Dunia itu berubah, semua sepakat dengan itu. Lalu bagaimana dengan pelayanan? Apakah pelayanan itu berubah? Ya dan tidak. Pelayanan tidak berubah dari segi nilai-nilai dan target ilahi yang dikejar. Tetapi pelayanan berubah dalam hal strategi mencapai target ilahinya, atau saya sebut inovasi dan adaptasi.
Karena dunia ini berubah, maka perlu 2 hal itu dalam pelayanan. Adaptasi adalah cara kita merespon terhadap perubahan dunia luar. Bagaimana cara kita merespon? Lakukan inovasi. Inovasi adalah suatu strategi baru dan ini mutlak memerlukan upgrade kapasitas diri seseorang.
Semua tau nokia. Dia raja HP tahun 90an. Tetapi dimana sekarang ia? Kesalahan utama nokia adalah karena dia tidak mau investasi banyak untuk inovasi ponsel pintar. Dia terlambat berinovasi. Dan akhirnya dia gugur. Samsung adalah raja baru di dunia HP. Apa kekuatannya? 2 kekuatan utama mereka adalah pemasaran/marketing dan tentu saja INOVASI.
Pelayanan harus lakukan 2 hal ini agar bisa "bertahan hidup" dan mengejar target ilahinya. Kita tidak akan banyak bahas soal marketing/pemasaran. Lain waktu saja. Fokus dulu pada inovasi. Hehe..
Apa yang alkitab ajarkan tentang adaptasi dan inovasi?
1. Pelayanan WAJIB beradaptasi dan berinovasi
1 kor 9:24 -> larilah begitu rupa sehingga kamu memperolehnya
1 kor 9: 19-23 -> ..... segala sesuatu ini aku lakukan demi injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.
Apa maksud "begitu rupa"? Lalu apa maksud paulus "menjadi seperti" orang yang tidak hidup di bawah hukum taurat? Itu semua adalah bahasa lain dari adaptasi dan inovasi.
2. Iblis adalah seorang yang pandai beradaptasi dan berinovasi.
Jika pelayanan tidak mau berinovasi, maka kita akan kalah dengan iblis. Iblis sudah pakai musik untuk menjerat anak-anak muda, dia pakai film, dia pakai medsos, dll. Gereja juga harus adaptif. Mengapa saya bilang iblis adaptif? Mari lihat lagi bagaimana iblis menjerat setiap orang dengan dosa. Kelemahan setiap orang berbeda-beda bukan? Lalu apa dia pakai strategi yang sama untuk menjatuhkan saya dan anda? Pasti berbeda. Saya lemah terhadap X, maka iblis pakai strategi X. Anda lemah terhadap Y, maka iblis pakai strategi Y. Itu mengapa iblis sangatlah adaptif.
Tetapi kabar sukacita datang. Anak Tuhan dapat gunakan senjata iblis yang kreatif itu untuk berbalik menyerang iblis. Saya sangat suka dengan kisah Daud dan goliat (1 sam 17). Apa yang Daud pakai untuk menghabisi goliat? Bukan umban batu, tapi pedang goliat sendiri. Itu yang harus kita imani dan pelajari.
Jika iblis bersenjatakan musik untuk menjerat anak muda, maka gunakan kembali musik untuk mengalahkan iblis dan menarik anak muda. Jika iblis pakai komunitas untuk jerat mereka, maka kita pakai balik komunitas untuk tarik anak muda. Jika iblis pakai medsos, maka kita pakai balik medsos, dan lain-lain.
So, salah satu cara inovasi dalam pelayanan sudah tertulis dengan jelas : gunakan "senjata" iblis untuk menyerang dia balik dan menghabisinya. Iblis memang cerdik, tetapi lebih cerdik orang yang dapat menggunakan senjata musuhnya untuk menyerang balik musuhnya. Am i right??
3. Upgrade kapasitas diri adalah harga mutlak sebuah adaptasi yang berhasil
Mari lihat Daud. Hasil upgrade kapasitas dirinya membuatnya menjadi raja yang luar biasa. Semula dia cuma seorang penggembala dan pembunuh singa. Tetapi di kemudian hari dalam proses hidupnya, dia bisa menjadi pembunuh raksasa, pemain musik luar biasa untuk raja, pengatur administrasi kerajaan (di jaman saul belum ada), aktor hebat (pura-pura gila di depan raja filistin. Lalu menjadi bawahan "palsu" dan mengabdi pada raja filistin), komposer (dia lah raja yang membuat ada tim PW diantara para imam lewi), arsitek hebat (dia yang merancang bangunan bait Allah dan memberikannya pada salomo), businessman sejati (dia kumpulkan uang untuk bait suci dan berikan pada salomo), negosiator ulung (berteman dengan raja Hiram untuk dapatkan bantuan kayu), pencipta lagu hebat, pencetak orang-orang hebat (bawahannya semua pahlawan), dll. Daud upgrade dirinya sendiri dan akhirnya menjadi pribadi yang hebat.
Israel saat itu sebenarnya sudah tertinggal dengan bangsa-bangsa lain soal ilmu pemerntahan. Bangsa lain sudah lama punya raja dan struktur pemerintahan. Tetapi karena Daud cepat beradaptasi dengan kondisi baru, israel bisa kejar ketertinggalan itu.
1 kor 9:27 -> tetapi aku MELATIH TUBUHKU dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Bagi Paulus, upgrade kapasitas diri adalah penting dalam proses menjalani panggilan hidupnya dan proses pemberitaan injil.
4. Adaptasi dan inovasi tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
Banyak pelayanan takut berinovasi karena dia berpikir nilai-nilai pelayanannya akan luntur dan hilang. Dan bagi saya ini salah. Mari lihat daud dan daniel.
Daud tidak mau membunuh saul dalam proses adaptasi hidupnya yang terus dikejar-kejar saul untuk dibunuh. Tetapi dia pakai strategi untuk membuat saul berhenti sejenak mengejarnya, yaitu memotong jubah dan mengambil lembing saul. Begitu juga dengan daniel. Saat dia disuruh minum anggur, maka dia tidak mau minum. Strategi yang dia pakai adalah menyuruh membandingkan dirinya yang tidak minum anggur dengan orang yang minum anggur.
Paulus juga dalam 1 kor 9:20-22 berkata bahwa dia "menjadi seperti" orang yang dia layani. Tetapi dia selalu akhiri statementnya dengan perkataan yang berkata bahwa dia tidak menurunkan nilai-nilai yang dia anut (seperti : sekalipun aku tidak hidup diluar hukum Allah).
Jadi bagi saya, inovasi dan adaptasi adalah soal strategi mengejar target ilahi dan "bertahan hidup" dan tidak merubah nilai-nilai dasar pelayanan.
5. Roh Kudus sumber adaptasi dan inovasi
Yoh 3:34 -> Alah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
1 yoh 2:27 -> sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya... pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu
Itu mengapa saya tidak percaya jika pelayanan kekurangan ide mengenai penjangkauan, dll. Mengapa samsung sukses dengan inovasinya sedangkan gereja gagal? Karena gereja tidak terhubung dengan Roh Kudus yang tidak terbatas.
6. Doa adalah penghubung tidak terbatas kepada sumber inovasi itu.
Semua sudah tahu ini. Itu mengapa persekutuan doa adalah sesuatu yang mutlak untuk pelayanan yang berinovasi. Doa juga adalah lambang penyerahan dan kerendahatian. Akal manusia adalah licik kata alkitab. Dengan doa, kita belajar menaruh ide-ide kita pada Tuhan. Kita berkata : "Tuhan, ini strateginya, kalau Lu mau, ya kita jalan. Kalau Lu gak mau dan mau yang lain, ya kami ikut". Doa menunjukkan bahwa kita sepenuhnya berserah pada Tuhan.
7. Karunia nabi memegang peranan penting dalam inovasi
Jika saya membaca kisah raja-raja, maka karunia jawatan nabi adalah penyokong sejati dari inovasi yang akan dilakukan raja-raja israel dan yehuda. Silakan baca sendiri bagaimana Saul bergantung pada Samuel, Daud pada yonathan, lalu Yosafat, Yosia, Hizkia, Asa, Ahab, dll. Hampir semua kisah raja-raja mengandung seorang nama nabi Tuhan.
Jadi jika anda seorang nabi, kembangkan karunia anda itu. Nabi ibarat telinga bagi pemimpin untuk dengar suara Tuhan dan juga penyambung lidah Tuhan bagi para pemimpin.
8. Inovasi akan lebih baik jika menggunakan dan memaksimalkan semua talenta jemaat
"Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kau punya di rumah" (1 raja 4:2). Itu yang elisa katakan pada seorang janda sebelum inovasi itu terjadi. Tuhan juga gunakan tongkat musa untuk berinovasi dengan alam (wuihh,, keren banget kalimat ini : berinovasi dengan alam). Seringkali kita bingung mau bagaimana berinovasi. Maka lihat talenta jemaatmu dan dirimu sendiri.
Apa guna talenta? Tentu saja untuk memuliakan Tuhan, bukan? Tuhan juga suruh kita kembangkan talenta kita. Itulah alasan mengapa seorang pemimpin harus tau apa talenta jemaatnya. Bahkan saya bilang talenta setiap jemaat!
misal dalam pelayanan ada yang bertalenta seorang MC dan pembuat ice breaking handal. Maka saat pelayanan berhadapan dengan orang-orang yang suka games, maka mulailah berinovasi dengan talentanya itu. Seringkali pemimpin takut berinovasi karena dia melihat dari talenta-talenta umum dan kondisi umum jemaat.tetapi ini adalah sebuah kesalahan. Jika pemimpin ingin berinovasi, silakan tanya pada jemaat siapa yang bisa. Jika mungkin cuma satu yang bisa, ya silakan berinovasi dengan dia.
9. Duduk bersama dan berdiskusi adalah perlu sebelum lakukan inovasi
Luk 14:28 -> sebab siapa diantara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaean biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaannya itu?
Ams 24:6 -> karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
Bagi saya diskusi adalah berguna untuk memperluas pola pikir sebelum berinovasi. Seorang pemimpin yang tidak melibatkan orang lain dalam berinovasi rawan jatuh dan gagal. Jadi kombinasi doa + perencanaan + diskusi akan hasilkan inovasi yang luar biasa.
10. Orang yang berinovasi bisa saja gagal, tetapi orang yang tidak berinovasi sudah pasti gagal.
Itu quotes yang populer sekali dalam dunia bisnis. Lalu kapan waktu tepat untuk berinovasi? Mulailah sekarang!
Tampilkan postingan dengan label leadership. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label leadership. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Maret 2016
Senin, 21 Mei 2012
Assalamu’alaikum Wr.Wb, shalom aleichem…
Yesaya 2 : 2-3 : 2akan terjadi pada hari-hari yang terakhir : gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri tegak dan menjulang tinggi diatas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun datang ke sana, 3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem. “
Pusing rasany melihat kondisi bangsa ini. Masalah terjadi di berbagai bidang. Orang jujur malah dibenci masyarakat, dan orang korupsi malah dielu-elukan. Saya semakin mengerti klu akar mslh bangsa ini adalah karena moral yg sdh begitu rusak. Dan saya rasa, kita sepakat klu Yesus / Isa adlh jwbn satu-satuny.
Saya ingat perkataan b’robin (penatua GKKD), klu tdk sepantasny kt b’doa meminta Tuhan menyelamatkan lg bangsa ini, krn Dia sdh ckp mati sekali u/ bangsa ini. Dan kita yg diberi mandat memberitakan ksh karunia itu. Maka doa yg baik adlh spy kita (gereja) berani dan berhikmat memberitakan injil, lalu supaya org2 dibukakan hatinya agar bs menerima injil itu.
Dengan kondisi gereja skrg, maka bangsa ini tdk akan mendpt jwbn akan semua mslh yg terjadi. Bahkan hdp dari gereja sndr sdh sama dgn dunia ini. Ketika saya merenungkan yesaya 2:2-3 di atas, saya percaya ayat itu akan digenapi sebentar lg, krn skrg adlh hari2 terakhir. Ketika saya membayangkan ayat itu, maka saya akan melihat ada org spt Billy Graham (yg menjadi penasihat presiden AS) di Indonesia. Lalu saya melihat ada Daniel2 spt di alkitab terjd di bgs ini, lalu Yusuf2 spt di alkitab lahir di bgs ini. Wow! Sungguh luar biasa! Ketika Negara ada mslh, maka mreka tau siapa yg harus dihubungi : Gereja (kita semua).
Kita sering b’doa meminta ada orang2 yg diutus ke daerah2 u/ melayani misi di sana. Ttp saya pikir, tdk ada salahny sion b’doa agar ada pemimpin2 besar lahir dari persekutuan ini. Karena visi kita u/ memberkati Indonesia bs diwujudkan slh satuny dgn menjadi seorang pemimpin di Negara ini. Saya ingat di pengajaran korps thn lalu, b’royanto membagikan ttg membapai generasi ini. Slh satu pengajaran yg luar biasa. ITB adlh kampus besar di Indonesia, mk panggilan kita jg besar dan mencakup Indonesia. Ketika banyak pemimpin lahir dr kampus ini (dan sion lahir di ITB jg), maka “gen” pemimpin bangsa itu ada jg di sion. Bangsa ini butuh bapak bangsa yg bisa jadi teladan, dan betul2 sdh dipulihkan hati bapany (makanya harus ikut HC atau ret2 sion dl, hehe.. ).
Sekali waktu semester lalu, ko timotius prnh bcr di SR. dia critakan klu Negara kolombia bs lbh cpt pertumbuhan ekonominy dibanding kita dan bbrp Negara lain. Hal itu karena ada anak-anak muda usia 28-32 thn yg takut Tuhan dan merubah Negara itu. Pdhl kolombia adlh surga narkoba dan mafia. Hal itu karena ada orang2 yg merelakan waktu untuk mendidik mereka di usia muda. Lalu kemudian kisah berlanjut ke kisah sukses klub Barcelona, dimana mayoritas pemain utamany adlh didikan mreka sndr (mencontohkan kisah sukses “pemuridan”), tdk spt real Madrid yg selalu menghambur-hamburkan uang u/ mencetak prestasi dgn instan. Prestasi Negara jerman di bbrp piala eropa dan dunia terakhir jg ckp baik, berada di 4 besar. Dimana pada pertandingan kualifikasi euro 2012 terakhir, mreka mencatat rekor rata2 usia pemain paling muda sepanjang sejarah di tim nasional. Yg plg tua di timnas baru berusia 27 thn. Pembinaan usia muda mreka bagus. Anak-anak muda bs membuat perbedaan jk dididik dgn bnr.
Dalam buku church shift, sunday adelaja menuliskan ttg kisah gereja yg meng-take over suatu bangsa. Sampai akhirnya, salah satu jemaatny menjadi perdana menteri di Negara ukraina. Jemaatny ada yg jadi walikota ibukota ukraina jg. dan sederet hal luat biasa yg terjadi krn gereja menggunakan otoritas yg dia punya.
Ketika saya melihat-lihat org2 muda di alkitab, mk saya perhatikan, para pemimpin besar berusia maks 30 thn. Yusuf dan daud menjadi penguasa di usia 30 thn, Daniel juga menjadi pemimpin di usia muda (saya tdk temukan usianya), lalu ad raja hizkia yg berusia 25 thn, bahkan raja yosia di usia 8 thn sdh jd raja. Yesus sendiri pada usia 30 thn memulai pelayananny. Maka pertnyan general yg lgsg muncul di kepala saya : dimanakah anda pada usia 30 thn?
Memang tdk ada batasan usia seseorang menjadi pemimpin. Ttp jk di alkitab ada contohny, lalu ada bukti gereja bs meng-take over bangsa, maka saya rindu itu terjd di sion. Apalg di ayat di atas ada tulisan sion sbg sumber pengajaran itu. Ko timotius mengutip perkataan albert Einstein : try not to become a man of success but rather to become a man of value. Jd focus kt dlm hdp ini bkn lg “to have n to get”, tp “to be”. Contohny : bkn mencari berkat, tp menjadi saluran berkat u/ org lain, bkn cm memiliki damai, ttp jg menjd pendamai, dan contoh2 lain. Hdp ini hrs bermakna bg org lain, guys.
Saya ingin melihat ada sioners yg bs menjadi pemimpin di usia 30 thn, dan mempunyai skala Indonesia. Bbrp kali dlm komsel ke bawah, saya blg spt ini pd anak PA saya, “Klu komsel lain mgkn b’doa spy anak rohaniny jd misionaris, mk abg b’doa km jd pemimpin di Negara ini. Km bkn buruh perusahaan, tp pemilik perusahaan. Dan itu terjd di usia 30 thn.” Bknny saya tdk mau anak rohani saya diutus ke daerah2, saya bangga jk itu terjd. Ttp jk mreka memilh msk ke dunia krj, mk focus mreka jelas : menjadi Daniel, yusuf, daud, hizkia, dan yosia di Negara ini. Krn itu slh satu visi kita, memberkati Indonesia.
Melihat contoh Barcelona dan jerman, jg kolombia td, memang benar klu pemuridan adlh metode plg ampuh. Klu LPMI bs mempunyai jargon/visi mencetak pemimpin, mk sion jg bs melakukan yg sama. Kita pny byk teladan pemimpin2 dlm bidang rohani di bangsa ini, tp sptny saya blm temukan teladan pemimpin2 dlm bidang karir/market place/pemerintahan di bangsa ini (dimana skalanya sdh diakui secara nasional dan tentunya setia pd Tuhan). Tdk ada slhny jk kita b’doa ada org yg spt itu lahir di sion. Disamping kt b’doa ada org yg trus diutus menyelesaikan daerah2 “hijau” dan blm dgr injil. Pemuridan jln terbaik, dan bagian saya skrg cm menjadi murid dan pemurid yg baik.
Yeh 43:1-2 : lalu dibawanya aku ke pintu gerbang, yaitu pintu gerbang yang menghadap ke sebelah timur. Sungguh, kemuliaan Allah Israel datang dari sebelah timur.. kitalah org2 timur itu. Indonesia harus dipulihkan sblm seluruh dunia ini dipulihkan.
Kembali pertanyaan general saya : dimanakah anda pada usia 30 thn? Mari membangun Indonesia.
Faith, pray, n serve
Daniel sihombing ki’08
Yesaya 2 : 2-3 : 2akan terjadi pada hari-hari yang terakhir : gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri tegak dan menjulang tinggi diatas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun datang ke sana, 3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem. “
Pusing rasany melihat kondisi bangsa ini. Masalah terjadi di berbagai bidang. Orang jujur malah dibenci masyarakat, dan orang korupsi malah dielu-elukan. Saya semakin mengerti klu akar mslh bangsa ini adalah karena moral yg sdh begitu rusak. Dan saya rasa, kita sepakat klu Yesus / Isa adlh jwbn satu-satuny.
Saya ingat perkataan b’robin (penatua GKKD), klu tdk sepantasny kt b’doa meminta Tuhan menyelamatkan lg bangsa ini, krn Dia sdh ckp mati sekali u/ bangsa ini. Dan kita yg diberi mandat memberitakan ksh karunia itu. Maka doa yg baik adlh spy kita (gereja) berani dan berhikmat memberitakan injil, lalu supaya org2 dibukakan hatinya agar bs menerima injil itu.
Dengan kondisi gereja skrg, maka bangsa ini tdk akan mendpt jwbn akan semua mslh yg terjadi. Bahkan hdp dari gereja sndr sdh sama dgn dunia ini. Ketika saya merenungkan yesaya 2:2-3 di atas, saya percaya ayat itu akan digenapi sebentar lg, krn skrg adlh hari2 terakhir. Ketika saya membayangkan ayat itu, maka saya akan melihat ada org spt Billy Graham (yg menjadi penasihat presiden AS) di Indonesia. Lalu saya melihat ada Daniel2 spt di alkitab terjd di bgs ini, lalu Yusuf2 spt di alkitab lahir di bgs ini. Wow! Sungguh luar biasa! Ketika Negara ada mslh, maka mreka tau siapa yg harus dihubungi : Gereja (kita semua).
Kita sering b’doa meminta ada orang2 yg diutus ke daerah2 u/ melayani misi di sana. Ttp saya pikir, tdk ada salahny sion b’doa agar ada pemimpin2 besar lahir dari persekutuan ini. Karena visi kita u/ memberkati Indonesia bs diwujudkan slh satuny dgn menjadi seorang pemimpin di Negara ini. Saya ingat di pengajaran korps thn lalu, b’royanto membagikan ttg membapai generasi ini. Slh satu pengajaran yg luar biasa. ITB adlh kampus besar di Indonesia, mk panggilan kita jg besar dan mencakup Indonesia. Ketika banyak pemimpin lahir dr kampus ini (dan sion lahir di ITB jg), maka “gen” pemimpin bangsa itu ada jg di sion. Bangsa ini butuh bapak bangsa yg bisa jadi teladan, dan betul2 sdh dipulihkan hati bapany (makanya harus ikut HC atau ret2 sion dl, hehe.. ).
Sekali waktu semester lalu, ko timotius prnh bcr di SR. dia critakan klu Negara kolombia bs lbh cpt pertumbuhan ekonominy dibanding kita dan bbrp Negara lain. Hal itu karena ada anak-anak muda usia 28-32 thn yg takut Tuhan dan merubah Negara itu. Pdhl kolombia adlh surga narkoba dan mafia. Hal itu karena ada orang2 yg merelakan waktu untuk mendidik mereka di usia muda. Lalu kemudian kisah berlanjut ke kisah sukses klub Barcelona, dimana mayoritas pemain utamany adlh didikan mreka sndr (mencontohkan kisah sukses “pemuridan”), tdk spt real Madrid yg selalu menghambur-hamburkan uang u/ mencetak prestasi dgn instan. Prestasi Negara jerman di bbrp piala eropa dan dunia terakhir jg ckp baik, berada di 4 besar. Dimana pada pertandingan kualifikasi euro 2012 terakhir, mreka mencatat rekor rata2 usia pemain paling muda sepanjang sejarah di tim nasional. Yg plg tua di timnas baru berusia 27 thn. Pembinaan usia muda mreka bagus. Anak-anak muda bs membuat perbedaan jk dididik dgn bnr.
Dalam buku church shift, sunday adelaja menuliskan ttg kisah gereja yg meng-take over suatu bangsa. Sampai akhirnya, salah satu jemaatny menjadi perdana menteri di Negara ukraina. Jemaatny ada yg jadi walikota ibukota ukraina jg. dan sederet hal luat biasa yg terjadi krn gereja menggunakan otoritas yg dia punya.
Ketika saya melihat-lihat org2 muda di alkitab, mk saya perhatikan, para pemimpin besar berusia maks 30 thn. Yusuf dan daud menjadi penguasa di usia 30 thn, Daniel juga menjadi pemimpin di usia muda (saya tdk temukan usianya), lalu ad raja hizkia yg berusia 25 thn, bahkan raja yosia di usia 8 thn sdh jd raja. Yesus sendiri pada usia 30 thn memulai pelayananny. Maka pertnyan general yg lgsg muncul di kepala saya : dimanakah anda pada usia 30 thn?
Memang tdk ada batasan usia seseorang menjadi pemimpin. Ttp jk di alkitab ada contohny, lalu ada bukti gereja bs meng-take over bangsa, maka saya rindu itu terjd di sion. Apalg di ayat di atas ada tulisan sion sbg sumber pengajaran itu. Ko timotius mengutip perkataan albert Einstein : try not to become a man of success but rather to become a man of value. Jd focus kt dlm hdp ini bkn lg “to have n to get”, tp “to be”. Contohny : bkn mencari berkat, tp menjadi saluran berkat u/ org lain, bkn cm memiliki damai, ttp jg menjd pendamai, dan contoh2 lain. Hdp ini hrs bermakna bg org lain, guys.
Saya ingin melihat ada sioners yg bs menjadi pemimpin di usia 30 thn, dan mempunyai skala Indonesia. Bbrp kali dlm komsel ke bawah, saya blg spt ini pd anak PA saya, “Klu komsel lain mgkn b’doa spy anak rohaniny jd misionaris, mk abg b’doa km jd pemimpin di Negara ini. Km bkn buruh perusahaan, tp pemilik perusahaan. Dan itu terjd di usia 30 thn.” Bknny saya tdk mau anak rohani saya diutus ke daerah2, saya bangga jk itu terjd. Ttp jk mreka memilh msk ke dunia krj, mk focus mreka jelas : menjadi Daniel, yusuf, daud, hizkia, dan yosia di Negara ini. Krn itu slh satu visi kita, memberkati Indonesia.
Melihat contoh Barcelona dan jerman, jg kolombia td, memang benar klu pemuridan adlh metode plg ampuh. Klu LPMI bs mempunyai jargon/visi mencetak pemimpin, mk sion jg bs melakukan yg sama. Kita pny byk teladan pemimpin2 dlm bidang rohani di bangsa ini, tp sptny saya blm temukan teladan pemimpin2 dlm bidang karir/market place/pemerintahan di bangsa ini (dimana skalanya sdh diakui secara nasional dan tentunya setia pd Tuhan). Tdk ada slhny jk kita b’doa ada org yg spt itu lahir di sion. Disamping kt b’doa ada org yg trus diutus menyelesaikan daerah2 “hijau” dan blm dgr injil. Pemuridan jln terbaik, dan bagian saya skrg cm menjadi murid dan pemurid yg baik.
Yeh 43:1-2 : lalu dibawanya aku ke pintu gerbang, yaitu pintu gerbang yang menghadap ke sebelah timur. Sungguh, kemuliaan Allah Israel datang dari sebelah timur.. kitalah org2 timur itu. Indonesia harus dipulihkan sblm seluruh dunia ini dipulihkan.
Kembali pertanyaan general saya : dimanakah anda pada usia 30 thn? Mari membangun Indonesia.
Faith, pray, n serve
Daniel sihombing ki’08
Langganan:
Postingan (Atom)

