. jika ada satu hal positif yang bisa kita "teladani" dari iblis, maka itu adalah soal ketekunan dan daya banting. anda bisa mengusirnya, tetapi tunggu saja beberapa saat, dia akan balik kembali. bapak rohani saya di pelayanan berkata bahwa cara termudah mengusir pornografi adalah dengan membuat diri sibuk. karena dengan kesibukan, maka tidak ada waktu untuk menonton film porno.
Apa ciri-ciri orang bebal menurut ayat ini? orang bebal adalah orang yang tidak mempergunakan waktunya dengan baik. jangan harap anda akan menjadi orang besar jika penggunaan waktu anda tidak baik.
Lalu bagaimanakah cara saya menggunakan waktu dengan baik? Hiduplah dengan perencanaan waktu.
Saya ingat sekali bahan PA yang saya bagikan kepada anak-anak rohani saya. PA pertama pasti tentang saat teduh, lalu PA kedua tentang planning waktu. jika di PA pertama saya berikan tugas selalu mencatat bahan saat teduh, maka di akhir PA kedua saya bilang mereka membuat perencanaan waktu selama seminggu. saya semakin mengerti tentang perencaan waktu selama saya hidup di belanda dengan jadwal kuliah yang sangat padat. semakin padat jadwal anda, maka perencanaan waktu akan membuat anda tidak menjadi hamba waktu. mari lihat sebuah ayat yang sangat bagus :
Ams 24:6 Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
Jika anda ingin berperang, maka anda harus mengatur berbagai strategi. begitu juga dengan waktu anda. jika anda ingin berkemenangan dalam hal waktu, maka aturlah waktu anda. kethuilah bahwa iblis ingin menggarap waktu anda dengan tidur, bermain game, terlalu banyak cerita dengan kawan, dan segudang aktivitas kosong lainnya. bukannya saya bilang itu semua tidak perlu, tetapi pilihlah hak-hal yang terbaik. Lalu ayat diatas berkata bahwa kemenangan ditentukan oleh penasihat yang banyak. tidak cukup hanya dengan perencanaan, saya dan anda butuh nasihat dari orang lain (lihat juga amsal 15:22)
Saya bilang di awal bahwa kita mempunyai tujuan hidup ilahi masing-masing. maka arahkan hidupmu menuju tujuan ilahi itu. setiap kita akan menghadap tahta pengadilan Tuhan. jadi berhati-hati dengan penggunaan waktumu. orang yang tidak mengatur waktunya dengan baik akan menjadi hamba dari orang yang mengatur waktunya. saya beri contoh sederhana, jika anda tidak punya perencanaan waktu, maka waktu anda akan mudah dipakai orang lain. mungkin saja ada teman yang membutuhkan anda untuk suatu hal, maka karena anda tidak punya perencanaan waktu akan memberikan waktu anda dipakai orang lain (bukan berarti memberikan waktu pada orang lain tidak boleh lho yaa.. ). ini sama dengan sebuah kalimat yang luar biasa : orang yang tidak mempunyai tujuan hidup adalah hamba dari orang yang mempunyai tujuan hidup.
Selama saya hidup di belanda, maka saya dengan mudah menyadari kalau waktu adalah hal yang dijunjung tinggi di belanda. anda tidak akan bisa bertemu dengan seseorang jika anda tidak membuat janji dengannya terlebih dahulu. lalu ketepatan waktu adalah hal yang sangat penting. yupp,, saya perlu banyak belajar tentang waktu dari orang belanda. bukan cuma soal planning waktu, tetapi juga soal ketepatan waktu. itu 2 hal yang tidak bisa diabaikan salah satunya.
Ams 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Jika anda sudah membuat perencanaan waktu, maka serahkan semua pada Tuhan. ambil kertas planning waktumu dan tumpang tanganlah kesitu. doakan tidak ada waktumu yang terbuang sia-sia. jika anda sudah doakan, maka anda berhak menghardik semua hal yang berusaha mencuri waktu anda dengan sesuatu yang anda anggap sia-sia. disini letak kuasa dari anak-anak Tuhan. saya beri contoh sederhana. jika anda sudah plan kalau besok anda harus mengunjungi seorang rekan yang sakit, lalu tiba-tiba ada sms yang mengatakan bahwa anda harus mengikuti suatu acara yang sebenarnya tidaklah penting menurut anda. maka anda bisa menghardik acara itu untuk dibatalkan. disini serunya beriman, hehe..
Dengan adanya perencanaan juga akan membuat anda mengerti skala prioritas aktivitasmu hari ini. mungkin anda sulit membuat jadwal spesifik di jam segini anda harus lakukan apa. anda bisa membuat perencanaan aktivitas besok harus melakukan apa saja. dengan ini hal-hal terbaik dan utama di esok hari tidak akan terlewatkan. dengan perencanaan ke depan, anda bisa mempunyai waktu untuk bertanya pada Roh Kudus atau orang lain meminta nasihat atau saran sebelum anda mengeksekusi waktu itu. tetapi ini tidak bisa dilakukan jika planning waktu tidak dikerjakan.
Perencanaan waktu juga akan membuat anda mengerjakan segala sesuatu dengan efektif. anda akan berusaha mengerjakan tugas seefektif mungkin. karena jika anda bermain-main, maka tugas tidak akan selesai dan rencana aktivitas berikutnya bisa terganggu. saya sarankan anda membuat jadwal kegiatan yang menantang iman. misal jika biasa anda mengerjakan tugas butuh 2 jam, maka sekarang anda planning harus selesai dalam waktu 1 jam. disinilah anda memerlukan Tuhan! karena anda sedang berusaha melewati batas kemampuan manusiawi anda, maka anda harus andalkan Tuhan.
Amsal 12:24 Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.
Inti sederhana dari ayat ini adalah : jangan pernah menunda pekerjaan. Saya baru sadar tentang kehebatan ayat ini dalam beberapa waktu ini. satu ketika kami sekelas mendapat sebuah tugas yang cukup banyak dan berat. saya mulai mencicil mengerjakan tugas itu dari hari pertama. dan puji Tuhan, saya menuai hal luar biasa. deadline tugas itu adalah hari minggu. ketika mayoritas teman saya menghabiskan hari sabtu untuk mengerjakan tugas itu, maka di hari itu saya bisa menghabiskan waktu yang berkualitas dengan rekan-rekan saya yang lain seharian. jika anda menunda-nunda pekerjaan anda, maka di waktu yang akan akan datang anda harus bekerja keras mengerjakan tugas itu. so, jangan menjadi orang yang deadliners!! ^_^
Saya akan tutup dengan sebuah ayat yang luar biasa :
Ams 22:29 Do you see a man diligent and skillful in his business? He will stand before kings; he will not stand before obscure men.
Orang yang rajin dan terlatih akan berdiri di depan raja-raja. jika anda mau menjadi orang itu, maka aturlah waktu anda dengan baik.
Senin, 18 Februari 2013
kamarku..
Kegelapan malam menyentuh angka 9 di jam dindingku. Jam dinding bergambar klub bola kesukaanku inter milan. Dan baru saja subuh tadi klubku ini “dibantai” 1-4 di sebuah pertandingan liga italia. Hasil yang sedikit memiriskan hati. Untung saja aku tidak menonton pertandingan itu. Sejak sore aku merasakan ada sesuatu yang aneh di pikiran dan hatiku (dan sepertinya tidak berhubungan dengan kalahnya inter milan). kegalauan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Entah darimana sumbernya. Tetapi aku tahu saja solusi untuk kondisi seperti ini, masuk ke kamarku dan mulai berdoa.
Kebetulan sekali matahari sudah lama tertelan oleh perputaran bumi. Jadi ini waktunya keintiman malam dengan Pribadi pencipta semesta bisa dimulai. Lampu kembali dimatikan dan siap menikmati persekutuan intim dengan Dia. Kegelapan malam menyelimuti. Dan yang pasti, di ruangan 3x3 m ini, cuma ada aku dan Dia.
Kemudian telepon dari orang tuaku menghalangi start hubungan intim dengan Dia. Mereka menanyakan bagaimana kabar persiapan toefl dan ieltsku. Kusampaikan akan ada tes dalam waktu dekat ini. Saat berbicara tentang semua itu, kegalauan mulai memuncak. Saat telepon diakhiri aku langsung tahu sumber kegalauan ini. Roh kekuatiran dan ketakutan mulai menjalar di sekujur tubuhku. Mereka mulai berkata aku tidak akan lulus dalam semua tes bahasa inggris ini. Lalu tergambar aku akan lanjutkan s2 di Indonesia dan tidak ke eropa seperti yang aku imani. Imanku mulai melemah.
Kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi dan air mata ini mulai mengalir dengan deras. Teringat dengan jelas semua memori yang luar biasaku dengan Tuhan di kamar ini. Semua itu diputar dengan luar biasa gamblang di pikiranku.
Teringat saat dimana aku menangis untuk bapakku yang masuk ICU karena serangan jantung tahun 2009 lalu. Air mata ini sangat deras mengalir mengetahui hal itu. Dan saat dimana doa itu dinaikkan, hadirat Tuhan menemuiku. Iman timbul dan sakit penyakit kuusir. Dan diakhir doa, mama kutelepon dan berkata kalau bapak sudah sembuh.
Lalu saat dimana aku menangis untuk salah satu anak rohaniku yang tidak membalas smsku sama sekali. Dan hadirat Tuhan kembali menemuiku dan iman berkata kalau besok di kampus aku akan bertemu dengan dia. Dan esoknya aku temui dia dengan ajaib.
Lalu saat dimana aku mengerang meminta Tuhan sediakan kebutuhan uang untuk pembelian alat soundsystem saat paskah itb 2011 dan beberapa hari kemudian tembok kamar ini jadi sasaran “kekerasan” yang kulakukan karena sukacita dimana Tuhan sediakan uang berjuta-juta dalam sekejap.
Lalu saat dimana air mata ini harus mengalir deras saat kesombonganku dihancurkan dan digantikan dengan kerendahan hati sehari sesudah paskah itb 2011. Lalu saat dimana semua dosa disingkapkan dan membuat air mata ini harus sering mengalir meminta maaf pada Tuhan. Saat dimana semua kemunafikan dibuka dan hati ini mengalir komitmen untuk berubah.
Saat dimana segala sakit penyakit tubuhku disingkirkan ketika aku menumpangkan tangan atas kepalaku sendiri dan mengklaim kesembuhan itu.
Lalu terlihat saat dimana doa mengklaim kelimpahan keuangan sehari sebelum keberangkatan misiku ke jogya dan Dia sediakan dengan berlebihan bahkan sampai misi berakhir. Saat dimana air mata mengalir membela orang-orang di kota jogya dan beberapa hari kemudian beberapa sms masuk dari orang yang kami layani dimana bahkan tidak pernah aku hubungi lagi.
Saat dimana aku berdoa membatalkan ujian di kampus telkom agar orang yang aku ajak bisa datang ke retret dan itu terjawab. Saat dimana aku menangis di akhir tahun 2012 ketika melihat ayat dan janji Tuhan untukku di awal 2012 digenapi.
Lalu saat dimana aku berlutut berdoa meminta bisa ikut sidang sarjana ketika tiga dosenku tidak mau menandatangani persyaratan sidangku dan di hari terakhir jadwal sidang di jurusanku aku bisa ikut sidang dengan luar biasa. Ditambah dengan pemberitaan tentang Isa Almasih di akhir sidangku.
Saat dimana aku berdoa untuk orang yang kusayangi dan hadirat Tuhan membuat iman ini berkata kalau segala sesuatu akan indah pada waktunya dan kemudian kesetiaan Tuhan bekerja dengan indahnya.
Saat dimana begitu banyak air mata mengalir di doa-doa keintiman yang tidak akan tergantikan dengan apapun juga. Lalu semua iman dan ide-ide gila dan kreatif yang timbul di kamar ini. Semua tarian, loncatan, lagu-lagu, klaim-klaim rohani yang sering terjadi di kamar ini.
Dan dalam sekejap semua kegalauan hatiku hari ini menghilang. Sudah sejak tahun 2008 aku di kamar ini dan belum pernah aku sesali semua momen indah yang kualami dengan Tuhan sampai hari ini. Dan yang pasti, semua kemenanganku terjadi di kamar ini. Ketika semua memori ini diputar kembali, iman ini berkata bahwa tidak ada yang mustahil dan aku akan tetap melanjutkan s2 ke eropa.
Kemenanganku bukan terjadi di aula timur itb, bsca, kampus telkom-atpk, sebuah rumah bernomor 49, rumahku di bekasi, kota jogyakarta, atau dimanapun juga. Tetapi kemenanganku terjadi di kamar ini. Tidak terhitung berapa liter air mata pernah mengalir di kamar ini, berapa “ton” sukacita jawaban doa di kamar ini, berapa “juta” pewahyuan dan suara Tuhan yang kudengar di kamar ini. Bagi orang hadirat Tuhan mungkin cuma ada di gereja dan tempat-tempat ibadah. Tetapi bagiku, tempat yang paling pekat dengan hadirat Tuhan adalah kamar tidurku (mungkin lebih tepat disebut kamar doaku).
Itu mengapa aku sering berkata pada rekan-rekan se-tim ku di helps (divisi soundsystem persekuanku), “Tuhan bisa dicari dimana-mana dan gampang didapat, tetapi soundsytem pelayanan ato gereja yang bagus itu sulit dicari”. Itu sering kuucapkan kalau datang ke satu ibadah dengan tujuan melihat dan mendengar kualitas soundsystemnya saja dan bukan mencari Tuhan sebagai objek utama. Hehe.. salah memang dan tolong jangan dipelintir. Tetapi itu cuma melukiskan betapa di kamar ini, aku mencari Tuhan dan Dia temukan aku. Bukan aku yang temukan Tuhan, tetapi Dia yang temukan aku di kamar kecil yang sangat jauh dari kesan mewah dan nyaman ini.
Karena kabar sukacita terbesar yang ada di jaman ini dan tidak diceritakan di jaman-jaman dahulu adalah bahwa Allah pencipta semesta ini memilih dan mau tinggal dalam hidupku, dan tidak cuma tinggal di dalam bangunan gereja.
Lalu kemudian keluar petikan khotbah yang sangat mengubah pola pikirku : “untuk apa jauh-jauh mencari Tuhan ke KKR dengan hamba Tuhan yang besar melayani, padahal Dia bisa kamu temui di kamarmu, bahkan di kamar mandimu saat engkau sedang buang air besar (maaf, tolong jangan dipelintir)”.
Kebetulan sekali matahari sudah lama tertelan oleh perputaran bumi. Jadi ini waktunya keintiman malam dengan Pribadi pencipta semesta bisa dimulai. Lampu kembali dimatikan dan siap menikmati persekutuan intim dengan Dia. Kegelapan malam menyelimuti. Dan yang pasti, di ruangan 3x3 m ini, cuma ada aku dan Dia.
Kemudian telepon dari orang tuaku menghalangi start hubungan intim dengan Dia. Mereka menanyakan bagaimana kabar persiapan toefl dan ieltsku. Kusampaikan akan ada tes dalam waktu dekat ini. Saat berbicara tentang semua itu, kegalauan mulai memuncak. Saat telepon diakhiri aku langsung tahu sumber kegalauan ini. Roh kekuatiran dan ketakutan mulai menjalar di sekujur tubuhku. Mereka mulai berkata aku tidak akan lulus dalam semua tes bahasa inggris ini. Lalu tergambar aku akan lanjutkan s2 di Indonesia dan tidak ke eropa seperti yang aku imani. Imanku mulai melemah.
Kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi dan air mata ini mulai mengalir dengan deras. Teringat dengan jelas semua memori yang luar biasaku dengan Tuhan di kamar ini. Semua itu diputar dengan luar biasa gamblang di pikiranku.
Teringat saat dimana aku menangis untuk bapakku yang masuk ICU karena serangan jantung tahun 2009 lalu. Air mata ini sangat deras mengalir mengetahui hal itu. Dan saat dimana doa itu dinaikkan, hadirat Tuhan menemuiku. Iman timbul dan sakit penyakit kuusir. Dan diakhir doa, mama kutelepon dan berkata kalau bapak sudah sembuh.
Lalu saat dimana aku menangis untuk salah satu anak rohaniku yang tidak membalas smsku sama sekali. Dan hadirat Tuhan kembali menemuiku dan iman berkata kalau besok di kampus aku akan bertemu dengan dia. Dan esoknya aku temui dia dengan ajaib.
Lalu saat dimana aku mengerang meminta Tuhan sediakan kebutuhan uang untuk pembelian alat soundsystem saat paskah itb 2011 dan beberapa hari kemudian tembok kamar ini jadi sasaran “kekerasan” yang kulakukan karena sukacita dimana Tuhan sediakan uang berjuta-juta dalam sekejap.
Lalu saat dimana air mata ini harus mengalir deras saat kesombonganku dihancurkan dan digantikan dengan kerendahan hati sehari sesudah paskah itb 2011. Lalu saat dimana semua dosa disingkapkan dan membuat air mata ini harus sering mengalir meminta maaf pada Tuhan. Saat dimana semua kemunafikan dibuka dan hati ini mengalir komitmen untuk berubah.
Saat dimana segala sakit penyakit tubuhku disingkirkan ketika aku menumpangkan tangan atas kepalaku sendiri dan mengklaim kesembuhan itu.
Lalu terlihat saat dimana doa mengklaim kelimpahan keuangan sehari sebelum keberangkatan misiku ke jogya dan Dia sediakan dengan berlebihan bahkan sampai misi berakhir. Saat dimana air mata mengalir membela orang-orang di kota jogya dan beberapa hari kemudian beberapa sms masuk dari orang yang kami layani dimana bahkan tidak pernah aku hubungi lagi.
Saat dimana aku berdoa membatalkan ujian di kampus telkom agar orang yang aku ajak bisa datang ke retret dan itu terjawab. Saat dimana aku menangis di akhir tahun 2012 ketika melihat ayat dan janji Tuhan untukku di awal 2012 digenapi.
Lalu saat dimana aku berlutut berdoa meminta bisa ikut sidang sarjana ketika tiga dosenku tidak mau menandatangani persyaratan sidangku dan di hari terakhir jadwal sidang di jurusanku aku bisa ikut sidang dengan luar biasa. Ditambah dengan pemberitaan tentang Isa Almasih di akhir sidangku.
Saat dimana aku berdoa untuk orang yang kusayangi dan hadirat Tuhan membuat iman ini berkata kalau segala sesuatu akan indah pada waktunya dan kemudian kesetiaan Tuhan bekerja dengan indahnya.
Saat dimana begitu banyak air mata mengalir di doa-doa keintiman yang tidak akan tergantikan dengan apapun juga. Lalu semua iman dan ide-ide gila dan kreatif yang timbul di kamar ini. Semua tarian, loncatan, lagu-lagu, klaim-klaim rohani yang sering terjadi di kamar ini.
Dan dalam sekejap semua kegalauan hatiku hari ini menghilang. Sudah sejak tahun 2008 aku di kamar ini dan belum pernah aku sesali semua momen indah yang kualami dengan Tuhan sampai hari ini. Dan yang pasti, semua kemenanganku terjadi di kamar ini. Ketika semua memori ini diputar kembali, iman ini berkata bahwa tidak ada yang mustahil dan aku akan tetap melanjutkan s2 ke eropa.
Kemenanganku bukan terjadi di aula timur itb, bsca, kampus telkom-atpk, sebuah rumah bernomor 49, rumahku di bekasi, kota jogyakarta, atau dimanapun juga. Tetapi kemenanganku terjadi di kamar ini. Tidak terhitung berapa liter air mata pernah mengalir di kamar ini, berapa “ton” sukacita jawaban doa di kamar ini, berapa “juta” pewahyuan dan suara Tuhan yang kudengar di kamar ini. Bagi orang hadirat Tuhan mungkin cuma ada di gereja dan tempat-tempat ibadah. Tetapi bagiku, tempat yang paling pekat dengan hadirat Tuhan adalah kamar tidurku (mungkin lebih tepat disebut kamar doaku).
Itu mengapa aku sering berkata pada rekan-rekan se-tim ku di helps (divisi soundsystem persekuanku), “Tuhan bisa dicari dimana-mana dan gampang didapat, tetapi soundsytem pelayanan ato gereja yang bagus itu sulit dicari”. Itu sering kuucapkan kalau datang ke satu ibadah dengan tujuan melihat dan mendengar kualitas soundsystemnya saja dan bukan mencari Tuhan sebagai objek utama. Hehe.. salah memang dan tolong jangan dipelintir. Tetapi itu cuma melukiskan betapa di kamar ini, aku mencari Tuhan dan Dia temukan aku. Bukan aku yang temukan Tuhan, tetapi Dia yang temukan aku di kamar kecil yang sangat jauh dari kesan mewah dan nyaman ini.
Karena kabar sukacita terbesar yang ada di jaman ini dan tidak diceritakan di jaman-jaman dahulu adalah bahwa Allah pencipta semesta ini memilih dan mau tinggal dalam hidupku, dan tidak cuma tinggal di dalam bangunan gereja.
Lalu kemudian keluar petikan khotbah yang sangat mengubah pola pikirku : “untuk apa jauh-jauh mencari Tuhan ke KKR dengan hamba Tuhan yang besar melayani, padahal Dia bisa kamu temui di kamarmu, bahkan di kamar mandimu saat engkau sedang buang air besar (maaf, tolong jangan dipelintir)”.
Senin, 15 Oktober 2012
Falling in love to You...
Ketika kegelapan malam mulai memekatkan mata, maka ini waktunya untuk berdua dengan pujaan hati di kamar ukuran 3,5 x 3 meter ini. rutinitas di kegelapan malam sebelum pergantian hari akan segera dimulai. Terpikir begitu banyak beban (meskipun kurang cocok disebut beban) yang harus dicurhatkan malam ini di depan Raja segala raja. Semua list yang akan diucapkan sudah terpikir dengan matang. Rasa lelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam pulang pergi demi sesuatu yang berlabel “pelebaran patok kemah” masih terasa di sekujur badan ini. mata minta ditutup lebih cepat. Tetapi apa daya, “beban” curhat begitu banyak malam ini dan harus diucapkan. Kalau bukan aku, siapa lagi ???
Teringat wajah-wajah adik-adik yang dibimbing, adik-adik yang “dikejar-kejar” demi hidupnya yang diubahkan Kristus, wajah rekan-rekan se-tim ku yang biasa kupanggil “power rangers”, kampus-kampus yang masih terlihat dengan jelas menganga “menantikan” pekerjaan iblis yang lebih dahsyat (yaa, pekerjaan iblis), kelanjutan studi di eropa yang kuimpikan, dan semua tanggung jawab yang lain. Yaaa, semua itu bisa membuatku galau sejenak (Cuma sejenak). dan sepertinya Tuhan sudah bersiap menerima “serangan” doaku malam ini. Dan sampai sesuatu terjadi…
Yang terutama di dalam hidup ini, meninggikan nama Yesus
Yang terutama di dalam hidup ini, meninggikan nama-Nya
Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus
Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus
Lagu lama terlintas di kepalaku saat gitar mulai dimainkan. Bagian reff membuat air mata ini tidak terbendung lagi. Sepertinya sudah lama aku tidak menyatakan cinta langsung dengan mulutku pada Yang Kuasa. Dan saat kuucapkan, terasa kasih yang sejati yang tidak pernah aku dapatkan dari seorang pun di dunia ini pun mengalir dengan derasnya menyentuh hati ini. sabtu lalu aku berbicara tentang kekristenan yang suam-suam kuku, dan memang aku sudah sadar 2 minggu lalu aku sedang berada dalam kekristenan suam-suam kuku. Minggu lalu aku mencoba berbalik ke cinta mula-mula yang membuatku berjanji menyerahkan sepenuhnya hidupku pada Tuhan. tetapi baru malam ini, kasih yang begitu lembut menyentuh kembali hatiku dengan luar biasa. Dan Roh Kudus memberi suatu jawaban yang anehnya membuatku harus “menelan kembali ludah” yang sudah aku keluarkan di bulan juli lalu…
Teringat aku berdiri di depan kira-kira 50 orang di suatu ruangan kelas. Berbicara tentang doa untuk calon-calon pekerja yang baru di persekutuan. Berulang-ulang aku katakan kalau doa adalah suatu hubungan intim dengan Bapa. Bukan Cuma prosesi “penembakan” Bapa oleh semua permohonanku. Dia bukanlah target penembakan permohonan kita saja. Dia pribadi seperti saya yang juga ingin diajak bercanda dan ngobrol santai. Kemudian teringatlah semua waktu-waktu doaku yang penuh dengan permohonan saja 2 minggu ini. dan semua berubah ketika ucapan jatuh cinta keluar dari mulutku... pada Bapa… bebanku memang banyak, tetapi bukankah Bapa lebih menginginkan aku ???
Kemudian aku membayangkan apa yang dialami oleh nabi Yesaya ketika melihat kemuliaan Tuhan. lalu rasul Yohanes yang melihat kemuliaan Tuhan di akhir jaman. Biarkan kita berimajinasi sedikit. Mungkin mereka melongo, terpesona, kagum, berkata bahwa diri mereka tidak layak melihat kemuliaan Tuhan karena dosa mereka, mulut mereka terkunci, tangan mereka gemetar, jantung mereka berdetak jauh lebih cepat dari yang biasanya, karena mereka melihat seperti apa Tuhan itu.. dan saya coba membayangkan apa yang terjadi jika saya melihat hal yang sama..
Mata saya tidak akan berkedip, jantung ini berdetak kencang, tangan dan kaki ini gemetar, mulut ini terdiam, air mata mulai keluar, pikiranku mulai berkata : “ini gila!!”. Dalam sekejap kecintaanku pada klub bola kesayanganku Inter Milan menghilang, wajah cantik wanita idolaku terasa basi, mimpi-mimpi besarku terasa sampah. Aku ingin mengejar pribadi ini. Dia jauh lebih cantik dari wanita itu, Dia jauh lebih menghibur dibanding permainan Inter Milan, Dia jauh lebih berharga daripada semua mimpi-mimpiku, Dia jauh lebih mempesona dibanding semua jawaban-jawaban doaku.. ohh, tidakkk!! Aku mau mengejar Dia!
S’perti rusa rindu sungai-Mu, jiwaku rindu Engkau, Kaulah Tuhan hasrat hatiku kurindu menyembah-Mu… Yesus, Yesus, Kau berarti bagiku, Yesus, Yesus, Kau segalanya bagiku…
Lebih baik satu hari dipelataran-Mu, daripada seribu hari ditempat lain, memuji-Mu, menyembah-Mu, Kau Allah yang hidup, dan menikmati semua kemurahan-Mu…
Seketika rasa cemburu mengalir di hati. Daud Cuma suku Yehuda dan tidak punya akses bersekutu dengan Tuhan di ruang Maha Kudus seperti imam lewi. Tetapi mazmur-mazmurnya mengokohkan Daud sebagai pribadi paling intim dengan Allah di sepanjang perjanjian lama. Mungkin kita berkata tidak tepat lagu “lebih baik satu hari di pelataran-Mu” di jaman kasih karunia seperti ini, dimana dengan darah Kristus kita beroleh akses langsung ke ruang Maha Kudus. Tetapi berapa banyak yang tetap pergunakan akses itu dengan intens sampai sekarang. ketika darah Yesus sudah membayar lunas tiket ke ruang Maha Kudus, maka seringkali kita sendiri yang tidak mau masuk, bahkan menyentuh pelataran saja tidak mau. Ohhh,, sia-sia darah Yesus tercurah buat kita selama ini…
Mencintai seseorang adalah pilihan…
Salib adalah arti cinta yang sesungguhnya. Cinta yang sangat sejati dipertontonkan disana. Disana terpaku Pribadi yang mau mati untuk orang yang sangat membenci-Nya dan untuk orang yang sudah melukai hati-Nya (dan ada kemungkinan besar akan tetap melukai hati-Nya sampai akhir hidup orang itu). Cinta yang sejati berdoa dan memaafkan musuh, cinta yang sejati tidak menyimpan kesalahan orang lain, cinta yang sejati tidak membalas kejahatan, cinta yang sejati percaya yang terbaik dari setiap orang…
Malam ini, aku bisa rasakan apa yang terjadi pada perumpamaan Yesus tentang anak yang terhilang. Motivasi anak itu mungkin cuma makanan di rumah bapaknya, bukan bapaknya. Tetapi ketika masih jauh, bapaknya langsung berlari dan memeluk anaknya. Dan menganggap seolah-olah tidak ada kesalahan pada anaknya. Kemudian sebuah lagu lama mengalir di kepalaku..
Di Dalam Kehampaan Malam, Terdengar Rintihku Yang Dalam, Hidupku Yang Semakin Kelam, Bagaikan kapal Ku Tenggelam,
Ku Bagai Anak Yang Terhilang, Yang Tak Tahu Arah Tujuan, Sampai Saat Mulai Ku Dengar, Suara Bapaku berkata…
Kembalilah, Anakku Sayang, Aku Rindu Kau Pulang, Di Sini Aku T'lah Menunggu, Ku Harap Engkau mendengarku,
Kembalilah, Anakku Sayang, Aku Rindu Kau Pulang, Di Rumah Telah Kusiapkan, Pesta Untukmu Yang 'Kan Datang, Pulang.... Pulang… Pulang…
Dua minggu ini mungkin aku datang pada Tuhan untuk melihat jawaban doa, bukan Tuhan sendiri. Dan malam ini semua berubah, ketika mulutku berkata “Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus”. Ketika aku mulai kembali pada Tuhan, maka terjadilah apa yang dikatakan Paulus : “… melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus”. Ketika seolah-olah aku yang berlari pada kasih Tuhan, tetapi ternyata kasih Tuhanlah yang berlari menangkap aku duluan. Ohhh,, kasih yang sejati itu telah menangkapku dengan sempurna…
Apakah Yesus Cuma sekedar pribadi yang menjawab doamu? Ataukah Dia Raja dalam hidupmu juga yang patut disembah? Kapan terakhir kali kita masuk ke ruang Maha Kudus dengan kekaguman? Dengan kusyuk dan perasaan terpesona akan kebesaran Tuhan. ataukah kita selalu masuk dengan kepala yang selalu terangkat dan langsung mengucapkan semua permohonan kita seolah-olah Dia jin peliharaan kita yang mampu dan harus mengabulkan semua permohon kita? Tidak sadarkah kita sedang berhadapan dengan siapa dalam doa? Raja segala Raja, Allah yang Maha Besar yang sudah ciptakan semesta ini (yang ujungnya saja belum manusia ketahui), Allah yang mampu dan berhak melakukan segala yang Dia inginkan. Siang ini ketika aku melihat sebuah clip tentang jaman kerajaan, maka tidak ada satupun bawahan raja yang tidak menunduk pada saat masuk pertama kali bertemu dengan raja. Maka kapan terakhir kali kita menunduk dan membungkuk pada Raja segala raja? Tuhan tidak bisa ditinggikan kecuali kita yang harus menundukkan badan dan merendahkan diri. Karena pada dasarnya, Dia Maha Tinggi dan Maha Besar.
Apa yang anda rasakan dan lakukan jika bertemu dengan artis idolamu? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan presiden di negaramu? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan wanita atau pria yang kau idamkan? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan orang yang sudah menyelamatkanmu dari hukuman mati yang sudah sepantasnya engkau terima?
Lakukan hal yang sama, bahkan jauh lebih baik dan hebat, kepada Yesus yang sudah kerjakan semua bagi kita…
Lihat, Yesus berdiri di pintu hatimu dan mengetoknya dan ingin masuk ke dalam. Dia ingin bersekutu intim denganmu. Bukan Cuma menjawab doamu…
Ohh, Yesus jauh lebih mempesonaaa… aku sedang (dan kembali) jatuh cinta.. ohhh…
Teringat wajah-wajah adik-adik yang dibimbing, adik-adik yang “dikejar-kejar” demi hidupnya yang diubahkan Kristus, wajah rekan-rekan se-tim ku yang biasa kupanggil “power rangers”, kampus-kampus yang masih terlihat dengan jelas menganga “menantikan” pekerjaan iblis yang lebih dahsyat (yaa, pekerjaan iblis), kelanjutan studi di eropa yang kuimpikan, dan semua tanggung jawab yang lain. Yaaa, semua itu bisa membuatku galau sejenak (Cuma sejenak). dan sepertinya Tuhan sudah bersiap menerima “serangan” doaku malam ini. Dan sampai sesuatu terjadi…
Yang terutama di dalam hidup ini, meninggikan nama Yesus
Yang terutama di dalam hidup ini, meninggikan nama-Nya
Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus
Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus
Lagu lama terlintas di kepalaku saat gitar mulai dimainkan. Bagian reff membuat air mata ini tidak terbendung lagi. Sepertinya sudah lama aku tidak menyatakan cinta langsung dengan mulutku pada Yang Kuasa. Dan saat kuucapkan, terasa kasih yang sejati yang tidak pernah aku dapatkan dari seorang pun di dunia ini pun mengalir dengan derasnya menyentuh hati ini. sabtu lalu aku berbicara tentang kekristenan yang suam-suam kuku, dan memang aku sudah sadar 2 minggu lalu aku sedang berada dalam kekristenan suam-suam kuku. Minggu lalu aku mencoba berbalik ke cinta mula-mula yang membuatku berjanji menyerahkan sepenuhnya hidupku pada Tuhan. tetapi baru malam ini, kasih yang begitu lembut menyentuh kembali hatiku dengan luar biasa. Dan Roh Kudus memberi suatu jawaban yang anehnya membuatku harus “menelan kembali ludah” yang sudah aku keluarkan di bulan juli lalu…
Teringat aku berdiri di depan kira-kira 50 orang di suatu ruangan kelas. Berbicara tentang doa untuk calon-calon pekerja yang baru di persekutuan. Berulang-ulang aku katakan kalau doa adalah suatu hubungan intim dengan Bapa. Bukan Cuma prosesi “penembakan” Bapa oleh semua permohonanku. Dia bukanlah target penembakan permohonan kita saja. Dia pribadi seperti saya yang juga ingin diajak bercanda dan ngobrol santai. Kemudian teringatlah semua waktu-waktu doaku yang penuh dengan permohonan saja 2 minggu ini. dan semua berubah ketika ucapan jatuh cinta keluar dari mulutku... pada Bapa… bebanku memang banyak, tetapi bukankah Bapa lebih menginginkan aku ???
Kemudian aku membayangkan apa yang dialami oleh nabi Yesaya ketika melihat kemuliaan Tuhan. lalu rasul Yohanes yang melihat kemuliaan Tuhan di akhir jaman. Biarkan kita berimajinasi sedikit. Mungkin mereka melongo, terpesona, kagum, berkata bahwa diri mereka tidak layak melihat kemuliaan Tuhan karena dosa mereka, mulut mereka terkunci, tangan mereka gemetar, jantung mereka berdetak jauh lebih cepat dari yang biasanya, karena mereka melihat seperti apa Tuhan itu.. dan saya coba membayangkan apa yang terjadi jika saya melihat hal yang sama..
Mata saya tidak akan berkedip, jantung ini berdetak kencang, tangan dan kaki ini gemetar, mulut ini terdiam, air mata mulai keluar, pikiranku mulai berkata : “ini gila!!”. Dalam sekejap kecintaanku pada klub bola kesayanganku Inter Milan menghilang, wajah cantik wanita idolaku terasa basi, mimpi-mimpi besarku terasa sampah. Aku ingin mengejar pribadi ini. Dia jauh lebih cantik dari wanita itu, Dia jauh lebih menghibur dibanding permainan Inter Milan, Dia jauh lebih berharga daripada semua mimpi-mimpiku, Dia jauh lebih mempesona dibanding semua jawaban-jawaban doaku.. ohh, tidakkk!! Aku mau mengejar Dia!
S’perti rusa rindu sungai-Mu, jiwaku rindu Engkau, Kaulah Tuhan hasrat hatiku kurindu menyembah-Mu… Yesus, Yesus, Kau berarti bagiku, Yesus, Yesus, Kau segalanya bagiku…
Lebih baik satu hari dipelataran-Mu, daripada seribu hari ditempat lain, memuji-Mu, menyembah-Mu, Kau Allah yang hidup, dan menikmati semua kemurahan-Mu…
Seketika rasa cemburu mengalir di hati. Daud Cuma suku Yehuda dan tidak punya akses bersekutu dengan Tuhan di ruang Maha Kudus seperti imam lewi. Tetapi mazmur-mazmurnya mengokohkan Daud sebagai pribadi paling intim dengan Allah di sepanjang perjanjian lama. Mungkin kita berkata tidak tepat lagu “lebih baik satu hari di pelataran-Mu” di jaman kasih karunia seperti ini, dimana dengan darah Kristus kita beroleh akses langsung ke ruang Maha Kudus. Tetapi berapa banyak yang tetap pergunakan akses itu dengan intens sampai sekarang. ketika darah Yesus sudah membayar lunas tiket ke ruang Maha Kudus, maka seringkali kita sendiri yang tidak mau masuk, bahkan menyentuh pelataran saja tidak mau. Ohhh,, sia-sia darah Yesus tercurah buat kita selama ini…
Mencintai seseorang adalah pilihan…
Salib adalah arti cinta yang sesungguhnya. Cinta yang sangat sejati dipertontonkan disana. Disana terpaku Pribadi yang mau mati untuk orang yang sangat membenci-Nya dan untuk orang yang sudah melukai hati-Nya (dan ada kemungkinan besar akan tetap melukai hati-Nya sampai akhir hidup orang itu). Cinta yang sejati berdoa dan memaafkan musuh, cinta yang sejati tidak menyimpan kesalahan orang lain, cinta yang sejati tidak membalas kejahatan, cinta yang sejati percaya yang terbaik dari setiap orang…
Malam ini, aku bisa rasakan apa yang terjadi pada perumpamaan Yesus tentang anak yang terhilang. Motivasi anak itu mungkin cuma makanan di rumah bapaknya, bukan bapaknya. Tetapi ketika masih jauh, bapaknya langsung berlari dan memeluk anaknya. Dan menganggap seolah-olah tidak ada kesalahan pada anaknya. Kemudian sebuah lagu lama mengalir di kepalaku..
Di Dalam Kehampaan Malam, Terdengar Rintihku Yang Dalam, Hidupku Yang Semakin Kelam, Bagaikan kapal Ku Tenggelam,
Ku Bagai Anak Yang Terhilang, Yang Tak Tahu Arah Tujuan, Sampai Saat Mulai Ku Dengar, Suara Bapaku berkata…
Kembalilah, Anakku Sayang, Aku Rindu Kau Pulang, Di Sini Aku T'lah Menunggu, Ku Harap Engkau mendengarku,
Kembalilah, Anakku Sayang, Aku Rindu Kau Pulang, Di Rumah Telah Kusiapkan, Pesta Untukmu Yang 'Kan Datang, Pulang.... Pulang… Pulang…
Dua minggu ini mungkin aku datang pada Tuhan untuk melihat jawaban doa, bukan Tuhan sendiri. Dan malam ini semua berubah, ketika mulutku berkata “Haleluya, haleluya, saya mau cinta Yesus”. Ketika aku mulai kembali pada Tuhan, maka terjadilah apa yang dikatakan Paulus : “… melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus”. Ketika seolah-olah aku yang berlari pada kasih Tuhan, tetapi ternyata kasih Tuhanlah yang berlari menangkap aku duluan. Ohhh,, kasih yang sejati itu telah menangkapku dengan sempurna…
Apakah Yesus Cuma sekedar pribadi yang menjawab doamu? Ataukah Dia Raja dalam hidupmu juga yang patut disembah? Kapan terakhir kali kita masuk ke ruang Maha Kudus dengan kekaguman? Dengan kusyuk dan perasaan terpesona akan kebesaran Tuhan. ataukah kita selalu masuk dengan kepala yang selalu terangkat dan langsung mengucapkan semua permohonan kita seolah-olah Dia jin peliharaan kita yang mampu dan harus mengabulkan semua permohon kita? Tidak sadarkah kita sedang berhadapan dengan siapa dalam doa? Raja segala Raja, Allah yang Maha Besar yang sudah ciptakan semesta ini (yang ujungnya saja belum manusia ketahui), Allah yang mampu dan berhak melakukan segala yang Dia inginkan. Siang ini ketika aku melihat sebuah clip tentang jaman kerajaan, maka tidak ada satupun bawahan raja yang tidak menunduk pada saat masuk pertama kali bertemu dengan raja. Maka kapan terakhir kali kita menunduk dan membungkuk pada Raja segala raja? Tuhan tidak bisa ditinggikan kecuali kita yang harus menundukkan badan dan merendahkan diri. Karena pada dasarnya, Dia Maha Tinggi dan Maha Besar.
Apa yang anda rasakan dan lakukan jika bertemu dengan artis idolamu? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan presiden di negaramu? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan wanita atau pria yang kau idamkan? Apa yang anda rasakan dan lakukan ketika bertemu dengan orang yang sudah menyelamatkanmu dari hukuman mati yang sudah sepantasnya engkau terima?
Lakukan hal yang sama, bahkan jauh lebih baik dan hebat, kepada Yesus yang sudah kerjakan semua bagi kita…
Lihat, Yesus berdiri di pintu hatimu dan mengetoknya dan ingin masuk ke dalam. Dia ingin bersekutu intim denganmu. Bukan Cuma menjawab doamu…
Ohh, Yesus jauh lebih mempesonaaa… aku sedang (dan kembali) jatuh cinta.. ohhh…
Rabu, 13 Juni 2012
sampai akhir hidupku...
Seperti biasa saat malam, sesaat sebelum pergantian hari: kamar dibereskan sejenak, berpikir apa lagi yang harus dikerjakan, dan secuil pikiran dan pekerjaan lain. Dan, yahh, semua sudah beres. Lalu kemudian rutinitas kegaduhan tiap malam akan kembali dijalankan. keluarkan gitar dari sarungnya dan mulai beraksi. Kamarku berada di lantai 2 rumah, dan hebatnya ada teras luas yang akan menyajikan pertunjukan angkasa di malam hari. Tapi tentunya adalah hal yang gila jika aku bermain gitar di udara luar. Apalagi badanku baru saja dipanggang oleh panasnya suhu badanku selama beberapa hari ini. Akhirnya lokasi “konser” tetap berjalan indoor seperti biasa.
Seperti “konserku” biasanya, lampu kumatikan, kacamata kulepas, hanya ada kelap-kelip nyala laptop dan mouse yang menemaniku. Mungkin ini alasan kenapa aku sangat begitu menyarankan kalau ibadah persekutuanku di kampus meniru konsep “konser” tiap malamku. Lebih terasa hikmat dan tenang, tentu juga lebih terasa romantis. Hehe..
Tidak ada lagu yang stagnan di setiap “konserku”. Ada bisa banyak lagu yang dapat kunyanyikan dan kumainkan. Flow in the spirit, inilah konsep lagu setiap konserku. Haha.. apa saja yang digerakkan yaa keluarkan.
Sesaat kunci gitar G kumainkan, penyembahan mulai dinaikkan. Belum ada lagu yang keluar dipikiran. Dan akhirnya sebuah lagu lama teringat..
Ya Tuhanku, aku hendak bermazmur bagi-Mu selama ku hidup
Ya Allahku, aku hendak bernyanyi bagi-Mu selagi ku ada
Begitu romantisnya lirik lagu ini, pikirku. Tiba-tiba Roh Kudus berkata dengan lembut, “adalah suatu kebahagiaan tak terkira, bisa setia sampai akhir”. Suasana mellow pun datang. Perkataan yang sederhana tetapi sangat berarti. Air mata pun hampir keluar.
Teringat semua pewahyuan dan pengalaman kelimpahan keuangan selama 2 tahun ini, dan aku Cuma bisa berkata : pewahyuan dan pengalaman ini pun bisa membuat aku jauh dari Tuhan. siapakah aku sehingga bisa bertahan terhadap uang? Teringat wajah wanita yang kuidamkan : apakah aku yakin kalau dia tidak membuatku jauh dari Tuhan? teringat posisi terhormat di bangsa-bangsa yang kuimani adalah panggilanku : apakah posisi dan jabatan tidak menggodaku untuk jauh dari Tuhan? lalu apa lagi? Maka sejuta godaan bisa membuatku rentan untuk jauh dari Tuhan.
Siapakah aku ini Tuhan? jadi biji mata-Mu?
Mengapa Dia mau memilih saya yang rentan jatuh? Mengapa Dia masih terus mempercayai saya yang sudah terbukti ratusan kali, atau bahkan ribuan kali, mengecewakan-Nya?
Dan akhirnya Roh Kudus pun menjawab : supaya Dia membuktikan kasih setia-Nya. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya, begitu pesan paulus pada timotius. Jika saya cukup kuat untuk bertahan sampai akhir, maka apalah arti kasih setia Tuhan? tetapi karena saya rentan jatuh maka bukankan kasih setia Tuhan begitu terasa berharga.
Suatu ketika petrus bertanya harus sampai berapa kalikah mengampuni orang yang bersalah pada kita? Maka Yesus berkata 70 kali 7 kali. Apa arti 7 menurut alkitab? 7 berarti sempurna. Artinya Yesus menyuruh kita (yang manusia) mengampuni seorang saudara kita yang sudah melakukan suatu dosa sempurna di mata kita sebanyak 70 kali. Itu standar manusia, tentu standar Tuhan lebih tinggi. Jika kita bertanya seberapa banyak Tuhan ampuni dosa sempurna saya? Maka Dia akan menjawab: sesempurna kamu melakukan dosa, sesempurna itu Aku mengampunimu. Sesering kamu berbuat dosa, sesering itu juga Aku ampuni dosamu. Sebab 7 kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali. Sesempurna itu kita jatuh, sesempurna itu kita bisa dan akan bangkit kembali.
Kemudian suatu bayangan masa depan terlintas di pikiran. Sesaat sebelum menghadap Sang Raja segala raja di kekekalan, semua keluarga besarku berada disekelilingku. Ada istriku yang juga sudah tua, anak-anakku, menantu-menantuku, cucu-cucuku, dan orang-orang yang dekat denganku. Kuceritakan semua kegagalan sempurna yang pernah kualami, dimana pada akhirnya kasih setia Tuhan menjadi pembeda. Bukan semua kebaikan dan kesuksesanku yang kuceritakan, tetapi semua kegagalanku. Supaya terbukti, Cuma karena kasih setia Tuhan orang super gagal sepertiku bisa berhasil.
Kemudian ada lagu ini yang terselip sesaat aku akan menutup mata untuk selama-lamanya di bumi :
Sampai memutih rambutku, Kau putuskan aku menutup usiaku,
ku kan s’lalu menyembah-Mu, Oh Yesus Tuhanku,
kumilik-Mu, s’lamanya bagi-Mu
Seperti “konserku” biasanya, lampu kumatikan, kacamata kulepas, hanya ada kelap-kelip nyala laptop dan mouse yang menemaniku. Mungkin ini alasan kenapa aku sangat begitu menyarankan kalau ibadah persekutuanku di kampus meniru konsep “konser” tiap malamku. Lebih terasa hikmat dan tenang, tentu juga lebih terasa romantis. Hehe..
Tidak ada lagu yang stagnan di setiap “konserku”. Ada bisa banyak lagu yang dapat kunyanyikan dan kumainkan. Flow in the spirit, inilah konsep lagu setiap konserku. Haha.. apa saja yang digerakkan yaa keluarkan.
Sesaat kunci gitar G kumainkan, penyembahan mulai dinaikkan. Belum ada lagu yang keluar dipikiran. Dan akhirnya sebuah lagu lama teringat..
Ya Tuhanku, aku hendak bermazmur bagi-Mu selama ku hidup
Ya Allahku, aku hendak bernyanyi bagi-Mu selagi ku ada
Begitu romantisnya lirik lagu ini, pikirku. Tiba-tiba Roh Kudus berkata dengan lembut, “adalah suatu kebahagiaan tak terkira, bisa setia sampai akhir”. Suasana mellow pun datang. Perkataan yang sederhana tetapi sangat berarti. Air mata pun hampir keluar.
Teringat semua pewahyuan dan pengalaman kelimpahan keuangan selama 2 tahun ini, dan aku Cuma bisa berkata : pewahyuan dan pengalaman ini pun bisa membuat aku jauh dari Tuhan. siapakah aku sehingga bisa bertahan terhadap uang? Teringat wajah wanita yang kuidamkan : apakah aku yakin kalau dia tidak membuatku jauh dari Tuhan? teringat posisi terhormat di bangsa-bangsa yang kuimani adalah panggilanku : apakah posisi dan jabatan tidak menggodaku untuk jauh dari Tuhan? lalu apa lagi? Maka sejuta godaan bisa membuatku rentan untuk jauh dari Tuhan.
Siapakah aku ini Tuhan? jadi biji mata-Mu?
Mengapa Dia mau memilih saya yang rentan jatuh? Mengapa Dia masih terus mempercayai saya yang sudah terbukti ratusan kali, atau bahkan ribuan kali, mengecewakan-Nya?
Dan akhirnya Roh Kudus pun menjawab : supaya Dia membuktikan kasih setia-Nya. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya, begitu pesan paulus pada timotius. Jika saya cukup kuat untuk bertahan sampai akhir, maka apalah arti kasih setia Tuhan? tetapi karena saya rentan jatuh maka bukankan kasih setia Tuhan begitu terasa berharga.
Suatu ketika petrus bertanya harus sampai berapa kalikah mengampuni orang yang bersalah pada kita? Maka Yesus berkata 70 kali 7 kali. Apa arti 7 menurut alkitab? 7 berarti sempurna. Artinya Yesus menyuruh kita (yang manusia) mengampuni seorang saudara kita yang sudah melakukan suatu dosa sempurna di mata kita sebanyak 70 kali. Itu standar manusia, tentu standar Tuhan lebih tinggi. Jika kita bertanya seberapa banyak Tuhan ampuni dosa sempurna saya? Maka Dia akan menjawab: sesempurna kamu melakukan dosa, sesempurna itu Aku mengampunimu. Sesering kamu berbuat dosa, sesering itu juga Aku ampuni dosamu. Sebab 7 kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali. Sesempurna itu kita jatuh, sesempurna itu kita bisa dan akan bangkit kembali.
Kemudian suatu bayangan masa depan terlintas di pikiran. Sesaat sebelum menghadap Sang Raja segala raja di kekekalan, semua keluarga besarku berada disekelilingku. Ada istriku yang juga sudah tua, anak-anakku, menantu-menantuku, cucu-cucuku, dan orang-orang yang dekat denganku. Kuceritakan semua kegagalan sempurna yang pernah kualami, dimana pada akhirnya kasih setia Tuhan menjadi pembeda. Bukan semua kebaikan dan kesuksesanku yang kuceritakan, tetapi semua kegagalanku. Supaya terbukti, Cuma karena kasih setia Tuhan orang super gagal sepertiku bisa berhasil.
Kemudian ada lagu ini yang terselip sesaat aku akan menutup mata untuk selama-lamanya di bumi :
Sampai memutih rambutku, Kau putuskan aku menutup usiaku,
ku kan s’lalu menyembah-Mu, Oh Yesus Tuhanku,
kumilik-Mu, s’lamanya bagi-Mu
Kamis, 02 Juli 2009
Kondisi rohaniku beberapa waktu belakangan ini.

Dalam kurun waktu 2 bulan ini, Tuhan seperti menaruh banyak cobaan dalam kehidupanku. Mulai dari papaku yang harus memakai cincin di pembuluh darahnya sehingga memakan biaya yang tidak sedikit, lalu nilai kuliahku yang menurun dibanding semester sebelumya, adikku ikut tes di berbagai kampus dan secara ajaib dia tidak lulus satupun padahal dia sangat yakin dapat mengerjakan semua soalnya, lalu salah satu abang sekolahku yang sangat aku kasihi harus berjuang meregang nyawa sampai saat ini, juga satu adik sekolahku yang sangat dekat denganku dimana aku sangat bangga padanya dan harapanku sangat tinggi padanya gagal meraih impiannya dimana impiannya itu adalah harapan terbesarku padanya, lalu aku harus menghadapi problema mengenai kepanitiaan pmb, dan beberapa anggota keluargaku harus menderita penyakit. Entah apa yang terjadi dalam 2 bulan ini. aku mendapati banyak cobaan terjadi padaku dan pada orang-orang dekat yang ada di sekitarku.
Aku berusaha berdiam dekat Bapa dan mencari jawaban. Tapi harus kuakui kualitas kehidupan rohaniku beberapa waktu ini sedikit menurun. Ya memang masih saat teduh dan membaca alkitab secara rutin, tapi kualitasnya tidak sebaik waktu aku sedang menjalani kuliah (sekarang lagi libur kuliah). Kondisi rumah membuat aku serasa berada di dunia yang berbeda. Aku terlalu banyak bermain, menonton, dan melakukan aktivitas lainnya yang pada intinya membuat aku serasa “capai” ketika harus berdoa dan membaca Firman. Hasratku membaca Firman seperti kurang greget.
Sampai pada suatu titik aku baru sadar bahwa aku kurang “memakai” jasa Roh Kudus dalam kehidupanku beberapa waktu belakangan ini. kondisi rumah membuat aku melupakan satu pribadi yang sangat dekat denganku. Aku baru sadar aku sangat jarang menggunakan bahasa lidah saat berdoa dan saat teduh sejak ada di rumah. Aku hanya menggunakan bahasa lidah saat ibadah minggu dan saat mendoakan abangku yang sedang sakit itu. juga beberapa kali saat merenungkan Firman. Tapi jika dilihat dari kuantitas dibanding saat di bandung, sangat kontras. Setiap hari aku berbahasa lidah dan menaikkan pujian pada Bapa di Bandung. entah waktu saat teduh, saat belajar, naik motor, dan aktivitas lainnya. Aku sadar aku salah dan minta ampun pada Roh Kudus karena telah “menduakan-Nya”. Aku baru ingat bahwa Benny Hinn dalam bukunya selamat pagi, Roh Kudus mengatakan bahwa kualitas kehidupan rohaninya menjadi luar biasa saat dia mengundang Roh Kudus ikut serta saat dia sedang berdoa dan membaca Firman. Firman itu terasa hidup saat dibaca. Ya, itu yang selama ini aku lakukan di Bandung dan jarang aku lakukan sejak aku pulang ke rumah.
Hmm! Aku ingat kembali aku harus mengundang Roh Kudus bekerja sama saat merenungkan Firman Tuhan. Aku mulai melakukannya beberapa hari yang lalu dan efeknya dahsyat. Banyak hal Tuhan bukakan dalam beberapa waktu belakangan ini. dan aku sadar itu kerjaan Roh Kudus. Panitia KORPS dari SION menugaskan untuk menulis pewahyuan yang didapat dari perjanjian baru dan yesaya pada para peserta KORPS termasuk aku. Dan puji Tuhan, sekarang aku mulai bisa mengerjakannya. Memang sudah ada beberapa pewahyuan yang sudah jadi, tapi aku sempat vakum sekitar 2 minggu karena kehidupan rohaniku menurun. Dan sekali lagi puji Tuhan, sekarang aku sudah mulai bisa menulisnya lagi. Dan beberapa aku sharingkan disini. Thanks Holy Spirit! GO GET GLORY!
Gogetglory.blogspot.com
Selasa, 02 Juni 2009
cinta memang hebat! (senin, 1 juni 2009)
Hari ini aku bersama-teman-temanku bermain futsal bersama. Kami kalau tidak salah ada 14 orang. Kami bermain mulai pukul 10.30 pagi. Padahal kami biasanya kalau bermain futsal sekitar jam 8 pagi. Karena sudah menjelang siang, maka udaranya sangat panas. Aku seperti berada di padang gurun rasanya. Makanya dari awal aku bermain dengan tidak bersemangat. Apalagi ditambah aku belum makan pagi karena terlambat bangun. Semua terasa nyambung. Tapi berhubung aku sudah berjanji pada diri sendiri untuk rajin olahraga selama masa libur, maka aku paksa untuk terus bermain. Tapi yang membuat aku merasa hari ini terasa “geli” bukan soal main futsal itu. Melainkan peristiwa yang terjadi pada malam harinya.
Sore sekitar pukul 3 aku menuju tempat temanku. Aku disana bermain-main sejenak. Sekitar pukul 7 malam, salah satu tulangku (paman / om versi orang batak) menelepon minta bantuan. Dia bertanya apakah aku punya kenalan atau teman orang batak di sekitar tubagus ismail. Aku bingung. Dalam rangka apa tulangku bertanya seperti itu. Apalagi minta nomor teleponnya segala. Setahuku aku tidak punya teman orang batak yang ada di tubagus ismail. Dia lalu minta ketemu di komples kampus ITHB dan saat menelepon tadi, ia sedang dalam perjalanan kesana. Aku pun beranjak dari tempat temanku menuju ITHB.
Disana kami bertemu. Dia lalu menjelaskan secara detil apa yang sebenarnya terjadi. Jadi alkisah ada (seperti kisah dongeng) satu anak cewek orang batak yang sekolah di Jakarta. Dia sebenarnya bermukim di Siantar. Tetapi karena melanjutkan sekolah di bangku kuliah, ia tinggal di Jakarta dan tinggal bersama saudaranya (seperti aku aja yaa!). lalu dia ketemu sama satu cowok yang kuliah di bandung dan akhirnya jatuh cinta sama cowok itu. Aku gak dijelaskan secara detil tentang hubungan mereka sama tulangku, yang jelas nih cewek uda kabur beberapa kali dari rumah saudaranya dan tinggal di rumah teman ceweknya di bandung hanya untuk bisa ketemu sama cowoknya ini. trus gak ada info tentang temen ceweknya ini, baik alamat jelasnya, kampusnya, bahkan nama lengkapnya juga gak ada, ataupun teleponnya. Hanya info kalau alamatnya di tubagus ismail. tapi dia biasanya langsung beri kabar kalau dia lagi di bandung. Tapi kali ini situasinya berbeda. Tuh cewek kabur tanpa pemberitahuan. Lalu semua bajunya dibawa pergi. Gak kasih kabar apa-apa lagi. Padahal bapaknya baru saja terserang stroke di siantar. Akibatnya, setelah mendengar kabar ini, bapaknya jadi tambah sakit lagi di siantar. Sangat ironis!!! Aku sedang mencari orang tanpa info yang jelas. Kalau di TV, apa yang aku lakukan ini seperti acara “termehek-mehek” di trans tv (keren gak tuh?!) . Bahkan lebih sulit lagi karena gak ada info yang jelas.
Lalu ada kabar bahwa teman ceweknya ini tinggal di tubagus ismail. Sama-sama anak siantar juga lah (mungkin masuk golongan “siantar woman”). Jadi itu maksud tulangku bertanya apakah aku punya teman orang batak di tubagus ismail. Aku langsung bilang gak ada. Tulangku jadi bingung. Lalu akhirnya aku ajak tulangku ke kompleks kost-an yang ada satpamnya. Lalu kami kesana dan bertanya apakah ada di kompleks kost-an ini orang batak. Satpamnya langsung bilang gak ada. Tambah runyam juga lagi. Lalu kemudian ada telepon masuk ke HP teman tulangku yang menginformasikan bahwa ada kabar nih cewek ada di tempat lain. Mereka pun pergi ke daerah itu dan aku kembali ke tempat temanku.
Aku jujur aja agak geli dengar keadaan ini. masa tuh cewek berani kabur padahal bapaknya masih sakit stroke. Dia lebih mentingin cowoknya daripada bapaknya sendiri. memang sih banyak kabar sejenis ini yang pernah aku dengar. Tapi kalau terlibat di dalamnya baru sekarang. dunia memang makin ngawur! Trus aku juga mikir, ayat alkitab apa yaa yang cocok tentang hal ini??? (hihihi…! Anak kuliah emang pintar menghubung-hubungkan segala sesuatu) akhirnya aku dapat ayat yang bagus.
Kid 8:6-7a :Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
Memang kekuatan cinta gak ada tandingannya. Bayangkan jika tuh cewek memiliki rasa cinta yang besar pada Tuhan. Maka dia akan rela juga melakukan apa saja asalkan bisa bertemu sama Tuhan. Aku berdoa minimal memiliki rasa cinta pada Tuhan sebesar rasa cinta nih cewek sama cowoknya. Sampai-sampai berani kabur segala dan melupakan ortunya yang sakit. Sekali lagi aku diyakinkan dengan kekuatan cinta yang begitu besar. Cinta memang karunia yang luar biasa yang Tuhan berikan pada kita. Dan karena cinta-Nya juga pada kita, Dia rela mati untuk kita. So amazing!
“dan jika aku berdiri tegak sampai hari ini, bukan karena kuat dan hebatku. Semua karena cinta, semua karena cinta, tak mampu diriku dapat berdiri tegap. Terima kasih cinta.”
Gogetglory.blogspot.com
Sore sekitar pukul 3 aku menuju tempat temanku. Aku disana bermain-main sejenak. Sekitar pukul 7 malam, salah satu tulangku (paman / om versi orang batak) menelepon minta bantuan. Dia bertanya apakah aku punya kenalan atau teman orang batak di sekitar tubagus ismail. Aku bingung. Dalam rangka apa tulangku bertanya seperti itu. Apalagi minta nomor teleponnya segala. Setahuku aku tidak punya teman orang batak yang ada di tubagus ismail. Dia lalu minta ketemu di komples kampus ITHB dan saat menelepon tadi, ia sedang dalam perjalanan kesana. Aku pun beranjak dari tempat temanku menuju ITHB.
Disana kami bertemu. Dia lalu menjelaskan secara detil apa yang sebenarnya terjadi. Jadi alkisah ada (seperti kisah dongeng) satu anak cewek orang batak yang sekolah di Jakarta. Dia sebenarnya bermukim di Siantar. Tetapi karena melanjutkan sekolah di bangku kuliah, ia tinggal di Jakarta dan tinggal bersama saudaranya (seperti aku aja yaa!). lalu dia ketemu sama satu cowok yang kuliah di bandung dan akhirnya jatuh cinta sama cowok itu. Aku gak dijelaskan secara detil tentang hubungan mereka sama tulangku, yang jelas nih cewek uda kabur beberapa kali dari rumah saudaranya dan tinggal di rumah teman ceweknya di bandung hanya untuk bisa ketemu sama cowoknya ini. trus gak ada info tentang temen ceweknya ini, baik alamat jelasnya, kampusnya, bahkan nama lengkapnya juga gak ada, ataupun teleponnya. Hanya info kalau alamatnya di tubagus ismail. tapi dia biasanya langsung beri kabar kalau dia lagi di bandung. Tapi kali ini situasinya berbeda. Tuh cewek kabur tanpa pemberitahuan. Lalu semua bajunya dibawa pergi. Gak kasih kabar apa-apa lagi. Padahal bapaknya baru saja terserang stroke di siantar. Akibatnya, setelah mendengar kabar ini, bapaknya jadi tambah sakit lagi di siantar. Sangat ironis!!! Aku sedang mencari orang tanpa info yang jelas. Kalau di TV, apa yang aku lakukan ini seperti acara “termehek-mehek” di trans tv (keren gak tuh?!) . Bahkan lebih sulit lagi karena gak ada info yang jelas.
Lalu ada kabar bahwa teman ceweknya ini tinggal di tubagus ismail. Sama-sama anak siantar juga lah (mungkin masuk golongan “siantar woman”). Jadi itu maksud tulangku bertanya apakah aku punya teman orang batak di tubagus ismail. Aku langsung bilang gak ada. Tulangku jadi bingung. Lalu akhirnya aku ajak tulangku ke kompleks kost-an yang ada satpamnya. Lalu kami kesana dan bertanya apakah ada di kompleks kost-an ini orang batak. Satpamnya langsung bilang gak ada. Tambah runyam juga lagi. Lalu kemudian ada telepon masuk ke HP teman tulangku yang menginformasikan bahwa ada kabar nih cewek ada di tempat lain. Mereka pun pergi ke daerah itu dan aku kembali ke tempat temanku.
Aku jujur aja agak geli dengar keadaan ini. masa tuh cewek berani kabur padahal bapaknya masih sakit stroke. Dia lebih mentingin cowoknya daripada bapaknya sendiri. memang sih banyak kabar sejenis ini yang pernah aku dengar. Tapi kalau terlibat di dalamnya baru sekarang. dunia memang makin ngawur! Trus aku juga mikir, ayat alkitab apa yaa yang cocok tentang hal ini??? (hihihi…! Anak kuliah emang pintar menghubung-hubungkan segala sesuatu) akhirnya aku dapat ayat yang bagus.
Kid 8:6-7a :Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
Memang kekuatan cinta gak ada tandingannya. Bayangkan jika tuh cewek memiliki rasa cinta yang besar pada Tuhan. Maka dia akan rela juga melakukan apa saja asalkan bisa bertemu sama Tuhan. Aku berdoa minimal memiliki rasa cinta pada Tuhan sebesar rasa cinta nih cewek sama cowoknya. Sampai-sampai berani kabur segala dan melupakan ortunya yang sakit. Sekali lagi aku diyakinkan dengan kekuatan cinta yang begitu besar. Cinta memang karunia yang luar biasa yang Tuhan berikan pada kita. Dan karena cinta-Nya juga pada kita, Dia rela mati untuk kita. So amazing!
“dan jika aku berdiri tegak sampai hari ini, bukan karena kuat dan hebatku. Semua karena cinta, semua karena cinta, tak mampu diriku dapat berdiri tegap. Terima kasih cinta.”
Gogetglory.blogspot.com
Minggu, 24 Mei 2009
Bingung
Sabtu (23 mei 2009) malam sekitar pukul 20.00 aku pergi ke tempat temanku. Sebut saja “A”. Aku beristirahat disana sebentar sebelum melakukan kegiatan lainnya. Dia adalah salah satu sahabat terbaik yang aku punya. Karena aku sangat percaya padanya, maka aku mengajak dia bergabung denganku dalam suatu kegiatan yang aku ikuti. Awalnya dia tidak mau, karena dia memiliki keinginan lain yang menurutnya penting. Dan baginya jika ia bergabung denganku di kegiatan itu, keinginannya itu akan terganggu. Praise the Lord! Dia mau bergabung juga. Waktu itu saat aku datang dia sedang tidak berada di tempatnya. Dia sedang melakukan kegiatan lain di luar. Tapi dia sudah memberikan kunci tempatnya padaku, itu mungkin salah satu bukti kepercayaannya padaku. Dia datang dan membawa satu kabar yang sebenarnya tidak aku harapkan. Misalnya aku beri nama “kabar X”. kabar X ini berhubungan dengan kegiatan yang aku dan A ikuti.
Aku dulu pernah menduga bahwa kabar X ini akan terjadi. Tetapi seiring berjalannya waktu, aku dengan sangat yakin mengatakan bahwa kabar X ini tidak akan terjadi. Aku bertanya pada orang yang bertanggung jawab mengenai kabar X ini, dan ia bilang bahwa kabar X ini tidak benar. Aku juga bertanya pada beberapa orang mengenai kabar X ini dan mereka mengatakan bahwa kabar X ini tidak terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Aku semakin yakin kabar X ini tidak akan terjadi. Awalnya dulu saat menduga kabar X ini akan terjadi, aku bilang pada beberapa orang bahwa aku akan menerimanya dengan hati ikhlas. Tetapi saat kemarin aku mendengarnya bahwa kabar X ini betul, aku menjadi bingung. Banyak hal yang harus aku lepaskan jika kabar X ini terjadi.
Aku punya satu orang lagi yang sangat dekat denganku. Aku juga sangat mempercayainya. Sebut saja “B”. B adalah orang yang aku banggakan. Aku kenal B kurang lebih baru setahun. Tapi dalam setahun ini, dia memposisikan diri sebagai seorang yang sangat perhatian terhadap diriku. Bagiku dia adalah salah satu “hero” kebangganku, tapi tentunya Tuhan adalah “hero” yang utama. B adalah orang yang sangat aku usahakan agar aku bisa melakukan semua yang dimintanya. Itu semua karena aku tidak akan lama bersama dia lagi. Aku mengusahakan diriku berada dalam jalur yang tepat sehingga bisa melakukan semua yang B mimpikan dariku. Aku juga tentu berdoa agar aku bisa menepati apa yang dimintanya dariku. Aku berjanji dalam diriku, bahwa aku akan menepati semua yang B minta dariku. Dan aku berjanji saat mungkin B akan pergi, aku sudah bisa menepati sebagian yang dimintanya dariku. Aku percaya bahwa aku bisa menepatinya. Bahkan aku sudah berdoa pada Tuhan agar aku bisa menepatinya. Bahkan salah seorang kakakku pernah berkata bahwa aku bisa menepati janjiku pada B tersebut. Dia pernah berdoa untukku agar aku bisa menepati janjiku pada B tersebut.
Saat aku merasa diriku berada di jalur yang tepat untuk menepati janjiku pada B tersebut, kabar X itu pun datang. Jika kabar X ini terjadi, maka janjiku untuk bisa melaksanakan sebagian permintaan B padaku sebelum dia pergi akan sangat sulit untuk tercapai. Itu jadi suatu masalah tersendiri bagiku. Aku berada dalam suatu kondisi yang sangat tidak aku harapkan. Mungkin bagi beberapa orang, ini masalah yang sepele. Tapi aku tipe orang sangat setia pada orang yang dekat denganku. Aku berusaha menepati apa yang mereka minta. Beberapa kali aku harus membayar harga untuk menepatinya. Tapi akhirnya aku senang juga. karena aku punya prinsip, bukan suatu kebetulan mereka Tuhan taruh sebagai orang yang dekat denganku. “penempatan” mereka itu berarti suatu kepercayaan Tuhan padaku bahwa aku harus mampu “memperhatikan” mereka dengan baik. Karena aku sudah mendapat janji Tuhan 2 kali bahwa aku akan bergaul dengan orang-orang hebat di dunia, maka aku belajar memperhatikan orang-orang yang berada disekitarku sekarang ini. Aku tidak mau janji itu tidak tergenapi karena aku tidak memperhatikan orang-orang dekat yang ada disekitarku.
Aku menjadi bingung. Salah seorang yang aku teladani pun pernah berkata bahwa akan sangat sulit menepati janjiku pada B ini jika kabar X ini betul terjadi. Aku juga mempunyai satu mimpi lainnya yang tidak kalah utama menurut diriku. Aku berdoa pada Tuhan agar mimpiku itu tercapai. Dan ternyata Tuhan membuat aku berada di posisi yang sangat tepat menurutku untuk menepati mimpiku itu. Aku bersyukur dia membuat aku berada di jalur yang tepat tersebut. Aku seperti berada di setengah perjalanan untuk menepati mimpiku tersebut. Aku lalu diberi suatu kepercayaan oleh orang yang sudah sangat aku kenal baik. Sebut saja “C”. C walaupun baru aku kenal, dia sudah mengenal aku dengan baik. Dia sudah lumayan mengerti mendeskripsikan seorang Daniel seperti apa. aku pernah bilang pada C bahwa aku akan melakukan kepercayaan yang sudah dia percayakan padaku tersebut dengan baik. Itu aku katakan karena aku merasa berada dalam jalur untuk menepati mimpiku tersebut setelah C memberi kepercayaan tersebut padaku. C adalah orang yang bertanggung jawab menentukan kabar X ini. Dan aku pernah mendengar bahwa kabar X ini tidak betul darinya. Tetapi sabtu kemarin saat diberitahukan bahwa kabar X ini betul, C ada disana saat temanku A ini mendengar kabar X tersebut. Itu secara tidak langsung mengatakan bahwa C setuju mengenai kabar X ini. Aku sama sekali tidak mempersalahkan C akan masalah ini. Aku diajari selama kurang lebih 3 tahun untuk taat pada otoritas yang diatasku bagaimana pun kekurangannya dan itu aku terapkan dengan baik sampai saat ini (puji Tuhan!), dan tentunya sampai kabar X ini benar.
Ada niatku untuk memposisikan diriku lari terhadap kepercayaan C padaku ini. Jadi tidak apa-apa kabar X ini terjadi, tetapi aku lari dari tanggung jawab yang aku punya. aku memilih untuk menepati janjiku pada B dan melepas kepercayaan C padaku sekaligus melepas mimpiku tersebut. Itu karena aku sangat tidak mau tidak menepati sebagian janjiku pada B sebelum dia pergi. Tapi aku juga tahu bahwa kepercayaan adalah sesuatu yang sangat mahal sekarang ini. aku tidak mau orang lain merasakan sesuatu yang negatif setelah aku melepas kepercayaan ini. aku tidak mau orang yang dekat denganku tidak diberi kepercayaan akan sesuatu lagi akibat aku melepas kepercayaan C padaku ini. tapi aku juga ingin menepati janjiku pada B. aku jujur sangat bingung!
Kabar baiknya, sahabatku A ini mengatakan dia akan melepas keinginannya semula dan memilih tetap bersamaku dan membantuku menjalani kepercayaan C padaku. Praise the Lord! Tuhan memberikan seorang sahabat yang rela melepas keinginannya semula yang menurut aku juga penting hanya demi menjalankan kepercayaan C padaku. Aku dikuatkan dengan perkataan A padaku tersebut. Memang aku butuh orang yang bisa aku percayai untuk menjalankan kepercayaan C padaku. A juga mengajak salah satu teman baik kami berdua untuk bergabung bersama. aku bersyukur punya partner yang bisa aku percayai dan aku percaya pada integritas mereka. Karena aku sudah sangat kenal baik siapa mereka.
Hari minggu aku bertemu dengan orang yang bisa mengarahkanku untuk menjalankan kepercayaan C padaku. Kami cerita banyak. Dan tampaknya aku berada di jalur yang tepat untuk menjalankan kepercayaan C padaku sekaligus menepati mimpiku tersebut. Tapi jujur, aku sekarang sebenarnya tidak mau ada di jalur ini. jika boleh memilih, aku akan melepas jalur ini dan memilih jalur untuk menepati janjiku pada B. Kabar X ini tanpa aku sadari membuat aku kelihatan tidak bersemangat. Lalu aku bertemu dengan salah seorang abang yang sudah mengenal aku dengan baik. Dia lalu berkata bahwa aku kelihatan tidak bersemangat hari ini. Dia bertanya apakah aku punya masalah dan aku jawab tidak. Aku saat itu merasa bahwa aku bisa mengatasi masalah ini sendiri. tetapi kemudian aku sadar aku kesulitan mengatasi dilema dan kebingunganku ini. aku harus memilih diantara 2 jalur yang sama-sama penting. Jalur 1 adalah menepati janjiku pada B dan melepas kepercayaan C padaku dan juga melepas mimpiku. Atau jalur 2 melaksanakan kepercayaan C dan mendapat mimpiku tetapi akan sangat sulit menepati janjiku pada B. Awalnya aku merasa bisa melaksanakan 2 jalur sekaligus. Tetapi kabar X ini membuat aku harus memilih 1 dan melepas lainnya. Minggu malam pikiran ini merasuk dengan sangat dalam. Aku belajar tetapi tetap saja tidak bisa melepas pikiranku tentang hal ini. Aku serasa ingin berteriak keras-keras atau menangis untuk melepas pikiranku ini. Aku tidak mau kehilangan salah satu dari itu.
Aku terus merenung harus memilih yang mana. Aku juga berdoa agar diberi hikmat harus memilih yang mana. Hmm, aku terpikir kira-kira apa yang akan dikatakan raja salomo jika mendengar masalahku ini. sekarang aku hanya bisa berdoa dan berharap diberikan hikmat oleh “pribadi” “yang lebih berhikmat” dari raja salomo yaitu Roh Kudus. Aku minta diberi keteguhan hati harus menempuh jalur yang mana. Jika aku harus menempuh jalur yang satu, maka aku minta Roh Kudus memberi hati yang legowo padaku melepas jalur lainnya disertai hati yang setia dan integritas untuk menempuh jalur yang sudah aku pilih tersebut. Aku saat ini masih bingung harus memilih yang mana. But I know, this is the best time to show my faith in God! GO GET GLORY!
Gogetglory.blogspot.com
Aku dulu pernah menduga bahwa kabar X ini akan terjadi. Tetapi seiring berjalannya waktu, aku dengan sangat yakin mengatakan bahwa kabar X ini tidak akan terjadi. Aku bertanya pada orang yang bertanggung jawab mengenai kabar X ini, dan ia bilang bahwa kabar X ini tidak benar. Aku juga bertanya pada beberapa orang mengenai kabar X ini dan mereka mengatakan bahwa kabar X ini tidak terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Aku semakin yakin kabar X ini tidak akan terjadi. Awalnya dulu saat menduga kabar X ini akan terjadi, aku bilang pada beberapa orang bahwa aku akan menerimanya dengan hati ikhlas. Tetapi saat kemarin aku mendengarnya bahwa kabar X ini betul, aku menjadi bingung. Banyak hal yang harus aku lepaskan jika kabar X ini terjadi.
Aku punya satu orang lagi yang sangat dekat denganku. Aku juga sangat mempercayainya. Sebut saja “B”. B adalah orang yang aku banggakan. Aku kenal B kurang lebih baru setahun. Tapi dalam setahun ini, dia memposisikan diri sebagai seorang yang sangat perhatian terhadap diriku. Bagiku dia adalah salah satu “hero” kebangganku, tapi tentunya Tuhan adalah “hero” yang utama. B adalah orang yang sangat aku usahakan agar aku bisa melakukan semua yang dimintanya. Itu semua karena aku tidak akan lama bersama dia lagi. Aku mengusahakan diriku berada dalam jalur yang tepat sehingga bisa melakukan semua yang B mimpikan dariku. Aku juga tentu berdoa agar aku bisa menepati apa yang dimintanya dariku. Aku berjanji dalam diriku, bahwa aku akan menepati semua yang B minta dariku. Dan aku berjanji saat mungkin B akan pergi, aku sudah bisa menepati sebagian yang dimintanya dariku. Aku percaya bahwa aku bisa menepatinya. Bahkan aku sudah berdoa pada Tuhan agar aku bisa menepatinya. Bahkan salah seorang kakakku pernah berkata bahwa aku bisa menepati janjiku pada B tersebut. Dia pernah berdoa untukku agar aku bisa menepati janjiku pada B tersebut.
Saat aku merasa diriku berada di jalur yang tepat untuk menepati janjiku pada B tersebut, kabar X itu pun datang. Jika kabar X ini terjadi, maka janjiku untuk bisa melaksanakan sebagian permintaan B padaku sebelum dia pergi akan sangat sulit untuk tercapai. Itu jadi suatu masalah tersendiri bagiku. Aku berada dalam suatu kondisi yang sangat tidak aku harapkan. Mungkin bagi beberapa orang, ini masalah yang sepele. Tapi aku tipe orang sangat setia pada orang yang dekat denganku. Aku berusaha menepati apa yang mereka minta. Beberapa kali aku harus membayar harga untuk menepatinya. Tapi akhirnya aku senang juga. karena aku punya prinsip, bukan suatu kebetulan mereka Tuhan taruh sebagai orang yang dekat denganku. “penempatan” mereka itu berarti suatu kepercayaan Tuhan padaku bahwa aku harus mampu “memperhatikan” mereka dengan baik. Karena aku sudah mendapat janji Tuhan 2 kali bahwa aku akan bergaul dengan orang-orang hebat di dunia, maka aku belajar memperhatikan orang-orang yang berada disekitarku sekarang ini. Aku tidak mau janji itu tidak tergenapi karena aku tidak memperhatikan orang-orang dekat yang ada disekitarku.
Aku menjadi bingung. Salah seorang yang aku teladani pun pernah berkata bahwa akan sangat sulit menepati janjiku pada B ini jika kabar X ini betul terjadi. Aku juga mempunyai satu mimpi lainnya yang tidak kalah utama menurut diriku. Aku berdoa pada Tuhan agar mimpiku itu tercapai. Dan ternyata Tuhan membuat aku berada di posisi yang sangat tepat menurutku untuk menepati mimpiku itu. Aku bersyukur dia membuat aku berada di jalur yang tepat tersebut. Aku seperti berada di setengah perjalanan untuk menepati mimpiku tersebut. Aku lalu diberi suatu kepercayaan oleh orang yang sudah sangat aku kenal baik. Sebut saja “C”. C walaupun baru aku kenal, dia sudah mengenal aku dengan baik. Dia sudah lumayan mengerti mendeskripsikan seorang Daniel seperti apa. aku pernah bilang pada C bahwa aku akan melakukan kepercayaan yang sudah dia percayakan padaku tersebut dengan baik. Itu aku katakan karena aku merasa berada dalam jalur untuk menepati mimpiku tersebut setelah C memberi kepercayaan tersebut padaku. C adalah orang yang bertanggung jawab menentukan kabar X ini. Dan aku pernah mendengar bahwa kabar X ini tidak betul darinya. Tetapi sabtu kemarin saat diberitahukan bahwa kabar X ini betul, C ada disana saat temanku A ini mendengar kabar X tersebut. Itu secara tidak langsung mengatakan bahwa C setuju mengenai kabar X ini. Aku sama sekali tidak mempersalahkan C akan masalah ini. Aku diajari selama kurang lebih 3 tahun untuk taat pada otoritas yang diatasku bagaimana pun kekurangannya dan itu aku terapkan dengan baik sampai saat ini (puji Tuhan!), dan tentunya sampai kabar X ini benar.
Ada niatku untuk memposisikan diriku lari terhadap kepercayaan C padaku ini. Jadi tidak apa-apa kabar X ini terjadi, tetapi aku lari dari tanggung jawab yang aku punya. aku memilih untuk menepati janjiku pada B dan melepas kepercayaan C padaku sekaligus melepas mimpiku tersebut. Itu karena aku sangat tidak mau tidak menepati sebagian janjiku pada B sebelum dia pergi. Tapi aku juga tahu bahwa kepercayaan adalah sesuatu yang sangat mahal sekarang ini. aku tidak mau orang lain merasakan sesuatu yang negatif setelah aku melepas kepercayaan ini. aku tidak mau orang yang dekat denganku tidak diberi kepercayaan akan sesuatu lagi akibat aku melepas kepercayaan C padaku ini. tapi aku juga ingin menepati janjiku pada B. aku jujur sangat bingung!
Kabar baiknya, sahabatku A ini mengatakan dia akan melepas keinginannya semula dan memilih tetap bersamaku dan membantuku menjalani kepercayaan C padaku. Praise the Lord! Tuhan memberikan seorang sahabat yang rela melepas keinginannya semula yang menurut aku juga penting hanya demi menjalankan kepercayaan C padaku. Aku dikuatkan dengan perkataan A padaku tersebut. Memang aku butuh orang yang bisa aku percayai untuk menjalankan kepercayaan C padaku. A juga mengajak salah satu teman baik kami berdua untuk bergabung bersama. aku bersyukur punya partner yang bisa aku percayai dan aku percaya pada integritas mereka. Karena aku sudah sangat kenal baik siapa mereka.
Hari minggu aku bertemu dengan orang yang bisa mengarahkanku untuk menjalankan kepercayaan C padaku. Kami cerita banyak. Dan tampaknya aku berada di jalur yang tepat untuk menjalankan kepercayaan C padaku sekaligus menepati mimpiku tersebut. Tapi jujur, aku sekarang sebenarnya tidak mau ada di jalur ini. jika boleh memilih, aku akan melepas jalur ini dan memilih jalur untuk menepati janjiku pada B. Kabar X ini tanpa aku sadari membuat aku kelihatan tidak bersemangat. Lalu aku bertemu dengan salah seorang abang yang sudah mengenal aku dengan baik. Dia lalu berkata bahwa aku kelihatan tidak bersemangat hari ini. Dia bertanya apakah aku punya masalah dan aku jawab tidak. Aku saat itu merasa bahwa aku bisa mengatasi masalah ini sendiri. tetapi kemudian aku sadar aku kesulitan mengatasi dilema dan kebingunganku ini. aku harus memilih diantara 2 jalur yang sama-sama penting. Jalur 1 adalah menepati janjiku pada B dan melepas kepercayaan C padaku dan juga melepas mimpiku. Atau jalur 2 melaksanakan kepercayaan C dan mendapat mimpiku tetapi akan sangat sulit menepati janjiku pada B. Awalnya aku merasa bisa melaksanakan 2 jalur sekaligus. Tetapi kabar X ini membuat aku harus memilih 1 dan melepas lainnya. Minggu malam pikiran ini merasuk dengan sangat dalam. Aku belajar tetapi tetap saja tidak bisa melepas pikiranku tentang hal ini. Aku serasa ingin berteriak keras-keras atau menangis untuk melepas pikiranku ini. Aku tidak mau kehilangan salah satu dari itu.
Aku terus merenung harus memilih yang mana. Aku juga berdoa agar diberi hikmat harus memilih yang mana. Hmm, aku terpikir kira-kira apa yang akan dikatakan raja salomo jika mendengar masalahku ini. sekarang aku hanya bisa berdoa dan berharap diberikan hikmat oleh “pribadi” “yang lebih berhikmat” dari raja salomo yaitu Roh Kudus. Aku minta diberi keteguhan hati harus menempuh jalur yang mana. Jika aku harus menempuh jalur yang satu, maka aku minta Roh Kudus memberi hati yang legowo padaku melepas jalur lainnya disertai hati yang setia dan integritas untuk menempuh jalur yang sudah aku pilih tersebut. Aku saat ini masih bingung harus memilih yang mana. But I know, this is the best time to show my faith in God! GO GET GLORY!
Gogetglory.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)









